Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Jabar
  3. 165 Bencana Terjadi di Sukabumi pada Mei 2026 – Puluhan Rumah Rusak
Jabar

165 Bencana Terjadi di Sukabumi pada Mei 2026 – Puluhan Rumah Rusak

Mark Jones Reporter Minggu, 31 Mei 2026 pukul 18:36 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1780223730_b0783328c12cd71f4c4b

Table of Contents

Toggle
  • 165 Bencana Terjadi di Sukabumi pada Mei 2026 – Puluhan Rumah Rusak
    • Peluang Bencana yang Meningkat
    • Titik-Titik Kerusakan yang Signifikan
    • Upaya Pemulihan dan Peringatan

165 Bencana Terjadi di Sukabumi pada Mei 2026 – Puluhan Rumah Rusak

165 Bencana Terjadi di Sukabumi – Pada bulan Mei 2026, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami sejumlah besar bencana alam yang memengaruhi kehidupan warga setempat. Dalam satu bulan terakhir, tercatat 165 kejadian bencana yang melibatkan berbagai jenis cuaca ekstrem dan peristiwa geologis. Bencana ini menyebabkan kerusakan di sejumlah area, termasuk pemukiman warga dan fasilitas publik. Manajer Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Sukabumi, Daeng Sutisna, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca pada Mei 2026 sangat tidak menentu, dengan hujan deras dan angin kencang yang menjadi penyebab utama 165 bencana terjadi di Sukabumi.

Peluang Bencana yang Meningkat

Dalam wawancara dengan media, Daeng Sutisna menyatakan bahwa suhu udara dan kelembapan yang tinggi di bulan Mei 2026 berkontribusi pada intensitas curah hujan yang memicu berbagai kejadian bencana. Terdapat 104 kejadian longsor tanah yang menimpa wilayah perbukitan di Sukabumi, sementara 32 kejadian cuaca ekstrem melibatkan angin puting beliung dan badai petir. Selain itu, 24 kejadian banjir tercatat, sebagian besar di daerah dataran rendah, yang menyebabkan 475 unit rumah terendam air. Menurut laporan BPBD Sukabumi, 165 bencana terjadi di Sukabumi dalam periode tersebut juga melibatkan 4 pergerakan tanah dan satu kejadian banjir bandang.

Titik-Titik Kerusakan yang Signifikan

Kerusakan akibat 165 bencana terjadi di Sukabumi terutama terlihat pada bangunan perumahan dan fasilitas umum. Dari total 55 unit rumah yang rusak, 21 di antaranya mengalami kerusakan ringan, 19 sedang, dan 15 berat. Daeng Sutisna menjelaskan bahwa kondisi jalan dan jembatan juga terganggu, dengan 64 titik jalan terputus dan 5 jembatan rusak. Selain itu, 11 saluran air mengalami kebocoran, sehingga menghambat aliran air ke daerah terdampak. Fasilitas kesehatan dan pendidikan juga tidak luput dari kerusakan, dengan 3 pusat kesehatan dan 8 sekolah yang terkena dampak dari 165 bencana terjadi di Sukabumi.

Dalam peristiwa tersebut, dua korban luka dilaporkan dan sebanyak 70 kepala keluarga, atau 169 jiwa, terpaksa mengungsi. Kondisi ini memicu BPBD Sukabumi untuk melakukan upaya pemulihan secara intensif. Selain itu, 54 rumah lainnya masih berada dalam bahaya, dengan potensi runtuh atau hancur akibat tanah longsor yang terus terjadi. Masyarakat setempat mengeluhkan kesulitan mengakses kebutuhan dasar, seperti makanan dan air bersih, akibat kemacetan dan kerusakan infrastruktur.

Upaya Pemulihan dan Peringatan

BPBD Sukabumi, dalam upaya menghadapi 165 bencana terjadi di Sukabumi, telah mengaktifkan P2BK (Pos Pemantauan dan Pemetaan Bencana) di setiap kecamatan sebagai garda depan. Tim ini terus memantau kondisi daerah dan mengirimkan bantuan darurat ke titik-titik terparah. Daeng Sutisna menambahkan bahwa kondisi cuaca berpotensi berubah drastis pada akhir Mei, sehingga pihaknya tetap menjaga kesiapan. “Meski tidak ada prediksi hujan deras yang pasti, kita tetap waspada karena 165 bencana terjadi di Sukabumi menunjukkan tren peningkatan risiko,” jelasnya.

Kerugian akibat 165 bencana terjadi di Sukabumi juga mencakup kerusakan pada lahan pertanian. Puluhan hektar sawah di daerah lereng gunung terkena aliran air deras dan tanah longsor, sehingga menyebabkan kehilangan hasil panen. Petani setempat mengeluhkan kesulitan mengganti benih dan alat pertanian yang rusak. BPBD Sukabumi telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan organisasi donatur untuk mendistribusikan bantuan, termasuk perlengkapan kebutuhan dasar dan peralatan pembersihan.

Dengan data yang terkumpul, 165 bencana terjadi di Sukabumi pada Mei 2026 menunjukkan bahwa daerah ini rentan terhadap perubahan iklim dan kondisi cuaca ekstrem. Pemerintah setempat berharap kejadian serupa dapat diminimalkan melalui perbaikan sistem pemantauan cuaca dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana. “Kita perlu memperkuat sistem siaga dan memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian bencana,” ujar Daeng, menutup wawancara.

Bagikan:

Berita Terkait

1782230582_417ef9361768f1542b19

Facing Challenges: Dedi Mulyadi Minta Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Dihukum Berat

24 Jun 2026
1782231512_0a3b8e3b364c0f770fa3

Dedi Mulyadi Apresiasi Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

24 Jun 2026
1781923861_37def09283ce44d4bbe4

Main Agenda: Pemkot Tasikmalaya Siapkan Solusi, Perajin Terjepit Kenaikan Harga Kedelai Impor

20 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

10 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

10 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

10 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

10 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

10 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.