Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Nusantara
  3. Modus Ngaku OJK dan Polisi, Sindikat Online Scamming Raup Rp6,7 Miliar Dibongkar di Medan
Nusantara

Modus Ngaku OJK dan Polisi, Sindikat Online Scamming Raup Rp6,7 Miliar Dibongkar di Medan

Emily Davis - beritabaru1.com Reporter Jumat, 07 Agustus 2026 pukul 04:19 WIB 4 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1786031519_0180ffe4d48d7ef0c481
Foto : Emily Davis - beritabaru1.com

Modus Ngaku OJK dan Polisi: Sindikat Online Scamming Dibongkar di Medan

Beritabaru1.com – Polisi berhasil menggagalkan sindikat penipuan daring internasional yang beroperasi dengan modus ngaku OJK dan Polisi secara sistematis. Markas jaringan ini terletak di sebuah apartemen mewah di Kota Medan, Sumatera Utara. Para pelaku telah berhasil menguras harta para korban hingga mencapai Rp6,7 miliar melalui berbagai taktik penipuan yang canggih. Salah satu strategi utama yang digunakan adalah menyamar sebagai petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun anggota kepolisian untuk membangun kepercayaan target.

Proses Penangkapan dan Barang Bukti Penting

Direktur Reserse Siber Polda Sumatera Utara, Kombes Bayu Wicaksono, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan intensif yang dimulai pada hari Selasa, tanggal 28 Juli. Saat melakukan penggerebekan besar-besaran, petugas berhasil mengamankan lima orang di lokasi kejadian. Selain FM yang telah ditetapkan sebagai tersangka utama, terdapat empat orang lainnya yang juga ditahan untuk proses lebih lanjut.

Para tersangka terdiri dari dua warga negara Pakistan, yaitu Mujahid dan Ayub Zain. Selain itu, ada satu warga negara India bernama Karandeb Singh serta seorang perempuan yang bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan inisial Tiara. Dari tempat kejadian, penyidik menyita sejumlah barang bukti penting yang mendukung proses hukum. Barang-barang tersebut meliputi dua unit mobil mewah yang diduga merupakan hasil kejahatan, satu sepeda motor, belasan telepon genggam dari berbagai merek, serta laptop untuk mendukung operasional sindikat.

Latar Belakang Internasional Sindikat Penipuan

Menurut Kombes Bayu, jaringan penipuan ini memiliki cakupan internasional yang luas. Pelaku dan rekan-rekannya pernah bekerja di Kamboja selama hampir satu tahun penuh. Selama berada di Kamboja, mereka juga aktif melakukan aksi online scamming dengan target korban dari berbagai negara. Pengalaman internasional ini membuat mereka lebih mahir dalam menjalankan modus penipuan.

Seluruh anggota sindikat ini diketahui sempat menjalankan aktivitas penipuan di Kamboja sebelum kembali ke negara masing-masing pada akhir 2025. Pada Februari 2026, mereka kembali berkomunikasi dan sepakat berkumpul di Medan untuk menjadikan kota ini sebagai basis operasi baru hingga Juli 2026.

Modus Penipuan dan Korban yang Terkena Dampak

Para pelaku membagi peran secara terstruktur saat menjalankan aksi penipuan. Tersangka FM bertugas mengaku sebagai pejabat OJK, sedangkan rekannya berpura-pura menjadi anggota kepolisian dan petugas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Selain modus penyamaran sebagai petugas pemerintah, sindikat ini juga melancarkan love scamming dengan membuat akun Facebook beridentitas perempuan palsu. Hal itu untuk mengelabui dan membangun kepercayaan target secara bertahap.

Korban yang diproses di Indonesia adalah seorang perempuan berinisial Bunga, warga Kalimantan. Modusnya, FM menghubungi Bunga dan menakut-nakutinya bahwa dia sedang dipantau polisi terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Lalu mereka menawarkan bantuan manipulatif. Setelah itu, pelaku lain yang menyamar sebagai polisi dan petugas Kominfo ikut mengintimidasi korban secara intensif.

Karena panik, korban akhirnya mentransfer uang secara bertahap hingga total Rp6,7 miliar ke rekening yang ditunjuk oleh para pelaku.

Status Hukum dan Koordinasi Internasional

Kuarganya doktrin psikologis pelaku membuat korban tidak menyadari dirinya tertipu. Bahkan saat tim penyidik mencoba menghubungi korban dalam proses penyelidikan awal, pesan konfirmasi justru diteruskan oleh korban kepada para pelaku karena sudah terlanjur percaya. Kasus baru bisa diungkap penuh setelah polisi berhasil menggerebek markas para tersangka dengan persiapan matang.

Terkait tiga WNA yang turut diamankan, Bayu menegaskan status mereka saat ini masih sebagai saksi. Hal itu dikarenakan dugaan kejahatan yang melibatkan ketiganya menyasar korban di India dan Kamboja sehingga berada di luar yurisdiksi penegakan hukum Indonesia. Untuk menindaklanjuti kejahatan lintas negara ini Polda Sumut menjalin koordinasi dengan Konsulat India dan Konsulat Kamboja. Penyidik juga masih terus mendalami jaringan ini untuk menelusuri aliran dana hasil kejahatan serta mengusut potensi keterlibatan pelaku lain.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Modus Ngaku OJK dan Polisi

Apa ciri-ciri penipuan modus ngaku OJK dan Polisi? Penipuan ini biasanya dilakukan melalui telepon atau media sosial dengan pelaku yang menyamar sebagai petugas resmi. Mereka akan mengklaim bahwa korban terlibat dalam kasus hukum dan memerlukan transfer uang untuk penyelesaian.

Bagaimana cara memverifikasi identitas petugas OJK atau Polisi? Anda dapat menghubungi langsung kantor OJK atau kepolisian setempat untuk memverifikasi identitas petugas. Selalu minta nomor telepon resmi dan hubungi kembali melalui nomor tersebut.

Berapa kerugian rata-rata korban modus penipuan ini? Berdasarkan kasus di Medan, kerugian korban bisa mencapai Rp6,7 miliar. Jumlah ini bervariasi tergantung pada durasi penipuan dan jumlah korban yang terlibat.

Apakah ada koordinasi internasional untuk menangani kasus seperti ini? Ya, Polda Sumut menjalin koordinasi dengan Konsulat India dan Kamboja untuk menangani kasus yang melibatkan warga negara asing dan korban internasional.

Bagaimana cara melaporkan penipuan modus ngaku OJK dan Polisi? Anda dapat melaporkan langsung ke kepolisian terdekat atau melalui aplikasi LAPOR! yang disediakan oleh pemerintah Indonesia untuk kemudahan pelaporan online.

Related Reading

  • Latest articles and updates: Modus Ngaku OJK dan Polisi Sindikat
Bagikan:

Berita Terkait

1786032434_0218cb3412465a4a566c

PN Semarang Vonis Terdakwa Pemalsuan Dokumen Fidusia 2 Tahun Penjara, BPR Pollux Hormati Putusan

7 Agu 2026
1786032634_b5ec0449446c6d90be94

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Arah Kebijakan, Wali Kota Tegal Hadiri Rakorda di Semarang

7 Agu 2026
1786033101_172c8f47c7f5431b4b59

Investor AS Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah di Soloraya, Dukung Target Jateng Zero Sampah 2028

7 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1786031354_29292135553070a7afae

Negosiasi AS-Iran Hampir Rampung

51 menit yang lalu
1786031465_3bc6fa20135e8044e086

Negara Muslim Kecam Pelanggaran Israel dan Hambatan Rencana Damai Trump di Gaza

52 menit yang lalu
1786031610_cd64d3df3abfb8040cd7

Apes! Pria di Tanjung Priok Tersengat Listrik saat Coba Curi Kabel Gardu PLN

53 menit yang lalu
1786031871_672cace7f7121cc0cc72

Kamu Ingin Rintis Jenama Kosmetik Sendiri? Ada Banyak Pilihan Perusahaan Maklun di Pameran Ini!

54 menit yang lalu
1786031215_d19e32249247fa46caed

Caitlin Halderman Ungkap Proses Riset Jadi Jurnalis di Jakarta Undercover: Members Only

56 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (498)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (290)
  • Humaniora (884)
  • Internasional (460)
  • Jabar (88)
  • Jelita (21)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (22)
  • Megapolitan (182)
  • Nusantara (623)
  • Olahraga (199)
  • Opini (77)
  • Otomotif (34)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (267)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (515)
  • Teknologi (253)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Mengapa Konsumsi Daging Penting untuk Mencapai Usia 100 Tahun
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.