Nusantara

Terobos Jejak Beruang, Manggala Agni Berhasil Padamkan Karhutla di HLG Bram Itam Jambi

1786721825_b46f426ce6cefd435ced
Foto : Nancy Brown - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Terobos Jejak Beruang: Manggala Agni Padamkan Karhutla HLG Bram Itam
  2. Related Reading

Terobos Jejak Beruang: Manggala Agni Padamkan Karhutla HLG Bram Itam

Beritabaru1.com – Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, resmi berakhir setelah tim Manggala Agni melakukan terobos jejak beruang selama tiga hari penuh. Terobos Jejak Beruang Manggala Agni menjadi strategi kunci yang berhasil memadamkan api secara total pada Jumat sore, 14 Agustus 2020. Belasan hektare lahan yang terbakar sejak hari Rabu akhirnya kembali kondision setelah pasukan satgas gabungan bekerja keras melawan kobaran api dari darat.

Saat api berhasil dikendalikan sepenuhnya, pasukan Manggala Agni yang bertugas di garis depan mulai menarik diri dari lokasi secara bertahap. Mereka menggulung ribuan meter selang pemadam serta berbagai peralatan berat lainnya sebelum meninggalkan area tersebut. Proses evakuasi peralatan ini memakan waktu beberapa jam mengingat luasnya area yang telah diliputi api.

Tantangan Medan dan Kehidupan Liar di HLG Bram Itam

Damin, Koordinator Pemadaman Manggala Agni Daerah Operasi Bukit Tempurung, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan operasi pemadaman kali ini. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa tim menghadapi berbagai kendala kompleks selama menjalankan misi di lapangan. Medan yang sulit, jarak tempuh yang jauh, serta ketersediaan sumber air yang terbatas menjadi tantangan utama yang harus diatasi.

Alhamdulillah, berkat kuasa Tuhan dan kerja keras teman-teman seperjuangan di lokasi, kebakaran gambut di Bram Itam, sore ini berhasil dipadamkan total.

Menurut Damin, penanggulangan karhutla di wilayah HLG Bram Itam memiliki karakteristik tantangan yang unik. Tim harus melakukan pemadaman kepala api baik di permukaan maupun di bawah lapisan gambut yang terbakar. Selain itu, kawasan hutan gambut tersebut juga merupakan habitat alami berbagai binatang buas, termasuk beruang madu yang sering ditemukan jejaknya oleh personel di lapangan.

Damin menegaskan bahwa kehadiran binatang buas tidak menjadi halangan bagi pasukan Manggala Agni untuk tetap berada di barisan terdepan. Justru, menurutnya, kehadiran beruang di lokasi menunjukkan bahwa tim satgas telah berhasil menyelamatkan habitat alami mereka. Pasukan tetap bekerja dengan penuh keteguhan menghadapi kobaran api dari darat tanpa terpengaruh oleh kehadiran satwa liar di sekitar area operasi.

Alhamdulillah, mungkin karena kita menyelamatkan habitatnya, beruangnya tidak mengganggu saat tim satgas wara-wiri di lokasi.

Profil Ekosistem dan Pengamanan Pasca-Pemadaman

Syaiful Anwar, Koordinator Pusat Informasi BPBD Tanjung Jabung Barat, menambahkan informasi penting mengenai ekosistem HLG Bram Itam. Kawasan ini bukan hanya habitat beruang madu, tetapi juga memiliki topografi dataran rawa dengan vegetasi semak belukar yang menjadi rumah bagi ular berbisa dan lipan berukuran besar. Kondisi ini menambah kompleksitas tugas tim satgas selama operasi pemadaman berlangsung.

Sebelum meninggalkan lokasi yang berada dekat Dusun Bumi Ayu, Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam, beberapa personel kepolisian memasang garis polisi di bekas area terbakar. Langkah pengamanan ini bertujuan untuk mencegah akses masyarakat ke area yang masih berpotensi membara dan memastikan keamanan selama proses monitoring lanjutan. Tim satgas juga meninggalkan beberapa personel untuk melakukan pemantauan berkala terhadap titik-titik api yang masih tersisa di dalam lapisan gambut.

FAQ: Informasi Penting tentang Operasi Pemadaman

Berapa lama operasi pemadaman karhutla di HLG Bram Itam berlangsung? Operasi pemadaman berlangsung selama tiga hari penuh, dimulai dari hari Rabu hingga selesai pada Jumat sore, 14 Agustus 2020.

Apa yang dimaksud dengan Terobos Jejak Beruang dalam operasi ini? Terobos Jejak Beruang adalah strategi pemadaman yang melibatkan pencarian dan pemadaman api di area-area yang sering dilalui beruang, sekaligus memastikan keselamatan satwa liar selama operasi berlangsung.

Apakah ada binatang buas lain selain beruang di HLG Bram Itam? Ya, selain beruang madu, kawasan ini juga dihuni oleh ular berbisa dan lipan berukuran besar yang hidup di area dataran rawa dengan vegetasi semak belukar.

Bagaimana status area terbakar setelah operasi selesai? Setelah pemadaman total, area terbakar dipasangi garis polisi oleh personel kepolisian untuk pengamanan. Beberapa personel satgas juga ditinggalkan untuk melakukan monitoring titik-titik api yang masih tersisa.

Di lokasi mana tepatnya HLG Bram Itam berada? HLG Bram Itam terletak di Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, dekat dengan Dusun Bumi Ayu.

Leave a Comment