Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Sepak Bola
  3. Como dan AS Roma Lolos ke Liga Champions – Milan serta Juventus Gagal
Sepak Bola

Como dan AS Roma Lolos ke Liga Champions – Milan serta Juventus Gagal

Michael Gonzalez Reporter Senin, 25 Mei 2026 pukul 13:12 WIB 4 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
44595d99-f00b-490d-97c7-6915ecb5ffb6-0

Table of Contents

Toggle
  • Como dan AS Roma Lolos ke Liga Champions, Milan serta Juventus Gagal
    • Como: Prestasi Sejarah dalam Perjalanan yang Mengesankan
    • AS Roma: Kembali ke Liga Champions dengan Kemenangan Tepat Waktu
    • AC Milan: Kehilangan Peluang ke Liga Champions
    • Juventus: Gagal Lolos karena Kekurangan Konsistensi
    • Napoli: Runner-up dan Langkah Maju untuk Masa Depan

Como dan AS Roma Lolos ke Liga Champions, Milan serta Juventus Gagal

Como dan AS Roma Lolos ke Liga – Setelah sejumlah pertandingan menarik dan kejutan dalam musim ini, Como dan AS Roma Lolos ke Liga Champions menjadi sorotan utama di Serie A. Dua tim yang tergabung dalam grup penyisihan babak kualifikasi berhasil mengamankan slot ke Liga Champions Eropa, sementara AC Milan dan Juventus harus puas dengan kesempatan yang terlewat. Pencapaian ini menunjukkan perubahan drastis dalam persaingan di liganya, di mana tim-tim yang dulu dianggap tidak mungkin mengikuti liga bergengsi itu kini mampu meraih hasil positif.

Como: Prestasi Sejarah dalam Perjalanan yang Mengesankan

Como, tim yang sempat terlupakan di musim-musim sebelumnya, akhirnya meraih momen penting dalam sejarah klubnya. Mereka memasuki babak kualifikasi Liga Champions dengan prestasi luar biasa, mengakhiri musim di posisi keempat Serie A. Kemenangan 4-1 atas Cremonese di babak final kualifikasi menjadi penutup dari perjalanan yang menggembirakan bagi pelatih Cesc Fabregas. Dengan banyak pemain muda yang turut andil, Como mengukir nama besar di kancah sepak bola Eropa.

“Ini adalah pencapaian yang setara dengan segala usaha saya, karena bagaimana tim ini mencapainya dan dengan pemain muda yang hampir semua di bawah usia 23 tahun. Mereka melakukan hal luar biasa,” ujar Fabregas, seperti dilansir AFP.

Pencapaian Como bukan hanya sekadar kualifikasi, tetapi juga merupakan bukti bahwa konsistensi dan strategi tepat bisa mengubah nasib klub. Dalam beberapa bulan terakhir, mereka menunjukkan peningkatan signifikan dalam permainan, baik secara ofensif maupun defensif. Kini, dengan tiket ke Liga Champions, Como berharap bisa menjadi tim yang diakui secara internasional.

AS Roma: Kembali ke Liga Champions dengan Kemenangan Tepat Waktu

AS Roma, yang sempat mengalami krisis di awal musim, juga sukses lolos ke Liga Champions setelah menempati peringkat ketiga. Gol dari Donyell Malen dan Stephan El Shaarawy menjadi penutup laga perpisahan El Shaarawy dengan klub, yang membawa Roma menyelesaikan perjalanan kualifikasi dengan skor 2-0 atas Verona. Hasil ini menjadi bantuan besar bagi Roma, yang kini memiliki ambisi untuk merebut posisi yang lebih baik di musim depan.

“Saya sangat kecewa dan marah karena kami tersingkir dari Liga Champions. Performa seperti itu tidak terduga, tapi kami harus menerima kenyataannya,” komentari Massimiliano Allegri, pelatih Milan.

Keberhasilan Roma memperlihatkan bahwa mereka mampu menyesuaikan diri dengan perubahan manajerial dan sistem permainan. Kini, dengan keikutsertaan di Liga Champions, Roma bisa menambah pengalaman internasional dan memperkuat basis penggemarnya. Gol-gol krusial dari pemain muda seperti Malen menjadi bukti bahwa masa depan klub tersebut cerah.

AC Milan: Kehilangan Peluang ke Liga Champions

Di sisi lain, AC Milan kehilangan kesempatan untuk tetap berada di zona Liga Champions. Meski sempat berada di posisi ketiga sebelum akhir musim, Milan akhirnya gagal mempertahankan posisi tersebut. Kekalahan 1-2 dari Cagliari di kandang sendiri menjadi akhir dari harapan mereka untuk mengikuti kompetisi Eropa. Dengan Alexis Saelemaekers mencetak gol pada menit kedua, dua gol dari Gennaro Borrelli dan Juan Rodriguez mengubah destinasi Milan.

“Saya sangat kecewa dan marah karena kami tersingkir dari Liga Champions. Performa seperti itu tidak terduga, tapi kami harus menerima kenyataannya,” komentari Massimiliano Allegri, pelatih Milan.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, harus mengakui bahwa timnya tidak cukup konsisten untuk mencapai zona Liga Champions. Posisi mereka yang diakhiri di urutan keempat membuat mereka berada di luar ambisi kompetisi internasional. Kekecewaan fans pun mengalir deras, karena Milan dikenal sebagai klub besar yang selama ini dianggap mampu berlaga di Liga Champions.

Juventus: Gagal Lolos karena Kekurangan Konsistensi

Juventus juga gagal memanfaatkan peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions, meski sempat berada di posisi lima besar. Hasil imbang 2-2 melawan Torino dalam laga Derbi Torino menjadi penghalang utama bagi Juve. Pertandingan ini sempat tertunda lebih dari satu jam akibat kerusuhan suporter, yang menyebabkan satu orang terluka parah.

“Ini adalah dua musim yang hebat, pengalaman luar biasa bisa melatih Napoli. Saya bangga dan istimewa,” ungkap Conte.

Kekalahan Juventus memperlihatkan bahwa tim berjuluk Bianconeri ini masih mengalami masalah dalam membangun tim yang stabil. Meski memiliki pemain bintang seperti Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo, kekurangan konsistensi dan kelelahan tim nasional menjadi faktor penentu. Juventus harus menghadapi tantangan besar untuk merebut kembali posisi Liga Champions di musim depan.

Napoli: Runner-up dan Langkah Maju untuk Masa Depan

Sementara itu, Napoli menutup musim sebagai runner-up Serie A, setelah menang 1-0 atas Udinese. Gol tunggal Rasmus Hojlund memberikan keunggulan berarti, sehingga Napoli menjadi tim yang berhasil memperoleh posisi kedua. Laga ini juga menjadi pertandingan terakhir Antonio Conte sebagai pelatih, yang akan melatih tim nasional di musim depan.

Dengan penampilan apik di musim ini, Napoli membuktikan bahwa mereka mampu menjadi pesaing serius dalam kompetisi domestik maupun internasional. Kekalahan Milan dan Juventus menjadi peluang besar untuk tim-tim lain, termasuk Napoli, yang berharap bisa memperkuat kehadiran mereka di Liga Champions.

Hasil akhir dari musim ini menunjukkan pergeseran dinamis dalam Serie A. Dengan Como dan AS Roma Lolos ke Liga Champions, sejarah sepak bola Italia kembali ditulis. Sementara itu, kegagalan Milan dan Juventus memperlihatkan bahwa persaingan di liganya tidak pernah mudah. Kini, semua tim harus mempersiapkan diri untuk memperjuangkan tiket ke Liga Champions musim depan, yang akan menjadi ujian baru bagi mereka.

Bagikan:

Berita Terkait

41151663-e1c1-4829-9093-df43c72797c7-0

Special Plan: Manchester City Dilaporkan Sepakat Rekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest

26 Jun 2026
7878028b-8d37-453b-9553-35435c9811d6-0

Latest Program: Bank Kalteng Resmi Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim 2026/2027

24 Jun 2026
0b218e24-7618-42de-9ef9-58196de28065-0

Historic Moment: Pelatih Akhyar Ilyas Resmi Bergabung dengan PSPS Pekanbaru

24 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

9 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

9 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

10 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

10 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

10 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.