Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Jabar
  3. Key Discussion: Pemkab Bandung Siapkan Danau Retensi untuk Kurangi Risiko Banjir
Jabar

Key Discussion: Pemkab Bandung Siapkan Danau Retensi untuk Kurangi Risiko Banjir

Karen Smith Reporter Selasa, 09 Juni 2026 pukul 20:30 WIB 4 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1781009043_b5e8d8964410c6b2bf8e

Table of Contents

Toggle
  • Pemkab Bandung Siapkan Danau Retensi untuk Kurangi Risiko Banjir
    • Peluncuran Danau Retensi sebagai Solusi Terpadu
    • Strategi Kolaborasi dalam Pengelolaan Air
    • Manajemen Sampah sebagai Bagian dari Solusi Banjir
    • Penyelamatan Air untuk Masa Musim Kemarau

Pemkab Bandung Siapkan Danau Retensi untuk Kurangi Risiko Banjir

Key Discussion – Pemerintah Kabupaten Bandung sedang mengembangkan proyek pembangunan danau retensi di beberapa titik strategis, seperti kawasan Tegalluar dan Sukamanah. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah mengurangi dampak air hujan berlebih serta mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di wilayah seperti Dayeuhkolot dan sekitarnya. Rapat lintas sektoral yang dipimpin oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa (9/6), membahas langkah-langkah krusial untuk mencegah kejadian bencana tersebut. Program ini menjadi bagian dari Key Discussion yang berfokus pada solusi berkelanjutan di bidang lingkungan dan drainase.

Peluncuran Danau Retensi sebagai Solusi Terpadu

Key Discussion mengungkapkan bahwa danau retensi akan berfungsi sebagai penampung air hujan sementara, sehingga mengurangi tekanan pada sistem drainase alami dan infrastruktur kota. Pemkab Bandung menargetkan pembangunan 10 danau retensi di sepanjang jalur aliran air, termasuk daerah rawan genangan di tengah perkembangan permukiman. Dadang Supriatna menjelaskan bahwa ini bukan hanya upaya teknis, tetapi juga untuk memperkuat kerja sama antar dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. “Kerja sama lintas sektor merupakan inti dari Key Discussion ini, karena banjir tidak bisa ditangani secara terpisah,” kata Dadang.

Dalam Key Discussion, peran masyarakat setempat juga ditekankan. Misalnya, warga di sekitar lokasi danau retensi diminta berpartisipasi dalam pemeliharaan lingkungan dan pengawasan kualitas air. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa proyek tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga mendapat dukungan masyarakat. Selain itu, Pemkab Bandung berharap danau retensi dapat menjadi tempat rekreasi dan ekowisata, sehingga meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Strategi Kolaborasi dalam Pengelolaan Air

Dalam Key Discussion yang diadakan di Bandung, Bupati Dadang Supriatna menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, institusi seperti Satgas Sungai Citarum, dan masyarakat. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Key Discussion ini mengarah pada kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya. Pemkab Bandung akan menyebarluaskan rencana normalisasi sungai, khususnya di daerah muara dan titik rawan genangan, sebagai bagian dari strategi integratif yang diusulkan. Program ini akan diimplementasikan bersamaan dengan pengadaan alat berat, seperti tiga unit ekskavator, melalui perubahan anggaran tahun 2026.

Key Discussion juga menyebutkan bahwa normalisasi sungai dilakukan dengan pendekatan ekosistem. Proses ini melibatkan pengerukan sedimentasi, penghapusan sampah, dan pemulihan aliran air alami. Dengan demikian, danau retensi tidak hanya menjadi penampung air, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas lingkungan sekitar. “Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan dan pencegahan banjir,” tambah Dadang, menyoroti peran penting Satgas Sungai Citarum dalam memastikan keberhasilan program.

Manajemen Sampah sebagai Bagian dari Solusi Banjir

Key Discussion mengingatkan bahwa manajemen sampah menjadi faktor penting dalam pengendalian banjir. Pemkab Bandung mencatat adanya 174 Tempat Pengolahan Sampah (TPS3R), tetapi kinerjanya belum maksimal. Untuk menyelesaikan masalah ini, kepala desa diberi instruksi untuk meningkatkan pengelolaan sampah di tingkat RT/RW, sambil menunggu fasilitas regional selesai. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan dimanfaatkan sebagai bank sampah, sehingga mengurangi volume limbah yang memasuki saluran air. “Kita perlu memastikan sampah tidak mengalir ke sungai dan danau retensi, karena ini bisa menyumbang genangan yang memicu banjir,” jelas Dadang dalam Key Discussion tersebut.

Dalam Key Discussion, penekanan juga diberikan pada kesadaran masyarakat akan pentingnya pengurangan sampah organik. Kebiasaan membuang sampah ke saluran air dianggap sebagai penyumbang utama dari peningkatan risiko banjir. Dengan adanya KDMP, Pemkab Bandung berharap bisa menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan. Program ini diperkirakan dapat mengurangi hingga 40% volume limbah yang masuk ke sistem aliran air, sehingga memperkuat kemampuan wilayah dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Penyelamatan Air untuk Masa Musim Kemarau

Di sisi lain, Key Discussion menyoroti upaya Pemkab Bandung dalam memetakan area rawan kekeringan. Beberapa titik kritis, seperti desa-desa dengan akses air yang terbatas, akan diberi tangki air dan tandon bersih untuk memastikan ketersediaan air minum. Dadang Supriatna menyatakan bahwa pemerintah pusat telah menyetujui anggaran Rp334 miliar untuk percepatan pembangunan jaringan irigasi di Kabupaten Bandung, yang mencakup 546 titik yang diajukan. “Dana ini akan digunakan untuk meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus mengantisipasi tantangan musim kemarau,” ujarnya, menegaskan bahwa Key Discussion ini mencakup penanganan multifungsi.

Key Discussion juga menyoroti pentingnya sistem irigasi yang terpadu. Selain meningkatkan ketahanan pangan, jaringan irigasi ini akan menjadi solusi untuk mengurangi risiko kekeringan di daerah pertanian. Pemkab Bandung menargetkan pembangunan tandon air di 20 titik strategis, dengan dukungan dari PDAM dan BPBD. Dadang menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari Key Discussion yang mencakup pengelolaan air secara menyeluruh, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun pertanian. “Kita perlu memastikan air tidak hanya tersedia saat hujan, tetapi juga bisa dijaga saat kemarau tiba,” tambahnya.

Bagikan:

Berita Terkait

1782230582_417ef9361768f1542b19

Facing Challenges: Dedi Mulyadi Minta Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Dihukum Berat

24 Jun 2026
1782231512_0a3b8e3b364c0f770fa3

Dedi Mulyadi Apresiasi Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

24 Jun 2026
1781923861_37def09283ce44d4bbe4

Main Agenda: Pemkot Tasikmalaya Siapkan Solusi, Perajin Terjepit Kenaikan Harga Kedelai Impor

20 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

6 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

6 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

6 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

6 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

6 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.