Mendag Budi Santoso Hadiri Pertemuan BRICS di India: Momen Penting untuk Kerja Sama Ekonomi Global
Beritabaru1.com – Mendag Budi Santoso Hadiri Pertemuan BRICS yang diselenggarakan di India pada awal Agustus 2026. Menteri Perdagangan Indonesia ini tiba di negara tersebut pada malam hari Rabu, 5 Agustus, untuk mengikuti forum perdagangan tingkat tinggi yang berlangsung selama dua hari. Pertemuan ini menjadi kesempatan strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam kerangka kerja sama ekonomi internasional, terutama mengingat Indonesia saat ini berada di bawah kepemimpinan India sebagai presidensi BRICS.
Forum perdagangan BRICS tahun ini mengangkat tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”. Tema ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun ketahanan ekonomi, mendorong inovasi, memperkuat kolaborasi, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks ketidakpastian ekonomi global, tema ini menjadi sangat relevan bagi negara-negara anggota yang ingin menciptakan sistem perdagangan yang lebih tangguh dan inklusif.
Agenda Prioritas Indonesia dalam Pertemuan BRICS
Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan dari Jakarta, kehadiran Mendag Budi Santoso dalam pertemuan ini memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, memastikan bahwa kepentingan nasional Indonesia tercermin dalam berbagai inisiatif kerja sama yang dihasilkan BRICS. Kedua, membahas isu-isu krusial seperti ketahanan rantai nilai global, ekonomi digital, serta penguatan kerja sama perdagangan antaranggota.
“Keikutsertaan ini sekaligus memastikan kepentingan nasional Indonesia tercermin dalam berbagai inisiatif kerja sama yang dihasilkan BRICS,” ujar Mendag Budi dalam keterangan resminya di Jakarta.
Selain agenda utama, Mendag Budi dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan menteri perdagangan dari negara mitra. Pertemuan bilateral ini mencakup diskusi dengan India, Mesir, Brasil, dan Uni Emirat Arab. Melalui pertemuan-pertemuan ini, Indonesia berharap dapat memperkuat hubungan ekonomi baik secara bilateral maupun regional, serta membuka peluang baru untuk kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
“Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kolaborasi yang erat antaranggota BRICS menjadi makin penting untuk menciptakan perdagangan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” tambah Mendag Budi.
Indonesia juga menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi melalui penguatan fasilitasi perdagangan jasa, transformasi digital, serta pengembangan rantai nilai global yang lebih resiliensi. Kontribusi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan nilai tambah ekonomi nasional, serta mendukung pertumbuhan inklusif bagi negara-negara berkembang lainnya.
Peran BRICS dalam Perekonomian Dunia
BRICS merupakan kelompok kerja sama geopolitik dan ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara berkembang atau emerging economies. Indonesia resmi bergabung menjadi anggota penuh pada tahun 2025, bergabung dengan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Mesir, Etiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Keanggotaan Indonesia dalam BRICS membuka peluang besar untuk kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Pada tahun 2025, anggota BRICS secara kolektif mencakup 41,41 persen PDB dunia, 28 persen perdagangan global, dan 45 persen populasi global. Angka-angka ini menunjukkan betapa signifikan peran BRICS dalam perekonomian dunia saat ini. Dengan jumlah anggota yang terus bertambah, BRICS diproyeksikan akan menjadi kekuatan ekonomi global yang semakin dominan dalam beberapa tahun ke depan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pertemuan BRICS
Apa itu BRICS? BRICS adalah kelompok kerja sama geopolitik dan ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara berkembang. Nama BRICS berasal dari singkatan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Sejak 2025, anggota BRICS telah bertambah dengan bergabungnya Indonesia, Mesir, Etiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Kapan Indonesia bergabung dengan BRICS? Indonesia resmi bergabung menjadi anggota penuh BRICS pada tahun 2025. Keanggotaan ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara anggota BRICS lainnya.
Apa tema BRICS tahun 2026? Tema BRICS tahun 2026 adalah “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”. Tema ini menekankan pada upaya membangun ketahanan ekonomi, mendorong inovasi, memperkuat kolaborasi, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan.
Bagaimana kontribusi BRICS terhadap perekonomian dunia? Pada tahun 2025, anggota BRICS secara kolektif mencakup 41,41 persen PDB dunia, 28 persen perdagangan global, dan 45 persen populasi global. Angka-angka ini menunjukkan betapa signifikan peran BRICS dalam perekonomian dunia saat ini.
Apa tujuan utama kunjungan Mendag Budi Santoso ke India? Tujuan utama kunjungan Mendag Budi Santoso ke India adalah untuk berpartisipasi dalam Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan BRICS yang diselenggarakan pada 6 hingga 7 Agustus 2026. Kunjungan ini juga mencakup serangkaian pertemuan bilateral dengan menteri perdagangan dari negara mitra.
