Nusantara

Wisatawan Prancis 61 Tahun Cedera saat Turun Gunung Rinjani, Dievakuasi Tim SAR

1786720646_9d7a4bf2ec74b3255d37
Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Wisatawan Prancis 61 Tahun Cedera saat Turun Gunung Rinjani
  2. Related Reading

Wisatawan Prancis 61 Tahun Cedera saat Turun Gunung Rinjani

Beritabaru1.com – Wisatawan Prancis 61 Tahun Cedera saat melakukan perjalanan turun dari puncak Gunung Rinjani berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim SAR gabungan. Catherine Marie, seorang wisatawan asal Prancis yang sedang menikmati keindahan alam Indonesia, mengalami insiden tidak terduga di sepanjang jalur Lendang Panas, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Kejadian ini terjadi pada hari Jumat, 14 Agustus, dan segera ditangani oleh tim SAR yang siaga di kawasan tersebut.

Menurut laporan resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, insiden ini terjadi sekitar pukul 13.10 WITA. Catherine Marie sempat terpeleset di jalur pendakian yang cukup curam saat dalam perjalanan turun dari puncak Gunung Rinjani. Wanita berusia 61 tahun tersebut mengalami dugaan cedera pada pergelangan kaki kanannya dan membutuhkan pertolongan medis segera. Sebelumnya, ia telah memulai pendakiannya melalui jalur Sembalun sejak hari Selasa, 11 Agustus, dan berhasil mencapai puncak dengan selamat sebelum mengalami insiden saat turun.

Proses Evakuasi yang Efektif

Mustiadi dari Emergency Medical Health Center (EMHC) menjadi pihak yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut kepada tim SAR. Setelah menerima informasi, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Sembalun segera melakukan persiapan dan diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 13.30 WITA. Tim SAR Gabungan membawa berbagai peralatan pendukung, termasuk alat medis dan perlengkapan mountaineering, untuk memperlancar penanganan korban di medan yang cukup berat.

“Korban berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan ke pihak Nusa medica untuk penanganan lebih lanjut,” ujar I Dewa Gede Kerta, Koordinator USS Sembalun, yang mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, M. Hariyadi.

Proses evakuasi dilakukan secara estafet dengan melibatkan seluruh unsur yang berada di lapangan. Menurut M. Hariyadi, keberhasilan operasi tersebut tidak lepas dari kerja sama dan sinergitas antar tim yang terlibat. Dalam operasi penolong tersebut, Tim Rescue USS Sembalun bekerja sama dengan Unit SAR Lombok Timur, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Medica, EMHC, serta para porter dan guide yang membantu di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, porter, guide, serta pihak-pihak yang telah membantu proses evakuasi,” tambahnya.

Gunung Rinjani sebagai Destinasi Wisata Populer

Gunung Rinjani merupakan salah satu destinasi wisata alam paling populer di Indonesia, terutama bagi para pendaki dari dalam maupun luar negeri. Dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut, gunung ini menawarkan pemandangan spektakuler termasuk Danau Segara Anak yang terletak di dalam kawahnya. Jalur pendakian yang tersedia meliputi jalur Sembalun dan jalur Lendang Panas, masing-masing memiliki karakteristik dan tingkat kesulitan yang berbeda.

Keberhasilan evakuasi wisatawan Prancis 61 Tahun Cedera ini menjadi contoh positif tentang sistem tanggap darurat yang efektif di kawasan wisata alam Indonesia. Tim SAR yang terlatih dan peralatan yang memadai memungkinkan penanganan korban yang cepat dan tepat, bahkan di medan yang cukup menantang. Insiden ini juga mengingatkan para pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi fisik dan menggunakan perlengkapan yang sesuai saat melakukan pendakian.

FAQ: Informasi Penting untuk Pendaki

Apa jalur pendakian yang paling cocok untuk pemula? Jalur Sembalun umumnya lebih direkomendasikan untuk pemula karena memiliki tanjakan yang lebih landai dibandingkan jalur Lendang Panas.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Rinjani? Secara umum, pendakian membutuhkan waktu 2-3 hari tergantung jalur yang dipilih dan kondisi cuaca.

Apakah diperlukan izin khusus untuk mendaki? Ya, pendaki wajib mendapatkan izin dari Taman Nasional Gunung Rinjani dan mendaftar melalui sistem online atau langsung di kantor TNGR.

Kapan waktu terbaik untuk mendaki? Musim kemarau dari April hingga November merupakan waktu terbaik untuk mendaki Gunung Rinjani.

Bagaimana cara menghubungi tim SAR jika terjadi insiden? Pendaki dapat menghubungi pos SAR terdekat atau menggunakan nomor darurat yang tertera di papan informasi setiap jalur pendakian.

Keberhasilan evakuasi ini juga menunjukkan pentingnya persiapan yang matang sebelum melakukan pendakian. Para pendaki disarankan untuk membawa perlengkapan lengkap, termasuk obat-obatan pribadi, dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Selain itu, menggunakan jasa guide lokal yang berpengalaman dapat membantu meminimalkan risiko selama pendakian.

Leave a Comment