ARTOTEL Suites Aquila Tingkatkan Komitmen Sustainability melalui Pengelolaan Minyak Jelantah
Latest Program menjadi fokus utama dalam upaya ARTOTEL Suites Aquila untuk memperkuat komitmen terhadap praktik keberlanjutan di sektor hospitality. Dengan menggandeng Noovoleum, hotel ini menciptakan inisiatif inovatif yang mengubah limbah minyak jelantah menjadi sumber energi terbarukan. Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi sumber daya, tetapi juga menunjukkan komitmen Artotel Group untuk menjadi bagian dari ekonomi sirkular dan ekosistem lingkungan yang lebih hijau.
Pengelolaan Limbah Dari Dapur yang Lebih Terstruktur
Sebelumnya, minyak jelantah yang dihasilkan dari aktivitas dapur hotel seringkali dikumpulkan dan dijual ke pengepul tanpa transparansi terkait tahap akhir pengolahan. Dengan Latest Program, proses ini diubah menjadi lebih sistematis dan berkelanjutan. Minyak jelantah kini tidak hanya dibuang, tetapi diolah ulang menjadi bahan bakar biodiesel, yang mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan nilai ekonomi limbah.
Proses konversi minyak jelantah menjadi energi terbarukan melibatkan teknologi canggih yang dikembangkan oleh Noovoleum. Teknologi ini memungkinkan pengolahan limbah dapur menjadi energi listrik atau bahan bakar, sehingga mengurangi emisi karbon hingga 80%. Dengan memperkenalkan Latest Program, ARTOTEL Suites Aquila menunjukkan komitmen untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menciptakan siklus daur ulang yang berkelanjutan.
Kolaborasi Nasional Dengan ARTOTEL Group
“Kolaborasi ini sesuai dengan komitmen Artotel Group sebagai pengelola hotel yang peduli lingkungan. Kami tidak hanya mengelola limbah, tetapi juga memahami dampak dan nilai yang dihasilkan dari proses tersebut,” kata Anton Susanto, General Manager ARTOTEL Suites Aquila.
Kemitraan dengan Noovoleum menjadi bagian dari inisiatif nasional yang dijalankan ARTOTEL Group. Program ini diluncurkan sebagai langkah untuk mendorong pengelolaan limbah di sektor hospitality berbasis keberlanjutan. Dengan Latest Program, ARTOTEL Suites Aquila tidak hanya menjadi contoh terbaik, tetapi juga mendorong industri perhotelan lainnya untuk mengadopsi praktik serupa.
Produksi Minyak Jelantah Berdasarkan Operasional Hotel
Selama masa operasional hotel yang bervariasi, seperti saat hotel sepi atau ramai, dapur ARTOTEL Suites Aquila dapat menghasilkan antara 40 hingga 150 liter minyak jelantah setiap periode. Untuk mendukung Latest Program, tim dapur telah menerapkan sistem pengelolaan yang lebih terorganisir, termasuk penyaringan awal dan penampungan limbah yang lebih rapi. Proses ini memastikan bahwa minyak jelantah tidak terbuang begitu saja, tetapi dimanfaatkan secara maksimal.
Minyak jelantah yang dihasilkan digunakan sebagai bahan baku untuk membuat biodiesel yang ramah lingkungan. Biodiesel ini dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil, sehingga mengurangi polusi udara dan menghemat energi. Dengan Latest Program, ARTOTEL Suites Aquila juga berupaya menciptakan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sustainability tourism dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
Langkah Nyata Menuju Ekonomi Sirkular
Dukungan terhadap Latest Program menunjukkan bahwa ARTOTEL Suites Aquila tidak hanya fokus pada pelayanan kualitas tinggi, tetapi juga mengutamakan keberlanjutan lingkungan. Dengan menggali potensi minyak jelantah, hotel ini berkontribusi pada pengurangan limbah yang bisa mengancam ekosistem dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar tidak terbarukan. Proses ini menjadi bagian dari visi lebih luas ARTOTEL Group untuk menciptakan ekonomi sirkular yang memadukan inovasi teknologi dengan nilai lingkungan.
Keberhasilan Latest Program di ARTOTEL Suites Aquila diharapkan dapat menjadi teladan bagi perusahaan lain di bidang hospitality. Dengan memperluas kolaborasi dan inisiatif serupa, industri perhotelan bisa mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta meningkatkan tanggung jawab sosial perusahaan. Program ini juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, karena limbah yang biasanya menjadi biaya tambahan kini berubah menjadi sumber pendapatan.
