Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Teknologi
  3. Temuan James Webb: Lubang Hitam Supermasif Muncul sebelum Galaksi
Teknologi

Temuan James Webb: Lubang Hitam Supermasif Muncul sebelum Galaksi

Michael Gonzalez Reporter Jumat, 05 Juni 2026 pukul 10:29 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
4fcb3781-2761-4b48-a63f-59ca0d66b012-0

Table of Contents

Toggle
  • Temuan James Webb: Lubang Hitam Supermasif Muncul sebelum Galaksi
    • Observasi pada Abell2744-QSO1 (QSO1)

Temuan James Webb: Lubang Hitam Supermasif Muncul sebelum Galaksi

Temuan James Webb – Revolusi dalam pemahaman ilmuwan tentang sejarah alam semesta terjadi setelah Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) NASA mengungkap fakta baru mengenai asal-usul lubang hitam supermasif. Sebelumnya, ilmuwan meyakini bahwa galaksi terbentuk lebih dulu, kemudian bintang besar di dalamnya runtuh menjadi lubang hitam yang tumbuh secara bertahap. Namun, data terkini mengubah narasi tersebut: lubang hitam supermasif mungkin sudah ada sejak awal, bahkan sebelum galaksi inangnya terbentuk sempurna.

Para peneliti menggunakan JWST menemukan bukti yang mengejutkan bahwa beberapa lubang hitam supermasif memiliki ukuran besar sejak masa muda. Mereka terbentuk tanpa melewati proses keruntuhan bintang (stellar collapse) dan tidak bergantung pada galaksi besar sebagai sumber makanan. “Ini adalah temuan yang luar biasa,” komentar Roberto Maiolino dari University of Cambridge, salah satu penulis studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature dan Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. “Ini adalah pergeseran paradigma yang mengubah cara kita memahami proses pembentukan lubang hitam dan pertumbuhannya.”

Observasi pada Abell2744-QSO1 (QSO1)

Temuan ini didasarkan pada pengamatan terhadap objek Abell2744-QSO1, dikenal sebagai Little Red Dot, yang telah ada hanya 700 juta tahun setelah Big Bang. Meskipun ukurannya kecil, cahaya dari QSO1 memerlukan waktu lebih dari 13 miliar tahun untuk mencapai Bumi. Melalui instrumen Near Infrared Spectrograph (NIRSpec) pada JWST, tim berhasil menganalisis gerakan gas hidrogen di sekitar lubang hitam tersebut.

Gas hidrogen terlihat bergerak secara Keplerian, mengorbit pusat dengan cara serupa seperti planet bergerak di sekitar Matahari. Proporti massa lubang hitam yang besar dibandingkan galaksi inangnya menunjukkan bahwa ia tidak mungkin terbentuk dari penggabungan lubang hitam kecil.

Kesimpulan peneliti mendukung teori lubang hitam primordial atau direct collapse black holes, yang lahir langsung dari awan gas raksasa atau kondisi ekstrem sesaat setelah Big Bang. “Tampaknya kita menemukan lubang hitam yang tidak memiliki galaksi inang substansial dan justru mendahului proses pembentukan bintang,” jelas Ignas JuodĹžbalis, mahasiswa pascasarjana Cambridge yang memimpin studi tersebut.

Penelitian ini mengindikasikan bahwa lubang hitam supermasif mungkin menjadi benih yang memicu pengembangan galaksi di sekitarnya, bukan sekadar hasil sampingan dari evolusi galaksi. Saat ini, tim terus mengeksplorasi objek serupa untuk memastikan apakah fenomena ini merupakan pola umum dalam pembentukan struktur awal alam semesta.

Bagikan:

Berita Terkait

e543b968-b2d5-4788-9ee0-1ad2b483de23-0

What Happened: 4 Cara Cek Kuota Internet Tri

25 Jun 2026
8c923df4-7a71-4e92-a02d-ce7fe6f80cc8-0

Key Strategy: Sistem Pembayaran Play Store Berubah, Harga Langganan Digital Bisa Turun?

25 Jun 2026
995030e3-cdb5-4cb5-acff-f19e0efe7336-0

Historic Moment: NASA Temukan Komet Purba 12 Miliar Tahun, Lebih Tua dari Tata Surya

24 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

2 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

2 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

2 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

2 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

3 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.