Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Telur Ceplok vs Telur Dadar: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Pakar
Humaniora

Telur Ceplok vs Telur Dadar: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Pakar

Karen Smith - beritabaru1.com Reporter Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 13:47 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1784352165_a8a466f2eef065c634c1
Foto : Karen Smith - beritabaru1.com

Telur Ceplok vs Telur Dadar: Mana yang Lebih Sehat? Penjelasan dari Pakar

Beritabaru1.com – Dalam dunia makanan sehat, pertanyaan tentang Telur Ceplok vs Telur Dadar sering muncul. Masyarakat, terutama yang mengutamakan keseimbangan nutrisi dan kesehatan jangka panjang, sering kali bingung memilih antara dua olahan telur ini. Kedua metode memasak—telur ceplok dan telur dadar—memang memiliki proses yang berbeda, namun keduanya tetap kaya akan nutrisi. Menurut Dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, penting untuk memahami perbedaan nutrisi dan efek memasak pada kualitas telur.

Perbedaan Kalori dan Kandungan Nutrisi

Dalam Telur Ceplok vs Telur Dadar, yang menjadi pertimbangan utama adalah jumlah kalori dan kandungan nutrisi yang dihasilkan. Metode memasak terutama memengaruhi asupan lemak, karena telur dadar biasanya menggunakan minyak lebih banyak. Dr. Karina menjelaskan bahwa tekstur telur yang dikocok dalam telur dadar memungkinkan penyerapan minyak lebih efisien dibandingkan telur ceplok, yang hanya ditempatkan di atas wajan tanpa penggunaan minyak berlebihan.

“Meskipun bahan dasar keduanya sama, Telur Ceplok vs Telur Dadar memiliki perbedaan kandungan gizi yang bergantung pada teknik masak. Telur dadar cenderung memiliki kalori dan lemak lebih tinggi karena penyerapan minyak, sementara telur ceplok lebih rendah kalori namun tetap mengandung protein dan vitamin yang bermanfaat,” ujar Dr. Karina.

Berdasarkan penelitian, telur ceplok biasanya mengandung sekitar 80–90 kalori per butir, sedangkan telur dadar bisa mencapai 100–120 kalori tergantung dari jumlah minyak yang digunakan. Namun, perbedaan ini tidak terlalu signifikan jika dilihat dari kandungan protein yang seimbang. Telur ceplok lebih baik untuk mereka yang ingin mengurangi asupan lemak, sedangkan telur dadar bisa menjadi pilihan untuk menambah rasa dan tekstur.

Kualitas Protein dan Asupan Nutrisi

Proses pemanasan memainkan peran krusial dalam memengaruhi kualitas protein telur. Dr. Karina menegaskan bahwa protein dalam telur mengalami denaturasi saat dipanaskan, yang membantu tubuh menyerap nutrisi tersebut lebih mudah. Namun, suhu yang terlalu tinggi—misalnya, di atas 160°C—dapat mengurangi ketersediaan asam amino esensial.

Menurut Dr. Karina, suhu ideal antara 60–80°C. Metode seperti merebus atau mengukus memberikan hasil yang lebih optimal karena menghindari peningkatan suhu berlebihan. Sementara itu, telur ceplok yang dipanaskan langsung di atas wajan biasanya mencapai suhu sekitar 140–150°C, yang tetap aman untuk kualitas protein. Selain itu, telur ceplok mengandung lebih sedikit lemak karena tidak menyerap minyak, menjadikannya pilihan yang lebih sehat bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi lemak jenuh.

Dalam konteks kesehatan, protein telur memainkan peran penting sebagai sumber asam amino lengkap. Jika diproses dengan benar, baik telur ceplok maupun telur dadar tetap mempertahankan kualitas protein. Namun, untuk memaksimalkan manfaatnya, Dr. Karina merekomendasikan menghindari penambahan bahan berlemak seperti keju atau mentega, terutama dalam telur dadar.

Penjelasan Kolesterol dalam Kuning Telur

Salah satu kekhawatiran utama terkait konsumsi telur adalah kandungan kolesterol di dalam kuning telur. Namun, Dr. Karina meluruskan bahwa kolesterol bukanlah musuh mutlak. Justru, kuning telur kaya akan vitamin B12, vitamin D, dan mineral seperti selenium yang bermanfaat bagi kesehatan.

“Kolesterol dalam telur bisa menjadi bagian dari pola makan yang sehat asalkan dikonsumsi dalam porsi terkendali. Dalam Telur Ceplok vs Telur Dadar, pilihan metode masak lebih berpengaruh pada kadar kolesterol daripada jenis telur itu sendiri,” jelas Dr. Karina.

Menurut penelitian terbaru, konsumsi satu butir telur per hari tidak meningkatkan risiko penyakit jantung untuk kebanyakan orang. Kolesterol dari makanan bisa diimbangi oleh serat, antioksidan, dan asam lemak tak jenuh yang ada dalam diet seimbang. Oleh karena itu, baik telur ceplok maupun telur dadar tetap bisa menjadi bagian dari menu sehat, selama tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Pilihan untuk Gaya Hidup Sehat

Menggunakan minyak yang tepat juga menjadi faktor penting dalam Telur Ceplok vs Telur Dadar. Dr. Karina menyarankan minyak zaitun atau minyak kacang sebagai alternatif sehat untuk mengganti minyak goreng. Minyak semprot atau wajan anti lengket dapat mengurangi asupan lemak, memungkinkan masyarakat mengonsumsi telur tanpa merusak keseimbangan gizi.

Selain itu, metode memasak juga memengaruhi kelembapan telur. Telur ceplok lebih lembut dan tidak kering, membuatnya lebih nyaman untuk dikonsumsi. Sementara telur dadar memiliki tekstur lebih kaku, namun tetap bisa disesuaikan dengan bahan tambahan seperti daun bawang atau bumbu rendah lemak. Dengan demikian, Telur Ceplok vs Telur Dadar bisa disesuaikan dengan preferensi pribadi dan kebutuhan nutrisi.

Menurut Dr. Karina, keputusan antara kedua olahan ini bergantung pada tujuan kesehatan masing-masing individu. Jika fokus adalah mengurangi lemak, telur cep

Bagikan:

Berita Terkait

1785938661_e83bd536096d6601b7d1

Perluas Ekosistem dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

5 Agu 2026
1785938891_8ab2d80520fe9e173d5d

Pengelolaan Sampah Berbasis Warga Diperkuat, Limbah Organik Disulap Jadi Peluang Usaha

5 Agu 2026
6ca9ed4f-3497-47ae-b15c-f8f81c36ba6b-0

8 Arti Mimpi Marah-marah di Jalan, Pertanda Ingin Didengar

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785938626_1c04a77b0955634707fc

Rehat 48 Jam Piala Presiden 2026, Panitia: Kami Paham Kondisi Fisik Para Pemain!

14 thetic yang lalu
1785938462_6caae4c57b53891c198e

Pengamat Minta Masyarakat Jangan Terpancing Konten Demo Agustus

52 thetic yang lalu
1785938750_1f6d0ac7f79022978937

Industri Taman Rekreasi Gerakkan Pertumbuhan Pariwisata

1 menit yang lalu
1785938661_e83bd536096d6601b7d1

Perluas Ekosistem dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

1 menit yang lalu
1785938670_46a5b6db42413440ef6f

Korsel Dilanda Gelombang Panas, Liga Bisbol Profesional Korea Dibatalkan

2 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (470)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (434)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (254)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Rehat 48 Jam Piala Presiden 2026, Panitia: Kami Paham Kondisi Fisik Para Pemain!
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.