Harga Pangan 29 Mei 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp83.850 per Kg
Pantauan Harga Cabai di Pasar
Key Strategy – Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan signifikan pada 29 Mei 2026. Harga komoditas ini mencapai Rp83.850 per kilogram, menjadi yang tertinggi dalam kategori pangan. Naiknya harga cabai disebutkan dipengaruhi oleh pasokan yang menurun akibat cuaca tidak menentu di daerah penghasil utama. Selain itu, permintaan pasar yang meningkat menjelang musim panen berikutnya juga berkontribusi pada kenaikan ini.
Tren Harga Beras dan Bawang
Key Strategy – Selain cabai, beberapa komoditas pangan lainnya juga mengalami perubahan harga. Beras medium I dijual rata-rata Rp16.400 per kg, sedangkan beras super I menyentuh Rp17.800 per kg. Untuk bawang, harga bawang merah dan hijau masing-masing terdaftar di Rp74.450 dan Rp59.000 per kg. Kenaikan ini menunjukkan pergerakan harga yang dinamis, dengan komoditas tertentu menjadi fokus utama dalam analisis pasar.
Faktor Penentu Harga Pangan
Pasokan dan permintaan memainkan peran kunci dalam menentukan harga pangan. Key Strategy – dalam laporan terbaru, sejumlah analis menyoroti dampak perubahan iklim terhadap produksi pertanian, terutama pada tanaman cabai yang sensitif terhadap hujan dan panas berlebihan. Selain itu, harga internasional bahan baku juga memengaruhi dinamika pasar dalam negeri. Kenaikan harga cabai rawit merah, misalnya, mencerminkan ketidakstabilan pasokan yang mengharuskan produsen dan pedagang menyesuaikan strategi mereka.
Komoditas Pemanis dan Minyak Goreng
Key Strategy – komoditas pemanis dan minyak goreng juga ikut mengalami kenaikan. Gula pasir kualitas premium kini dijual dengan harga Rp19.850 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp23.300 per liter. Minyak goreng curah, di sisi lain, berada di Rp20.700 per liter. Perubahan harga ini menjadi indikator penting dalam mengukur kestabilan harga pangan secara keseluruhan.
Dampak Terhadap Konsumen dan Industri
Key Strategy – kenaikan harga pangan pada 29 Mei 2026 berdampak terhadap daya beli masyarakat, terutama untuk kelompok rumah tangga dengan pengeluaran terbatas. Dengan cabai rawit merah yang mencapai Rp83.850 per kg, biaya pengolahan masakan tradisional bisa mengalami peningkatan. Di sisi industri, produsen menghadapi tekanan untuk menyesuaikan harga jual, sementara distribusi tetap menjadi fokus utama dalam menjaga ketersediaan barang. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami pola pergerakan harga jangka panjang.
(Ant/H-4)
