Gempa Susulan Masih Terus Guncang Flores NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 2-3 Minggu Ke Depan
Gempa Susulan Flores: BMKG Prediksi Stabil 2-3 Minggu
Beritabaru1.com – Gempa susulan masih terus guncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda dalam jangka pendek. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Arief Tyasmata yang berkedudukan di Kupang menyampaikan bahwa kondisi kegempaan baru diperkirakan menstabil sekitar dua hingga tiga minggu setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang kawasan tersebut. Peringatan ini disampaikan menyusul ribuan kejadian kecil yang tercatat secara beruntun sejak gempa utama terjadi.
“Estimasi sekitar dua sampai tiga minggu ke depan akan stabil,” ujar Arief Tyasmata dalam keterangan resminya.
Skala Aktivitas Kegempaan hingga 19 Agustus
Hingga Rabu (19/8) pukul 06.00 WITA, BMKG telah mendata total 2.768 kejadian gempa susulan. Rentang magnitudo yang tercatat sangat lebar, mulai dari yang paling kecil sebesar 1,1 hingga yang paling besar mencapai 6,2. Dari ribuan kejadian tersebut, 24 di antaranya memiliki magnitudo di atas 5, sementara 81 gempa dilaporkan dirasakan langsung oleh warga setempat.
“Total gempa bumi susulan hingga tanggal 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB atau 06.00 WITA, sebanyak 2.768 kejadian. Magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1,” kata Arief.
Jumlah kejadian yang begitu besar dalam rentang waktu singkat menandakan bahwa zona patahan di Flores masih dalam fase penyesuaian stres. Setiap guncangan kecil, meskipun tidak merusak, tetap menjadi bagian dari proses pelepasan energi yang tersisa setelah gempa utama. Warga di pesisir dan dataran Flores diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada terhadap kemungkinan guncangan lanjutan dalam beberapa pekan ke depan.
Pola Peluruhan Belum Menunjukkan Tren Penurunan
Arief menegaskan bahwa grafik peluruhan aktivitas kegempaan masih menunjukkan fluktuasi tanpa tren penurunan yang konsisten. Artinya, belum ada sinyal bahwa frekuensi maupun kekuatan gempa susulan sedang mereda secara berarti. BMKG menyatakan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan kegempaan di Flores dan kawasan sekitarnya, termasuk pemantauan parameter seismik secara real-time.
“Dari grafik peluruhan masih fluktuatif dan belum terlihat jelas pola peluruhannya,” ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk menjaga ketenangan, menghindari kerumunan di area terbuka yang berisiko, serta hanya merujuk informasi resmi yang dirilis oleh BMKG melalui kanal-kanal resmi. Beredarnya kabar tidak terverifikasi di media sosial justru dapat memicu kepanikan yang tidak perlu di tengah situasi yang memang memerlukan kewaspadaan jangka menengah.
FAQ: Hal yang Perlu Diketahui Warga Flores
Berapa lama gempa susulan di Flores diperkirakan berlangsung? BMKG memperkirakan stabilisasi baru terjadi dalam dua hingga tiga minggu setelah gempa utama. Selama periode itu, guncangan kecil hingga sedang masih dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan sebelumnya.
Apakah gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 5 berbahaya? Gempa dengan magnitudo di atas 5 berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan yang tidak memenuhi standar tahan gempa. Hingga saat ini tercatat 24 kejadian dalam kategori tersebut. Warga disarankan memeriksa kondisi struktur rumah dan menghindari bangunan retak.
Bagaimana cara memantau informasi resmi BMKG? Warga dapat mengakses situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, atau kanal media sosial resmi BMKG untuk mendapatkan data kegempaan terkini, peta sebaran, dan peringatan dini secara akurat dan cepat.
Apakah perlu mengungsi selama fase stabilisasi? BMKG tidak mengeluarkan rekomendasi pengungsian massal. Namun, warga di area dengan riwayat longsor atau bangunan yang telah rusak berat disarankan untuk sementara berpindah ke lokasi yang lebih aman hingga kondisi dinyatakan stabil.