PIS Apresiasi Awak Kapal yang Berhasil Menyeberangi Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Geopolitik
Beritabaru1.com – Dunia maritim Indonesia kembali mencatatkan pencapaian penting setelah dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil menyelesaikan pelayaran melewati Selat Hormuz. Jalur pelayaran strategis ini menjadi sorotan global seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. PIS Apresiasi Awak Kapal yang telah menunjukkan profesionalisme luar biasa dalam menghadapi situasi yang tidak menentu selama beberapa bulan terakhir.
Kedua kapal tersebut, yaitu MT Gamsunoro dan VLCC Pertamina Pride, sempat tertahan di Selat Hormuz sejak Maret 2026. Penundaan ini disebabkan oleh meningkatnya risiko keamanan di kawasan perairan yang menjadi jalur perdagangan minyak dunia. Para awak kapal harus menghadapi tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan pelayaran pada kondisi normal, termasuk potensi ancaman keamanan dan ketidakpastian jadwal pelayaran.
Keselamatan Manusia Sebagai Prioritas Utama
Surya Tri Harto, Direktur Utama PIS, menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh kru yang telah menghadapi situasi dengan tenang dan penuh disiplin. Menurutnya, pencapaian ini bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur operasional, melainkan juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam menempatkan keselamatan manusia sebagai hal yang paling penting.
Keberhasilan ini bukan hanya soal disiplin operasional, tetapi juga tentang kemanusiaan. Sejak kapal memasuki kawasan Teluk, kami terus memantau perkembangan kondisi para kru. Keselamatan seluruh awak kapal selalu menjadi prioritas kami, bahkan sebelum kargo dan aktivitas operasional.
Surya menambahkan bahwa para pelaut memiliki peran yang sangat signifikan karena harus menghadapi tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan pelayaran pada kondisi normal. Ia menyebut para awak kapal sebagai pahlawan yang tidak hanya harus melawan ombak dan angin, tetapi juga risiko keamanan yang lebih besar di Selat Hormuz.
Kesaksian dan Rasa Syukur dari Komisaris Utama
Anwar Saadi, Komisaris Utama PIS, juga menyampaikan rasa syukurnya atas keselamatan seluruh kru. Selama beberapa bulan terakhir, perusahaan terus memantau perkembangan keamanan di kawasan Teluk dengan penuh kekhawatiran. Anwar mengungkapkan kebahagiaannya setelah melihat kedua kapal, Pertamina Pride maupun Gamsunoro, dalam keadaan sehat dan kembali tersenyum.
Selama beberapa bulan terakhir kami terus mengikuti perkembangan dan sangat mengkhawatirkan keselamatan para kru. Kami bersyukur melihat seluruh awak Pertamina Pride maupun Gamsunoro dalam keadaan sehat dan kembali dapat tersenyum.
Menurut Anwar, para nakhoda dan seluruh awak kapal telah menunjukkan kesabaran, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam menjaga keselamatan kapal, kru, maupun muatan selama melintasi Selat Hormuz. Mereka berhasil melewati jalur pelayaran yang menjadi salah satu titik rawan dunia maritim.
Proses Pemulihan dan Jadwal Pelayaran Selanjutnya
Setelah berhasil keluar dari kawasan Teluk, kedua kapal segera menjalani proses pemulihan kondisi armada. MT Gamsunoro menjalani hull cleaning untuk meningkatkan performa dan kecepatan kapal, sedangkan VLCC Pertamina Pride melakukan underwater hull cleaning sebagai bagian dari persiapan pelayaran berikutnya.
Gamsunoro berhasil melintasi Selat Hormuz pada 25 Juni dan kini kembali melayani pelanggan pihak ketiga di perairan Singapura. Sementara itu, Pertamina Pride sukses melewati Selat Hormuz pada 8 Juli dan tiba dengan selamat di perairan Cilacap pada 24 Juli. Kedua kapal kini dalam kondisi optimal untuk melanjutkan operasional pelayaran.
Surya berharap seluruh awak kapal senantiasa diberikan keselamatan dalam setiap penugasan berikutnya serta kondisi geopolitik dunia dapat segera kembali kondusif. Pelayaran melalui Selat Hormuz tetap menjadi tantangan yang memerlukan kewaspadaan tinggi dari seluruh pihak.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Pelayaran Selat Hormuz
Apa itu Selat Hormuz dan mengapa penting bagi Indonesia? Selat Hormuz adalah jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Jalur ini menjadi salah satu titik tersibuk untuk perdagangan minyak dunia, termasuk pasokan minyak ke Indonesia.
Berapa lama kedua kapal tertahan di Selat Hormuz? Kedua kapal, MT Gamsunoro dan VLCC Pertamina Pride, sempat tertahan sejak Maret 2026 akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.
Apa saja proses pemulihan yang dilakukan setelah kapal kembali? MT Gamsunoro menjalani hull cleaning untuk meningkatkan performa, sedangkan VLCC Pertamina Pride melakukan underwater hull cleaning sebagai persiapan pelayaran berikutnya.
Kapan kedua kapal berhasil melintasi Selat Hormuz? Gamsunoro berhasil melintasi pada 25 Juni, sementara Pertamina Pride melewati pada 8 Juli. Pertamina Pride tiba di Cilacap pada 24 Juli.
