Leapmotor B10 Resmi Siap Meluncur, Target Harga di Bawah Rp500 Juta
Key Strategy menjadi strategi utama yang dijalankan oleh Leapmotor dalam memperkenalkan model baru B10, kendaraan listrik berbasis Stellantis Brand House yang siap diluncurkan secara massal di pabrik Indomobil di Cikampek. CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menegaskan bahwa pencapaian Target Konten Lokal (TKD) minimal 40% adalah bagian dari Key Strategy yang bertujuan memastikan ketersediaan produk dalam negeri. “Dengan Key Strategy ini, kita tidak hanya memenuhi standar pemerintah, tapi juga menciptakan kesan kuat di pasar Indonesia,” jelas Tan. Proses produksi yang dimulai segera akan menjadi titik balik bagi industri otomotif berbasis listrik, seiring dengan pengembangan teknologi yang semakin inovatif.
Kemungkinan Peluncuran C10
Dalam rangkaian Key Strategy Leapmotor, Indomobil juga menyiapkan peluncuran model C10 sebagai bagian dari portofolio Stellantis Brand House. Tan Kim Piauw menyebut bahwa C10 akan menjadi prioritas utama dalam pameran GIIAS 2026, dengan harapan menarik minat konsumen yang mencari variasi produk. “Key Strategy kami mencakup penguatan keberagaman model, sehingga bisa menjangkau berbagai segmen pasar,” tambahnya. Pengembangan C10 sejalan dengan upaya memperkuat kehadiran merek di Indonesia, termasuk dalam bidang kendaraan listrik.
Produksi dan Ketersediaan
Key Strategy yang dijalankan oleh Leapmotor mencakup penggunaan komponen lokal dan ekspor. Pabrik Indomobil di Cikampek kini mulai memproduksi B10 dengan kapasitas 5 unit per jam, sementara kapasitas maksimal pabrik mencapai 15 unit per jam. “Pemilihan kapasitas 5 unit per jam pada tahap awal adalah bagian dari Key Strategy untuk menjaga kualitas dan kecepatan respons terhadap permintaan pasar,” kata Tan. Dalam satu tahun, dengan durasi produksi 8 jam sehari dan 20 hari kerja per bulan, B10 diperkirakan bisa menghasilkan sekitar 9.600 unit per shift.
Meski fokus pada produksi B10, Key Strategy juga mencakup ekspansi ke berbagai wilayah Indonesia. Indomobil memperkirakan bahwa model ini akan tersedia di lebih dari 50 toko resmi di seluruh negeri dalam waktu dekat. “Strategi ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas produk, baik secara geografis maupun harga,” ungkap Tan. Dengan Key Strategy ini, konsumen akan lebih mudah memperoleh mobil listrik yang terjangkau, sekaligus mendukung pertumbuhan industri kendaraan berkelanjutan.
Teknologi dan Fitur Unggulan
Key Strategy Leapmotor B10 juga terlihat dari teknologi canggih yang diusung. Mobil ini dilengkapi dengan Qualcomm Snapdragon 8155 dan Leap OS 4.0, sistem operasi yang memungkinkan penggunaan layar sentuh HD 14,6 inci dengan responsif. Integrasi Android Auto dan Apple CarPlay memberikan kemudahan dalam pengoperasian, sementara sistem pembaruan over-the-air memastikan fitur terus ditingkatkan sesuai kebutuhan konsumen.
Kabin B10 dirancang fungsional dengan fitur seperti sunroof panoramic 1,8 m², lampu ambient 64 warna, dan 12 speaker. Terdapat pula 22 tempat penyimpanan dan kapasitas bagasi 430 liter yang bisa diperluas hingga 1.700 liter. “Key Strategy ini bertujuan menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman dan modern, dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia. Kecepatan pengisian dari 30% ke 80% dalam 17 menit dan jarak tempuh NEDC hingga 516 km menjadi nilai tambah dalam menyasar pasar yang ingin kendaraan listrik yang praktis.
Strategi Pameran di GIIAS 2026
Peluncuran B10 di GIIAS 2026 merupakan bagian dari Key Strategy untuk meningkatkan kesadaran konsumen tentang kendaraan listrik. Indomobil akan memamerkan B10 di satu booth bersama brand lain dari Stellantis Brand House, seperti Citroen dan Jeep. “Key Strategy ini bertujuan menunjukkan integrasi merek yang kuat, agar konsumen lebih mengenal visi dan kekuatan Stellantis di pasar otomotif Indonesia,” tambah Tan Kim Piauw. Pameran bersama ini juga akan memberikan kesempatan bagi konsumen untuk membandingkan fitur dan harga berbagai model secara langsung.
Dalam Key Strategy yang komprehensif, Leapmotor juga menargetkan penetrasi pasar melalui kampanye pemasaran yang kuat. B10 akan disajikan dengan berbagai program promosi, termasuk diskon dan pilihan cicilan yang fleksibel. “Kami ingin membuat mobil listrik terjangkau ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat urban dan suburban,” jelas Samuel. Dengan Key Strategy yang terintegrasi, Leapmotor berharap bisa menjadi salah satu pionir dalam transformasi industri otomotif Indonesia ke arah lebih hijau dan inovatif.
