Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Paradoks Perlindungan Anak: Kesehatan Mental dan Pendidikan Meredup
Humaniora

Paradoks Perlindungan Anak: Kesehatan Mental dan Pendidikan Meredup

Thomas Thomas - beritabaru1.com Reporter Rabu, 22 Juli 2026 pukul 19:59 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1784723330_967d1c0761982e545d1d
Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com
Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com

Paradoks Perlindungan Anak: Kesehatan Mental dan Pendidikan Meredup

Beritabaru1.com – Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia menghadapi situasi yang memprihatinkan terkait kesejahteraan generasi mudanya. Fenomena yang dikenal sebagai Paradoks Perlindungan Anak ini menggambarkan bagaimana di tengah meningkatnya perhatian terhadap hak-hak anak, justru kondisi kesehatan mental dan pendidikan mereka menunjukkan tren penurunan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat lonjakan kasus yang mencakup berbagai aspek, mulai dari layanan kesehatan, gizi buruk, stunting, kekerasan, hingga keracunan makanan bergizi seimbang atau MBG. Statistik menunjukkan pola peningkatan yang konsisten dalam berbagai indikator perlindungan anak.

Akar Masalah dalam Perspektif Sistemik

Menurut Dr. Nur Ainy Fardana Nawangsari, dosen psikologi dan KPS Magister PSDM Pasca Sarjana Universitas Airlangga (Unair), secara ideal setiap anak seharusnya tumbuh dalam lingkungan yang kondusif untuk perkembangan optimal. Namun, berdasarkan konsep perspektif sistem ekologi yang dikembangkan Bronfenbrenner, realitas menunjukkan bahwa anak tidak hidup dalam ruang yang sempurna. Berbagai faktor eksternal turut mempengaruhi perkembangan mereka secara signifikan.

“Anak juga merupakan kelompok usia yang rentan secara fisik, sosial, mental dan kognitifnya karena berada pada fase tumbuh kembang dalam proses yang bertahap. Ketika anak mengalami masalah, analisis akar masalahnya bersumber dari keluarga, masyarakat dan pemerintah,” kata Nur Ainy saat dihubungi, Rabu (22/7).

Kondisi ekonomi yang memburuk berdampak langsung pada ketahanan keluarga. Dampak tersebut kemudian mempengaruhi pola pengasuhan anak, meningkatkan risiko terjadinya kekerasan, stunting, serta berbagai masalah kesehatan fisik dan mental. Selain itu, tren meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam tiga tahun terakhir juga berkorelasi dengan bertambahnya permasalahan perkembangan anak. Hal ini memperkuat gambaran Paradoks Perlindungan Anak yang semakin nyata di masyarakat.

Kelemahan Sistem dan Partisipasi Masyarakat

Di sisi lain, sistem perlindungan anak yang seharusnya dijalankan pemerintah belum sepenuhnya menyentuh masalah nyata di lapangan. Keterlibatan masyarakat dalam memberikan perlindungan juga terlihat lemah. Kasus-kasus kekerasan yang sering diberitakan cenderung hanya ramai di kolom komentar media sosial, tanpa adanya gerakan nyata dari masyarakat untuk melindungi anak-anak. Paradoks Perlindungan Anak ini terlihat jelas ketika respons masyarakat masih bersifat pasif.

“Masyarakat juga tampak lemah untuk terlibat memberikan perlindungan pada anak. Kasus-kasus kekerasan yang diberitakan, hanya ramai di kolom komentar tanpa ada gerakan nyata dari masyarakat untuk perlindungan anak,” ungkap dia.

Pemerintah juga terkesan membiarkan dan melempar tanggung jawab kepada pihak lain. Secara psikologis, hal ini dikhawatirkan menurunkan kepekaan masyarakat terhadap kekerasan pada anak, bahkan dianggap sebagai hal yang biasa terjadi. Pada akhirnya, kejadian kekerasan pada anak, gizi buruk, keracunan MBG dan sebagainya hanyalah angka-angka di atas kertas yang tidak mencerminkan perlindungan yang sesungguhnya. Paradoks Perlindungan Anak ini menuntut perhatian lebih serius dari seluruh pemangku kepentingan.

“Pada akhirnya kejadian kekerasan pada anak, gizi buruk, keracunan MBG dan sebagainya hanyalah angka diatas kertas,” pungkasnya.

Bagikan:

Berita Terkait

9a7cba22-e69e-4c64-ad89-563ed42c2180-0

Perkuat Kerja Sama Program Strategis dalam Pengelolaan Zakat, Pendidikan, hingga Layanan Sosial Kemanusiaan

2 Agu 2026
f6a929ee-cd50-4104-8ed6-1ea260c749ec-0

Dampak Jerawat terhadap Kesehatan Mental dan Pentingnya Penanganan Dini

2 Agu 2026
1cd3a24d-9403-472f-b213-cefb42b79a07-0

Risiko Gangguan Kesehatan Mental Ayah Meningkat Setahun setelah Anak Lahir

1 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

0bbcbfd2-9ea7-4ce4-8b2e-22d8070be720-0

Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

1 jam yang lalu
9a7cba22-e69e-4c64-ad89-563ed42c2180-0

Perkuat Kerja Sama Program Strategis dalam Pengelolaan Zakat, Pendidikan, hingga Layanan Sosial Kemanusiaan

1 jam yang lalu
69bf6d6b-c264-43da-98c0-e6d75348cfa8-0

Kapal Evakuasi Dikerahkan untuk Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar

1 jam yang lalu
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

1 jam yang lalu
92952c96-d344-4970-961c-4ac81d8d5d78-0

Dinkes Mimika Perluas Skrining HIV-AIDS dan Akses Obat ARV

2 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (466)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (824)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (168)
  • Nusantara (568)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (484)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.