Konektivitas Digital Dibidik Jadi Sumber Pendapatan Baru
Beritabaru1.com – PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) tengah menjalankan strategi perluasan bisnis ke sektor konektivitas digital sebagai bagian dari Special Plan untuk mengembangkan ekosistem properti yang lebih inklusif dan inovatif. Perseroan membidik pengakuisisi 60% saham dari PT Laxo Global Akses, perusahaan penyedia layanan internet dan infrastruktur digital yang berbasis di Jakarta. Langkah ini dijalankan melalui penandatanganan kesepakatan awal, dengan tujuan memperkuat kehadiran WINR di bidang teknologi digital dan menciptakan pendapatan baru.
Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Terpadu
Direktur Utama WINR, Yusmen Liu, menjelaskan bahwa akuisisi Laxo merupakan bagian integral dari Special Plan untuk membangun ekosistem properti yang terintegrasi secara digital. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk tetap kompetitif di industri properti. Special Plan ini bertujuan menciptakan nilai tambah bagi penghuni, tenant, dan seluruh pihak terkait melalui layanan internet yang modern dan efisien,” ujarnya, Senin (6/7). Integrasi teknologi digital ke dalam proyek properti diharapkan meningkatkan kualitas pengalaman pengguna dan memperluas basis pelanggan secara signifikan.
Penandatanganan kesepakatan ini menunjukkan komitmen WINR untuk memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor teknologi. Dengan memperoleh 60% saham dari Laxo, perseroan akan memiliki kontrol lebih besar atas layanan internet dan infrastruktur digital yang dioperasikan perusahaan tersebut. Yusmen Liu menegaskan bahwa Special Plan ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan sinergi antara properti dan teknologi, yang akan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Laxo Global Akses: Pengalaman 18 Tahun dalam Teknologi
PT Laxo Global Akses telah beroperasi sejak tahun 2005, mengembangkan berbagai layanan seperti broadband hunian, SOHO, internet dedikasi, local loop, co-location, dan data center. Perusahaan ini aktif di 30 kota besar Indonesia, dengan lebih dari 100 klien korporat dan sejumlah instansi pemerintah. Jumlah pelanggan ritel mereka mencapai sekitar 10.000 orang, menunjukkan kapasitas yang kuat dalam memenuhi kebutuhan pasar.
Special Plan ini diharapkan mendorong Laxo untuk memperluas jaringan dan basis pelanggan tanpa harus membangun infrastruktur dari awal. Integrasi layanan internet Laxo ke dalam proyek properti WINR akan membuka peluang pendapatan berulang, terutama di sektor hunian, kawasan komersial, hotel, dan kawasan terpadu. Yusmen Liu menambahkan bahwa Special Plan ini juga akan meningkatkan kualitas layanan digital yang ditawarkan WINR, yang menjadi kebutuhan utama di era digital saat ini.
Smart City di Bogor: Proyek Utama dalam Special Plan
Salah satu proyek utama dalam Special Plan adalah pengembangan kota pintar di Bogor, Jawa Barat. Proyek ini mencakup area awal sebesar 30 hektare dan akan diperluas hingga mencapai 1.000 hektare secara bertahap. Laxo akan bertugas menyediakan jaringan fiber optik, internet berkecepatan tinggi, smart home, smart security, Internet of Things (IoT), serta layanan digital lainnya yang mendukung konsep kota cerdas.
Di dalam Special Plan ini, WINR juga berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan layanan kepada pengguna. Dengan menambahkan kemampuan menyediakan infrastruktur internet, WINR akan bisa memperluas cakupan layanannya ke berbagai sektor properti. Selain itu, Special Plan ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana transformasi digital dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Target Pendapatan dan Strategi Jangka Panjang
Special Plan ini tidak hanya bertujuan untuk mengakuisisi saham Laxo, tetapi juga untuk membangun fondasi yang kuat dalam sektor konektivitas digital. WINR menyatakan bahwa layanan internet Laxo akan menjadi sumber pendapatan baru yang signifikan, terutama dalam proyek-proyek besar yang dijalankan perseroan. Direktur Utama menambahkan bahwa Special Plan ini akan membuka peluang ekspansi ke kota-kota lain di Indonesia, dengan tujuan menyediakan layanan digital yang berkualitas tinggi dan terjangkau.
Dalam jangka panjang, Special Plan ini diharapkan mendorong WINR menjadi pemain utama dalam bidang properti dan teknologi digital. Penggabungan layanan internet Laxo ke dalam proyek properti akan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan meningkatkan daya saing perseroan di pasar. Yusmen Liu juga mengungkapkan bahwa perseroan akan terus berinovasi dalam Special Plan ini, dengan mengembangkan solusi digital yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai kalangan.
Perkembangan Industri Konektivitas Digital di Indonesia
Dalam Special Plan ini, WINR juga memperhatikan trend perkembangan industri konektivitas digital yang semakin pesat. Menurut laporan dari kementerian komunikasi dan informasi, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai lebih dari 200 juta orang, dengan pertumbuhan tahunan yang tinggi. Ini menunjukkan bahwa bisnis layanan internet memiliki potensi yang besar dan menjanjikan.
Special Plan untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam bisnis properti tidak hanya berdampak pada pihak-pihak terkait, tetapi juga memberikan manfaat untuk masyarakat secara luas. Dengan menyediakan akses internet yang cepat dan handal, WINR berharap mampu membangun kota-kota yang lebih modern dan meningkatkan produktivitas masyarakat. Yusmen Liu menegaskan bahwa Special Plan ini adalah bagian dari komitmen WINR untuk menjadi bagian dari perubahan digital Indonesia.
“Transformasi digital menjadi bagian dari Special Plan kami untuk menciptakan ekosistem properti yang lebih kompetitif dan inovatif. Kami yakin, Special Plan ini akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi pelanggan dan masyarakat,” kata Yusmen Liu.

