Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. OJK akan Bentuk Dewan Komisioner Baru untuk Awasi Bursa Mineral dan Komoditas
Ekonomi

OJK akan Bentuk Dewan Komisioner Baru untuk Awasi Bursa Mineral dan Komoditas

Karen Smith - beritabaru1.com Reporter Rabu, 15 Juli 2026 pukul 17:02 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
54f6f22a-0ff8-4afb-be47-f8e7cb935252-0
Foto : Karen Smith - beritabaru1.com
Foto : Karen Smith - beritabaru1.com

New Policy: OJK Bentuk Dewan Komisioner Baru untuk Awasi Bursa Mineral dan Komoditas

Beritabaru1.com – Dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor keuangan, New Policy yang diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pembentukan dewan komisioner baru yang akan mengawasi bursa mineral dan komoditas strategis. Ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan sistem perdagangan yang lebih transparan dan efisien, yang direncanakan beroperasi mulai 1 Januari 2027. New Policy ini diharapkan dapat meningkatkan regulasi dan pengawasan di pasar modal, khususnya untuk mengakomodasi kebutuhan ekonomi nasional.

Persiapan dan Peneguhan New Policy

Kepala Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa New Policy ini diluncurkan sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Menurutnya, kehadiran bursa mineral dan komoditas strategis membutuhkan kebijakan yang lebih terstruktur, termasuk pemilihan kepala eksekutif pengawas yang akan dipilih melalui panitia seleksi (pansel) yang dibentuk oleh OJK. “New Policy ini jadi dasar untuk menjamin operasional bursa berjalan efektif dan berkelanjutan,” tambah Friderica dalam wawancara di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (15/7).

Pembentukan pansel ini diharapkan menjadi titik awal dari proses peneguhan New Policy. Langkah ini bertujuan memastikan keberadaan bursa mineral dan komoditas strategis tidak hanya menjadi kebijakan formal, tetapi juga diimplementasikan secara konkret. Friderica menegaskan bahwa keberhasilan New Policy bergantung pada kesiapan infrastruktur dan penyusunan regulasi yang komprehensif, seperti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), agar semua aspek transaksi bisa terpantau secara optimal.

Proses Seleksi dan Kriteria Komisioner Baru

Proses seleksi untuk menentukan komisioner baru akan melibatkan pemilihan yang transparan dan kompetitif. Friderica mengungkapkan bahwa pansel akan mengutamakan kriteria seperti pengalaman di bidang pasar modal, keahlian dalam manajemen risiko, dan kemampuan mengelola regulasi. “New Policy ini memastikan bahwa dewan komisioner baru terdiri dari para ahli yang dapat menjaga keadilan dan keterbukaan dalam sistem perdagangan,” jelasnya. Dengan adanya New Policy, OJK berkomitmen untuk mendorong kepercayaan investor dan meningkatkan kualitas pengawasan di bursa baru tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis akan dipilih melalui mekanisme yang jelas, mengingat peran pentingnya dalam menegakkan aturan dan mengawasi transaksi. Friderica menyoroti bahwa New Policy ini juga melibatkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti lembaga pemerintah dan perusahaan swasta, agar ekosistem bursa bisa berjalan harmonis. Proses ini diharapkan selesai sebelum 1 Januari 2027, sehingga bursa dapat mulai beroperasi tanpa hambatan.

Implementasi New Policy dan Kontribusi pada Ekonomi

Friderica menambahkan bahwa New Policy ini sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional. “Dengan bursa mineral dan komoditas strategis, New Policy ini bisa mengurangi ketergantungan pada pasar global dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya. Peneguhan New Policy juga dianggap sebagai bentuk respons terhadap dinamika perekonomian yang terus berubah, khususnya dalam era digital yang mempercepat transaksi dan informasi.

Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perdagangan global, terutama dalam sektor mineral dan komoditas strategis. New Policy ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dengan memberikan platform yang lebih profesional bagi eksportir dan importir. Friderica menekankan bahwa New Policy bukan hanya tentang peraturan, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan bisnis yang lebih stabil dan menarik bagi investor.

Bursa mineral dan komoditas strategis dianggap sebagai bagian penting dari New Policy untuk mengakomodasi kebutuhan industri dalam mempercepat proses transaksi dan mengurangi risiko. Dengan adanya dewan komisioner baru, OJK berkomitmen untuk menjaga kualitas perdagangan dan memastikan semua kepentingan pemain pasar bisa terpenuhi. Friderica menegaskan bahwa New Policy ini adalah langkah awal dari transformasi sistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Bagikan:

Berita Terkait

70b45dc9-6d7e-4712-97fe-a39a78bcc5c4-0

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

2 Agu 2026
dd7cfdcc-03a3-4563-865c-4ab1ceba3ecf-0

Gaya Hidup Hemat dan Ramah Lingkungan Dorong Tren Produk Isi Ulang

2 Agu 2026
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

2 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

4eaad3d3-8080-4c33-814a-8200e85daf54-0

90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026

1 jam yang lalu
a9ae47c6-414b-408c-8ff6-993e8c7b8099-0

Protein Penting bagi Tubuh, tetapi Konsumsi Berlebihan Perlu Diwaspadai

1 jam yang lalu
b9670388-4891-4010-a1ce-59dc6d55c748-0

Program Test Drive Bikin Pengunjung Datang ke GIIAS 2026

1 jam yang lalu
70b45dc9-6d7e-4712-97fe-a39a78bcc5c4-0

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

1 jam yang lalu
fa9b8b2f-1cfb-4503-971e-1171d6f177ed-0

Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026

1 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (468)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (826)
  • Internasional (429)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (573)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (486)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • 90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.