Luka Dumancic Optimistis Persis Solo Bertahan di Super League
Facing Challenges – Pemain belakang Persis Solo, Luka Dumancic, optimistis tim bisa bertahan di Super League meski menghadapi tantangan besar akhir musim. Dalam laga pekan ke-32 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5), kegagalan meraih poin penuh membuat skuad Laskar Sambernyawa kian terpuruk di zona degradasi. Namun, Dumancic yakin perjuangan masih bisa diubah menjadi kesuksesan. “Kita akan terus berjuang karena masih ada harapan,” tegasnya.
Analisis Kinerja Tim
Meski dihimpit tekanan di papan bawah klasemen, Dumancic menegaskan bahwa persis Solo tetap fokus pada target bertahan di liga utama. Pemain asal Kroasia itu mengakui bahwa kegagalan mengejar kemenangan di pertandingan kontra Persebaya mengisyaratkan perlu perbaikan di sektor penyelesaian akhir. “Kita menghadapi tantangan di babak kedua, terutama dalam mengubah peluang menjadi gol,” imbuhnya.
Dalam laga tersebut, Persis Solo tampil dominan di separuh pertandingan kedua, menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang emas. Namun, kelemahan di akhir pertandingan membuat tim kalah. Dumancic mengungkapkan bahwa permainan di babak kedua menunjukkan potensi untuk bangkit. “Ini menunjukkan bahwa kita belum kehilangan semangat, dan masih ada waktu untuk memperbaiki performa,” ujarnya.
Strategi dan Kesiapan Tim
Persis Solo kini memasuki fase kritis di BRI Super League 2025/2026, dengan hanya dua laga tersisa yang menjadi penentu nasib mereka. Dumancic menyatakan bahwa tim telah mempersiapkan strategi untuk menghadapi tantangan di pertandingan krusial melawan Dewa United dan Persita Tangerang. “Kita perlu fokus total di setiap pertandingan, karena hanya hasil maksimal yang bisa menyelamatkan kita,” katanya.
Selain itu, Dumancic menyoroti pentingnya kerja sama dalam pertahanan dan serangan. Ia mengatakan bahwa pemain harus terus memperkuat komunikasi untuk menghindari kesalahan fatal. “Permainan harus konsisten, dan setiap menit penting untuk mengamankan posisi di kasta tertinggi,” tambahnya.
Kondisi Liga dan Persaingan
Kondisi kompetisi di Super League semakin ketat, dengan beberapa tim besar terlibat dalam pertarungan untuk menghindari degradasi. Persis Solo harus berjuang keras melawan Madura United dan Bhayangkara FC, yang bisa memengaruhi perhitungan matematis keberhasilan mereka. Dumancic mengatakan bahwa kinerja pemain di pertandingan terakhir menjadi penentu utama. “Kami tidak bisa memengaruhi hasil pertandingan orang lain, tapi kita bisa mengubah nasib sendiri,” tegasnya.
Dalam konteks ini, penampilan individu pemain akan menjadi faktor kunci. Dumancic menegaskan bahwa seluruh skuad telah berusaha maksimal, meskipun hasilnya belum memuaskan. “Setiap pemain tahu bahwa peran mereka sangat penting untuk menghadapi tantangan ini,” katanya.
Dukungan dari Penggemar dan Stakeholder
Dumancic juga menyoroti peran penggemar dan stakeholder dalam mendukung tim melalui masa sulit ini. Ia menyatakan bahwa semangat penonton menjadi dorongan utama bagi pemain. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan, karena itu menjadi sumber motivasi bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, manajemen klub dan pelatih telah mempersiapkan rencana strategis untuk meningkatkan performa di sisa musim. Dumancic yakin bahwa dengan konsistensi dan perbaikan, Persis Solo bisa mencapai target yang diharapkan. “Kami tidak akan menyerah, karena ini adalah kesempatan terakhir untuk bertahan di liga utama,” pungkasnya.
“Kami berjuang dengan penuh semangat, dan setiap pertandingan adalah kesempatan untuk mengejar ketertinggalan. Ini adalah saatnya untuk memperlihatkan kemampuan kita,” tambah Dumancic.
Kesimpulan dan Harapan
Dengan menghadapi tantangan terakhir, Persis Solo harus mengejar kemenangan di semua pertandingan. Dumancic berharap tim bisa memperlihatkan kemajuan dalam dua laga terakhir. “Kami ingin mengejar peluang sebesar-besarnya, karena ini adalah saat terakhir untuk bertahan di Super League,” katanya.
Peluang untuk memperbaiki posisi juga tergantung pada hasil pertandingan tim-tim lain. Jika Madura United dan Bhayangkara FC mengalami keterpurukan, Persis Solo bisa memanfaatkan situasi tersebut. Dumancic yakin bahwa ketekunan tim akan terbayar. “Kami akan tetap optimistis, karena menghadapi tantangan adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan,” tutupnya.
