Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Jabar
  3. Special Plan: 143 Kasus Kekerasan terhadap Anak di Depok hingga Mei 2026, Mayoritas Pelaku Orang Dekat
Jabar

Special Plan: 143 Kasus Kekerasan terhadap Anak di Depok hingga Mei 2026, Mayoritas Pelaku Orang Dekat

Matthew Martin Reporter Minggu, 24 Mei 2026 pukul 00:02 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1779554704_85021e28ef8116edea73

Table of Contents

Toggle
  • Rencana Khusus: 143 Kasus Kekerasan Anak di Depok Tahun 2025, Mayoritas Pelaku Orang Dekat
    • Kasus Kekerasan Tertinggi pada Anak-anak
    • Langkah Strategis dalam Rencana Khusus untuk Mencegah Kekerasan

Rencana Khusus: 143 Kasus Kekerasan Anak di Depok Tahun 2025, Mayoritas Pelaku Orang Dekat

Special Plan – Rencana Khusus untuk mengatasi masalah kekerasan terhadap anak di Kota Depok telah mengungkap adanya 143 laporan kekerasan sejak awal tahun 2025 hingga Mei 2026. Angka ini menunjukkan meningkatnya kasus kekerasan di sektor anak, dengan sebagian besar pelaku berasal dari lingkungan dekat korban, seperti anggota keluarga atau kerabat. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPP APKB) Depok menegaskan bahwa masalah ini memerlukan upaya konsisten dan strategi yang lebih terpadu dalam rangka peningkatan perlindungan anak.

Kasus Kekerasan Tertinggi pada Anak-anak

Dari total 143 laporan kekerasan terhadap anak, sekitar 70% kasus di antaranya tergolong kekerasan seksual, sementara kekerasan fisik dan psikologis masing-masing mencapai 20%. Jumlah ini menggarisbawahi kebutuhan untuk memperkuat kehati-hatian dalam menghadapi ancaman dari orang-orang yang dekat dengan korban. Kepala DPPP APKB Kota Depok, Endang, mengatakan bahwa angka ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

“Peningkatan jumlah laporan kekerasan terhadap anak memperlihatkan bahwa masalah ini menjadi prioritas dalam Rencana Khusus yang dirancang oleh pemerintah kota,” ujarnya Sabtu (23/5/2026).

Berdasarkan laporan yang disampaikan, kekerasan terhadap anak tidak hanya mengakibatkan cedera fisik, tetapi juga trauma psikologis yang berdampak jangka panjang. Endang menyebut bahwa korban sering kali mengalami kecemasan, gangguan fungsi kognitif, dan perubahan sikap yang drastis. Menurutnya, masalah ini membutuhkan penanganan multidimensi, mulai dari pendekatan lokal hingga kebijakan nasional.

Langkah Strategis dalam Rencana Khusus untuk Mencegah Kekerasan

Rencana Khusus yang digagas oleh DPPP APKB Depok mencakup berbagai inisiatif seperti pelatihan khusus untuk anggota satgas dan gugus tugas, serta penguatan sistem koordinasi antarlembaga. Endang menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para petugas dalam mengidentifikasi tanda-tanda kekerasan dan memberikan bantuan cepat kepada korban. “Dengan Rencana Khusus ini, kami ingin memastikan setiap laporan kekerasan ditangani secara profesional dan menyeluruh,” tambahnya.

“Para peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang prosedur penanganan kasus, serta keterampilan komunikasi yang efektif untuk mendekati korban secara empatik,” paparnya.

Kasus kekerasan yang terjadi di Depok juga mendorong pemerintah kota untuk menekankan peran masyarakat dalam pencegahan. Endang mengungkapkan bahwa masyarakat sekitar, termasuk warga lingkungan dan keluarga korban, perlu terlibat aktif dalam memberikan laporan dan melindungi anak-anak dari ancaman. “Kami harap Rencana Khusus ini menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelamatkan anak-anak dari kekerasan,” tuturnya.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan, DPPP APKB Depok juga berkolaborasi dengan polisi, rumah sakit, dan lembaga pendidikan untuk membentuk respons yang lebih cepat. Endang menambahkan bahwa Rencana Khusus ini dilengkapi dengan mekanisme monitoring dan evaluasi rutin guna memastikan keberhasilan program. “Sikap masyarakat yang proaktif akan menjadi penentu utama dalam menekan angka kekerasan di masa depan,” jelasnya.

Di sisi lain, masalah kekerasan terhadap anak juga menjadi sorotan dalam berbagai forum diskusi. Para ahli psikologi dan pendidikan menyoroti pentingnya pendidikan karakter sejak dini untuk mencegah perilaku kekerasan di lingkungan keluarga. Dengan Rencana Khusus ini, DPPP APKB Depok berharap menciptakan lingkungan yang aman, terutama untuk anak-anak yang rentan terhadap pengaruh negatif dari orang terdekat. “Kami yakin Rencana Khusus akan memberikan dampak signifikan dalam menjaga keutuhan keluarga dan melindungi hak anak,” pungkas Endang.

Bagikan:

Berita Terkait

1782230582_417ef9361768f1542b19

Facing Challenges: Dedi Mulyadi Minta Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Dihukum Berat

24 Jun 2026
1782231512_0a3b8e3b364c0f770fa3

Dedi Mulyadi Apresiasi Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

24 Jun 2026
1781923861_37def09283ce44d4bbe4

Main Agenda: Pemkot Tasikmalaya Siapkan Solusi, Perajin Terjepit Kenaikan Harga Kedelai Impor

20 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

9 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

9 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

10 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

10 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

10 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.