Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Sepak Bola
  3. FIFA Minta Maaf soal Rencana Privatisasi Piala Dunia tapi Infantino Tetap Didukung
Sepak Bola

FIFA Minta Maaf soal Rencana Privatisasi Piala Dunia tapi Infantino Tetap Didukung

Matthew Martin - beritabaru1.com Reporter Kamis, 06 Agustus 2026 pukul 14:46 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1785999298_86adcf88297dbc9f5fed
Foto : Matthew Martin - beritabaru1.com

FIFA Minta Maaf soal Rencana Privatisasi Piala Dunia

Beritabaru1.com – FIFA secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang dipicu oleh rencana pembukaan pengelolaan bisnis Piala Dunia kepada investasi swasta. Meski mengakui adanya kesalahan prosedural yang fatal, jajaran petinggi FIFA tetap menegaskan dukungan penuh mereka kepada Presiden Gianni Infantino yang kini tengah menghadapi tekanan hebat untuk menanggalkan jabatannya. Keputusan tersebut diambil menyusul pertemuan krisis yang digelar jajaran pimpinan FIFA di Rabat, Maroko, pada Rabu (5/8) waktu setempat.

Dukungan Penuh untuk Kepemimpinan Infantino

Pertemuan darurat ini merupakan respons atas gelombang kritik masif terhadap proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah entitas komersial yang akhirnya diputuskan untuk dibatalkan. Dalam pernyataan resmi pascapertemuan, Sekretaris Jenderal FIFA beserta anggota Dewan Manajemen memberikan pembelaan terhadap kepemimpinan Infantino. Mereka menegaskan bahwa pria asal Swiss tersebut masih memegang legitimasi kuat sebagai nakhoda organisasi sepak bola tertinggi dunia tersebut.

"Para peserta pertemuan menegaskan kembali dukungan penuh kepada Presiden FIFA Gianni Infantino sebagai satu-satunya pejabat yang dipilih oleh 211 asosiasi anggota," bunyi pernyataan resmi tersebut.

Kendati demikian, FIFA mengakui adanya kekeliruan dalam penyusunan proposal FFE. Organisasi tersebut menyadari bahwa proses tersebut seharusnya melibatkan pemangku kepentingan secara lebih luas dan tidak memberikan kesan mengesampingkan Dewan FIFA serta asosiasi anggota. Permintaan maaf secara formal juga telah dikirimkan melalui surat terpisah kepada Dewan FIFA dan seluruh asosiasi anggota.

FIFA berjanji akan melakukan perbaikan tata kelola secara menyeluruh agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. Kontroversi ini berakar dari gagasan Infantino untuk membentuk FFE sebagai anak usaha komersial baru yang diproyeksikan menangani turnamen besar seperti Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub dengan valuasi mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp320 triliun.

Reaksi Keras dan Penarikan Proposal

Melalui skema investasi swasta, FIFA menargetkan penghimpunan dana segar hingga US$4,2 miliar. Jika disetujui, setiap asosiasi anggota dijanjikan menerima pembayaran satu kali sebesar US$20 juta atau sekitar Rp320 miliar pada awal 2027, serta lonjakan alokasi pendanaan periode 2027-2030. Namun, tawaran finansial tersebut justru memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

UEFA dan CONCACAF menjadi pihak yang paling vokal menentang rencana privatisasi bisnis kompetisi FIFA tersebut. Tekanan politik bahkan datang dari luar lapangan hijau, di mana tokoh seperti PM Inggris Andy Burnham dan PM Kanada Mark Carney secara terbuka menyatakan hilang kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino. Menghadapi resistensi yang begitu kuat, Infantino akhirnya menarik proposal tersebut.

FIFA memastikan bahwa proyek FFE kini sepenuhnya dihentikan dan tidak lagi masuk dalam pertimbangan organisasi. "Evaluasi sekarang akan dilakukan dan laporannya akan disampaikan kepada Dewan FIFA pada pertemuan berikutnya yang telah dijadwalkan," tulis pernyataan FIFA lebih lanjut. Situasi ini menjadi ujian terberat bagi Infantino setelah satu dekade memimpin organisasi.

Pada awalnya, posisinya sempat dianggap sangat kokoh pasca-kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 dengan format baru 48 peserta. Kini, masa depan kepemimpinannya menjadi tanda tanya besar seiring meningkatnya tuntutan reformasi di tubuh FIFA. Untuk informasi lebih lanjut seputar sepak bola internasional, Anda dapat mengunjungi [berita sepak bola terbaru di Media Indonesia](https://mediaindonesia.com/sepak-bola).

FAQ: Pertanyaan Umum seputar FIFA Minta Maaf soal Rencana

Apa yang menyebabkan FIFA meminta maaf? FIFA meminta maaf karena kesalahan prosedural dalam penyusunan proposal pembentukan FFE yang dianggap mengesampingkan Dewan FIFA dan asosiasi anggota.

Berapa nilai valuasi FFE yang diproyeksikan? Entitas komersial baru tersebut diproyeksikan memiliki valuasi mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp320 triliun.

Kapan asosiasi anggota akan menerima pembayaran? Setiap asosiasi anggota dijanjikan menerima pembayaran satu kali sebesar US$20 juta pada awal 2027.

Apakah proposal FFE sudah sepenuhnya dibatalkan? Ya, FIFA memastikan bahwa proyek FFE kini sepenuhnya dihentikan dan tidak lagi masuk dalam pertimbangan organisasi.

(AFP/I-1)

Related Reading

  • Latest articles and updates: FIFA Minta Maaf soal Rencana Privatisasi
Bagikan:

Berita Terkait

1785994876_ed67015fa2298fd055cb

Polisi Geledah Federasi Sepak Bola Korsel, Usut Dugaan Manipulasi Perekrutan Pelatih Timnas

6 Agu 2026
1785995227_cd30edabfaf9bec102ee

Messi Pecahkan Rekor Leagues Cup, Dua Gol Antar Inter Miami Tundukkan Atletico San Luis

6 Agu 2026
1785997808_8972aaa36db8ee19c6cc

Jadwal Siaran Langsung Final Piala Presiden 2026 Persib Vs Persebaya

6 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785994637_2d5a194ce20763db7745

Topping Off RS St. Carolus Summarecon Serpong: Perkuat Kapasitas dan Hadirkan Layanan Medis Unggulan

1 jam yang lalu
1785994876_ed67015fa2298fd055cb

Polisi Geledah Federasi Sepak Bola Korsel, Usut Dugaan Manipulasi Perekrutan Pelatih Timnas

1 jam yang lalu
1785994845_8128603aa4c100d901ad

Diserang Saat Live TikTok, Influencer Meksiko César Gastélum Tewas Ditembak

1 jam yang lalu
1785995227_cd30edabfaf9bec102ee

Messi Pecahkan Rekor Leagues Cup, Dua Gol Antar Inter Miami Tundukkan Atletico San Luis

1 jam yang lalu
1785995256_f04827f2c8dfd030bdbb

DPR: Kesenjangan Tenaga Kerja Formal dan Informal sangat Nyata

1 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (489)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (287)
  • Humaniora (862)
  • Internasional (457)
  • Jabar (88)
  • Jelita (20)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (21)
  • Megapolitan (179)
  • Nusantara (599)
  • Olahraga (199)
  • Opini (77)
  • Otomotif (34)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (265)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (509)
  • Teknologi (250)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Waspada Penipuan Pre-Order GTA VI, Kaspersky Ungkap Modus Operandi Penjahat Siber
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.