Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. New Policy: Dikepung Demonstrasi Sebulan Penuh, Presiden Bolivia Sebut Negara di “Titik Kritis”
Internasional

New Policy: Dikepung Demonstrasi Sebulan Penuh, Presiden Bolivia Sebut Negara di “Titik Kritis”

Thomas Thomas Reporter Kamis, 28 Mei 2026 pukul 06:23 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
BOLIVIA-POLITICS-PROTEST-WOMEN
An Indigenous woman gestures in front of riot police during a protest against the government of President Rodrigo Paz on Mother's Day in La Paz on May 27, 2026. (Photo by Marvin RECINOS / AFP)

Table of Contents

Toggle
  • New Policy: Dikepung Demonstrasi Sebulan Penuh, Presiden Bolivia Sebut Negara di “Titik Kritis”
    • Protes Massal dan Tuntutan Masyarakat
    • Perubahan Kuasa dan Darurat Militer

New Policy: Dikepung Demonstrasi Sebulan Penuh, Presiden Bolivia Sebut Negara di “Titik Kritis”

New Policy – Dalam upaya mengatasi krisis yang terus menghimpit, New Policy menjadi salah satu langkah strategis yang diambil oleh Presiden Bolivia Rodrigo Paz. Pernyataan serius ini dikeluarkan setelah aksi demonstrasi yang berlangsung hampir sebulan, memicu kelangkaan bahan pokok, bahan bakar, serta obat-obatan penting. Dengan dukungan dari Amerika Serikat, Paz baru saja memasuki jabatan selama enam bulan terakhir, saat negara menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat. New Policy dianggap sebagai titik balik untuk menstabilkan situasi yang memanas di Bolivia.

Protes Massal dan Tuntutan Masyarakat

Pemimpin yang berusia 58 tahun ini kini berada di tengah tekanan besar dari masyarakat yang tidak puas dengan kondisi hidupnya. Golongan pekerja berpenghasilan rendah serta kelompok etnis Pribumi yang mendominasi kota politik La Paz terus mengancam akan memaksa pengunduran dirinya. “New Policy adalah bagian dari solusi yang diperlukan untuk mengembalikan ketertiban, dan negara ini telah mencapai titik kritis,” ujarnya dalam acara publik di La Paz. Ia menyerukan upaya dialog untuk meredakan ketegangan yang meruncing.

“Siapa pun yang ingin menghancurkan bangsa ini harus berhadapan dengan presiden ini dan seluruh kekuatan Konstitusi,” tegas Paz pada hari yang sama, menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadapi kritik secara terbuka.

Perubahan Kuasa dan Darurat Militer

Sebelumnya, pada Selasa (26/5), Kongres Bolivia menghapus pembatasan kuasa presiden untuk menyatakan status darurat. Keputusan ini memungkinkan Paz mengerahkan pasukan militer sebagai bagian dari New Policy untuk menenangkan massa. Meski menekankan pentingnya komunikasi, ia tetap siap menggunakan instrumen konstitusional, seperti deklarasi darurat, untuk memutus blokade di La Paz. New Policy ini menunjukkan penyesuaian strategi pemerintah dalam menghadapi krisis.

Paz juga menegaskan dukungan penuh kepada kepolisian dan angkatan bersenjata, menyatakan mereka memiliki kepercayaan dari masyarakat. Pernyataan tersebut diluncurkan saat aksi demonstrasi ribuan perempuan Pribumi yang mengenakan rok tradisional berlapis menggelar perayaan Hari Ibu di Bolivia. Mereka berjalan kaki di La Paz sebagai bentuk dukungan kepada pekerja transportasi yang mogok, sekaligus mengkritik kebijakan pemerintah.

Aksi protes awalnya dimulai pada awal Mei dengan tuntutan serikat buruh terkait gaji, pasokan bahan bakar, serta manajemen ekonomi. Namun, beberapa minggu terakhir, La Paz berubah menjadi pusat perang, dengan bentrokan berulang kali terjadi antara polisi anti-kerusuhan dan peserta aksi. Untuk meredakan kemarahan, Paz sempat menawarkan solusi dengan berjanji memotong separuh gajinya sendiri. New Policy ini sekaligus menunjukkan upaya untuk memperlihatkan komitmen mengatasi krisis.

Di sisi lain, pemerintahannya menuduh mantan presiden Evo Morales, yang kini bersembunyi akibat dugaan tindakan perdagangan anak-anak, sebagai dalang penjatuhkan krisis saat ini. Evo Morales, yang dianggap sebagai simbol perjuangan rakyat, menjadi korban dari perubahan politik yang dijalankan oleh New Policy. Dengan menyingkirkan sosok yang dianggap terlalu berpengaruh, Paz berusaha menegaskan otoritasnya dan memperkuat kebijakan baru yang diterapkan.

Bagikan:

Berita Terkait

1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

27 Jun 2026
ab97be66-30ad-42dd-a015-df9fd8310bfa-0

Visit Agenda: Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 920 Jiwa, Infrastruktur Runtuh

27 Jun 2026
f77de130-6656-4af1-8bdf-c1ff70e2116c-0

Today’s News: Australia Temukan Kasus Flu Burung

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

8 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

8 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

8 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

8 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

8 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.