Ribuan Bobotoh Konvoi Rayakan Juara Persib di Tasikmalaya
Ribuan Bobotoh Konvoi Rayakan Gelar Juara – Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi pusat perayaan antusiasme ribuan penggemar Persib Bandung yang merayakan kemenangan tim mereka sebagai juara Super League 2025/2026. Ribuan bobotoh menggelar konvoi besar melintasi jalanan utama kota ini, dengan motor-motor yang dilengkapi knalpot brong menghiasi jalur perayaan. Peristiwa ini menciptakan suasana yang penuh semangat, namun juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar akibat kepadatan lalu lintas dan suara knalpot yang menggelegar.
Momen Rayakan Kemenangan
Konvoi ribuan bobotoh diawali dari area persimpangan Sutisna Senjaya hingga Dr Soekardjo, melintasi jalur Siliwangi dan KHZ Mustofa. Mereka mengikuti rute yang telah dipersiapkan secara rapi, dengan tiap titik perayaan dihiasi oleh bendera merah putih dan yel-yel suporter yang mencapai puncaknya saat melewati Komplek Dadaha. Di beberapa titik, warga menutup telinga untuk mengurangi kebisingan, sementara sebagian lainnya memilih menyalakan kembang api atau flare sebagai bagian dari tradisi rayakan kemenangan.
“Perayaan ini sangat luar biasa, karena warga Tasikmalaya tidak hanya turut merasakan kegembiraan suporter, tapi juga membanggakan keberhasilan tim lokal kami,” ujar Asep, warga Indihiang yang ikut menonton konvoi di dekat Jalan RE Martadinata.
Perayaan yang berlangsung selama beberapa jam ini menjadi pengingat bahwa kemenangan Persib Bandung tidak hanya menggembirakan bagi para pemain, tetapi juga membawa dampak positif pada ekonomi lokal melalui peningkatan pengeluaran masyarakat. Namun, di sisi lain, sejumlah warga mengeluhkan penggunaan knalpot brong yang berlebihan, terutama di jalur kecil dan kawasan padat penduduk.
Dukungan dari Masyarakat
Pantauan di sejumlah titik jalan menunjukkan bahwa antusiasme warga Tasikmalaya sangat tinggi. Mereka menyambut konvoi dengan tarian, nyanyian, dan lampu-lampu berwarna. Pemuda-pemudi dari berbagai usia terlibat aktif dalam kegiatan ini, bahkan beberapa dari mereka membawa poster dengan gambar pemain Persib Bandung yang penuh semangat.
“Kami senang melihat kegembiraan warga. Namun, ada kekhawatiran bahwa suara knalpot brong berlebihan bisa mengganggu kegiatan sehari-hari, terutama di pagi hari saat warga masih beraktivitas,” tambah Dian, ibu rumah tangga yang menghadiri konvoi di Simpang Lima.
Dalam wawancara terpisah, Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, mengapresiasi antusiasme warga dalam merayakan kemenangan Persib Bandung. Ia menilai acara ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga. Namun, ia juga mengimbau agar penggunaan knalpot brong diatur agar tidak mengganggu kenyamanan warga.
Momen konvoi ini juga mengingatkan kembali kejayaan Persib Bandung di masa lalu, khususnya saat mereka meraih gelar juara di era sebelumnya. Masyarakat Kota Tasikmalaya berharap kemenangan ini menjadi awal dari peningkatan prestasi yang lebih besar, serta bisa memotivasi generasi muda untuk terus mendukung tim sepak bola lokal. Dengan antusiasme yang terlihat, tampaknya ribuan bobotoh benar-benar memperkuat ikatan kebersamaan dalam merayakan gelar juara tersebut.
