Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Latest Update: Filipina Cegah Senator Bato Dela Rosa Kabur terkait Surat Perintah Tangkap ICC
Internasional

Latest Update: Filipina Cegah Senator Bato Dela Rosa Kabur terkait Surat Perintah Tangkap ICC

Richard Moore Reporter Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 06:38 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
a545ef38-77ef-4bbe-9d89-be174dfd4148-0

Table of Contents

Toggle
  • Latest Update: Filipina Cegah Senator Dela Rosa Kabur terkait ICC
    • ICC Berikan Surat Perintah Tangkap ke Senator Dela Rosa
    • Tantangan Hukum dan Dampak dari Perintah Penangkapan

Latest Update: Filipina Cegah Senator Dela Rosa Kabur terkait ICC

Latest Update – Pemerintah Filipina berupaya keras menghambat upaya Senator Ronald “Bato” Dela Rosa untuk melarikan diri ke luar negeri setelah menerima surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Dela Rosa, yang dikenal sebagai tokoh utama dalam operasi anti-narkoba yang dipimpin mantan Presiden Rodrigo Duterte, dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan bersama para pelaku lainnya. Nyaris terjebak saat mencari perlindungan di Senat, ia kabur tanpa pemberitahuan pada Kamis lalu, memicu tindakan pemerintah untuk mencegahnya meninggalkan negara.

ICC Berikan Surat Perintah Tangkap ke Senator Dela Rosa

Latest Update – Surat perintah penangkapan dari ICC dikeluarkan pada Senin lalu, menargetkan Dela Rosa atas perannya dalam pembunuhan massal yang terjadi selama kampanye antinarkoba Duterte. Pemerintah Filipina, melalui Sekretaris Kehakiman Fredderick Vida, mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima surat tersebut dan sedang mempersiapkan langkah hukum untuk menindaklanjuti. “Setiap upaya Dela Rosa meninggalkan negara ini akan dianggap sebagai bentuk penolakan terhadap keadilan,” tambah Vida dalam konferensi pers.

“Jika Senator Bato Dela Rosa mencoba kabur, operasi penangkapan harus segera dimulai,” tegas Vida. Ia menekankan bahwa keberadaan Dela Rosa di dalam negeri sangat penting bagi proses hukum yang sedang berlangsung.

Latest Update – Selama masa jabatannya sebagai kepala polisi nasional Filipina (2016-2018), Dela Rosa dikaitkan dengan ratusan kematian yang terjadi akibat tindakan keras terhadap pelaku narkoba. Pemerintah Filipina, dengan dukungan dari Senat, berupaya memastikan ia tidak bisa menghindar dari hukuman internasional. Tindakan ini juga menjadi bagian dari upaya menegakkan hukum di tengah kritik internasional terhadap kebijakan Duterte.

Tantangan Hukum dan Dampak dari Perintah Penangkapan

Latest Update – Dela Rosa memperjuangkan keberatan terhadap surat perintah ICC dengan mengajukan petisi ke Mahkamah Agung. Ia berargumen bahwa kasusnya lebih tepat diadili di Filipina, di mana ia memiliki lebih banyak peluang untuk membela diri. Pihak berwenang mengatakan bahwa keputusan Mahkamah Agung akan menentukan apakah surat perintah tersebut dapat langsung dieksekusi atau memerlukan persidangan tambahan.

Latest Update – Kasus Dela Rosa menjadi sorotan setelah Rodrigo Duterte, mantan presiden yang juga menjadi tersangka ICC, ditangkap pada Maret tahun lalu dan langsung diterbangkan ke Belanda untuk persidangan. Ini menciptakan preseden penting bagi para pemimpin politik yang terlibat dalam operasi anti-narkoba, karena ICC kini menargetkan mereka secara lebih serius. Pemerintah Filipina menyatakan akan memastikan tidak ada yang bisa menghindar dari hukuman internasional.

Latest Update – Tekanan dari ICC juga memicu pembicaraan di dalam Senat tentang keadilan dan konsistensi hukum. Senator Alan Peter Cayetano, yang sebelumnya memberikan perlindungan kepada Dela Rosa, mengakui bahwa ia tidak mampu mencegah kepergian sang senator. Namun, ia tetap mendukung upaya pemerintah untuk menegakkan hukum secara ketat. “Kita harus memastikan semua pelaku terlibat dalam kekerasan terhadap kemanusiaan tidak bisa menghindar,” kata Cayetano.

Latest Update – Selama tiga tahun masa kepemimpinan Duterte, operasi anti-narkoba menyebabkan ribuan korban tewas, sebagian besar di antaranya adalah pengguna narkoba dan pengedar. Dela Rosa, sebagai ajudan Duterte, menjadi bagian dari skenario ini. Pemantau hak asasi manusia mencatat bahwa kebijakan ini dikenal sebagai “kampanye penghabisan” karena metode penangkapan yang sering mempergunakan kekerasan tanpa pengadilan. ICC menuduh Dela Rosa terlibat langsung dalam pembunuhan yang tidak berpembelaan.

Latest Update – Kini, Dela Rosa ditempatkan dalam posisi yang berisiko tinggi. Pemerintah Filipina berharap surat perintah ICC akan menjadi alat untuk memperkuat keadilan di dalam negeri. Langkah ini juga menggambarkan respons politik terhadap kritik internasional atas kebijakan antinarkoba yang diterapkan selama masa pemerintahan Duterte. “Kita harus berdiri bersama dalam menjaga kepercayaan dunia internasional,” kata seorang pejabat luar negeri dalam wawancara eksklusif.

Bagikan:

Berita Terkait

1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

27 Jun 2026
ab97be66-30ad-42dd-a015-df9fd8310bfa-0

Visit Agenda: Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 920 Jiwa, Infrastruktur Runtuh

27 Jun 2026
f77de130-6656-4af1-8bdf-c1ff70e2116c-0

Today’s News: Australia Temukan Kasus Flu Burung

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

5 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

5 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

5 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

6 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

6 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.