Sepak Bola

PSSI Dorong Rivalitas Lahirkan Perdamaian Pendukung I.League

1786547266_fe317ae37f8e91db414e
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. PSSI Dorong Rivalitas Lahirkan Perdamaian Pendukung I.League
  2. Related Reading

PSSI Dorong Rivalitas Lahirkan Perdamaian Pendukung I.League

Beritabaru1.com – Sebagai organisasi induk sepak bola nasional, PSSI Dorong Rivalitas Lahirkan Perdamaian melalui langkah strategis dalam membangun harmoni antar suporter. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyampaikan harapan besar agar para pendukung klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi dapat membangun silaturahmi yang lebih kuat. Upaya ini menjadi bagian dari visi PSSI untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih damai dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Misalnya Arema dengan Persebaya. Kami berharap ada edukasi di sana," ujar Yunus Nusi dalam pernyataannya. Strategi yang ditawarkan cukup konkret, yaitu dengan mempertemukan suporter dari kedua kubu di luar stadion. Jika Arema bermain di kandang Persebaya, PSSI siap memfasilitasi pertemuan suporter Arema di Surabaya untuk saling bersilaturahmi. Pendekatan ini dinilai efektif untuk mengurangi ketegangan yang sering terjadi sebelum dan sesudah pertandingan.

Implementasi Kebijakan Suporter Tandang di I.League

Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League, telah resmi mencabut aturan larangan suporter tandang untuk musim depan. Kebijakan ini merupakan perubahan signifikan setelah berjalan selama empat tahun sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Namun, implementasi penuh tidak serta merta berlaku untuk semua laga. I.League tetap menerapkan pembatasan untuk tim-tim dengan rivalitas tinggi, termasuk Arema versus Persebaya serta Persija melawan Persib Bandung.

PSSI Dorong Rivalitas Lahirkan Perdamaian melalui pendekatan edukasi yang berkelanjutan. Yunus Nusi menekankan pentingnya sosialisasi kepada para suporter agar mereka dapat saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Menurutnya, di tingkat atas, para suporter sebenarnya sudah berkawan dan memiliki hubungan yang baik.

"Mereka saling menghargai dan menghormati. Namun, di tingkat bawah terkadang masih ada rivalitas dan mungkin ada masa lalu yang belum bisa dilupakan," jelas Yunus Nusi.

Kepercayaan besar diberikan PSSI kepada operator dan klub untuk melakukan mitigasi dan edukasi dalam rangka penerapan kebijakan suporter away. Langkah-langkah silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh suporter untuk membulatkan tekad menjaga persatuan dan menghentikan rivalitas yang berujung pada kerusuhan hingga hilangnya nyawa.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebijakan Suporter I.League

1. Kapan aturan larangan suporter tandang dicabut? Aturan larangan suporter tandang resmi dicabut oleh I.League untuk musim depan, setelah berlaku selama empat tahun sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

2. Apakah semua pertandingan akan menerapkan kebijakan suporter tandang? Tidak otomatis. I.League masih mempertahankan pembatasan untuk tim-tim dengan rivalitas tinggi seperti Arema vs Persebaya dan Persija vs Persib.

3. Apa peran PSSI dalam kebijakan ini? PSSI Dorong Rivalitas Lahirkan Perdamaian melalui edukasi, mitigasi, dan fasilitasi pertemuan suporter sebelum pertandingan.

4. Bagaimana jika terjadi kerusuhan antar suporter? PSSI akan mengevaluasi kembali kebijakan dan dapat menerapkan sanksi sesuai tingkat keparahan insiden yang terjadi.

5. Apakah ada jadwal pasti untuk pertemuan suporter? PSSI akan berkoordinasi dengan klub dan operator untuk menentukan jadwal pertemuan suporter yang sesuai dengan kalender pertandingan.

Leave a Comment