Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Waspada Miopia Tinggi! Risiko Katarak dan Glaukoma Mengintai Usia Muda
Humaniora

Waspada Miopia Tinggi! Risiko Katarak dan Glaukoma Mengintai Usia Muda

Richard Moore - beritabaru1.com Reporter Selasa, 21 Juli 2026 pukul 20:51 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
5aa2535b-a071-4f1a-ab17-1ccf75cabaaa-0
Foto : Richard Moore - beritabaru1.com
Foto : Richard Moore - beritabaru1.com

Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma pada Anak Muda Beritabaru1.com – Kondisi miopia tinggi kini menjadi perhatian serius bagi para ahli

Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma pada Anak Muda

Beritabaru1.com – Kondisi miopia tinggi kini menjadi perhatian serius bagi para ahli kesehatan mata. Berdasarkan data dari Brien Holden Vision Institute yang bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2015, miopia tinggi didefinisikan sebagai kondisi dengan kesalahan refraksi sferis ekuivalen mencapai atau melampaui minus 5,00 dioptri pada salah satu mata. Gangguan penglihatan ini terjadi akibat bentuk bola mata yang memanjang secara abnormal, sehingga cahaya tidak lagi jatuh tepat di permukaan retina melainkan di depan retina.

Mengenal Penyebab dan Gejala Miopia Tinggi

Penyebab utama miopia tinggi adalah pemanjangan sumbu bola mata yang berlebihan. Kondisi ini menyebabkan cahaya yang masuk ke dalam mata tidak terfokus dengan sempurna di retina. Dr. Indah Saraswati, dokter spesialis mata anak, menjelaskan bahwa pemanjangan bola mata tidak hanya menyebabkan minus yang semakin tinggi, tetapi juga berdampak pada penipisan saraf optik. Penipisan ini menjadi faktor risiko utama munculnya berbagai komplikasi mata serius di kemudian hari.

“Semakin panjang bola mata berarti minusnya semakin tinggi. Saraf mata akan semakin tipis sehingga bisa terjadi makulopati, robekan retina, glaukoma, hingga katarak pada usia yang lebih muda,” ujar Indah sebagaimana dilansir dari Antara, Selasa (21/7).

Komplikasi Serius yang Mengintai

Salah satu komplikasi paling berbahaya bagi penderita miopia tingkat lanjut adalah robekan retina. Penipisan jaringan retina akibat pemanjangan bola mata berpotensi menyebabkan kerusakan saraf yang bersifat permanen bahkan fatal. Dr. Indah menekankan bahwa kondisi ini sangat berbahaya karena bisa berujung pada kebutaan total.

“Kalau saraf matanya sobek itu bisa bahaya. Bisa sampai buta gelap total,” tegasnya.

Selain robekan retina, makulopati atau gangguan pada bagian tengah retina juga sering terjadi pada penderita miopia tinggi. Kondisi ini berdampak permanen terhadap kemampuan penglihatan karena mengganggu ketajaman melihat objek. Yang lebih mengkhawatirkan, penderita miopia tinggi cenderung mengalami katarak dan glaukoma lebih dini dibandingkan masyarakat umum. Glaukoma sendiri merupakan kerusakan saraf mata yang tanpa penanganan cepat dapat berujung pada kehilangan penglihatan total.

Perubahan Strategi Pengobatan Modern

Merespons tren peningkatan kasus miopia, pendekatan terapeutik saat ini telah mengalami pergeseran signifikan. Pemberian kacamata untuk kejelasan penglihatan bukan lagi satu-satunya tujuan utama dalam penanganan miopia. Intervensi modern lebih menekankan pada upaya memperlambat progresivitas penyakit agar bola mata tidak terus mengalami pemanjangan yang berbahaya.

“Target kami sekarang bukan hanya membuat anak bisa melihat jelas, tetapi memperlambat progresivitas miopia sehingga bola mata tidak terus memanjang,” pungkasnya.

Penting bagi orang tua untuk waspada terhadap tanda-tanda miopia tinggi pada anak-anak mereka. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, risiko komplikasi serius seperti katarak dan glaukoma dapat diminimalkan. Konsultasi rutin ke dokter spesialis mata sangat disarankan untuk memantau perkembangan kondisi mata anak secara berkala.

(Z-10)

Related SEO Topics

  • Home
  • Artikel terkait Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma
  • PBWI Minta Fasilitasi Latih Tanding Wushu ke Tiongkok Jelang Asian Games 2026
  • Samuel Marbun Bidik Emas Wushu Sanda di Asian Games 2026
  • 12 Bahaya Sering Minum Minuman Bersoda
  • Pemerintah Perkuat SDM Kelautan Lewat Integrasi 11 Kampus Vokasi

Frequently Asked Questions

Apa itu Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma?

Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma penting?

Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Waspada Miopia Tinggi Risiko Katarak dan Glaukoma ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Bagikan:

Berita Terkait

9a7cba22-e69e-4c64-ad89-563ed42c2180-0

Perkuat Kerja Sama Program Strategis dalam Pengelolaan Zakat, Pendidikan, hingga Layanan Sosial Kemanusiaan

2 Agu 2026
f6a929ee-cd50-4104-8ed6-1ea260c749ec-0

Dampak Jerawat terhadap Kesehatan Mental dan Pentingnya Penanganan Dini

2 Agu 2026
1cd3a24d-9403-472f-b213-cefb42b79a07-0

Risiko Gangguan Kesehatan Mental Ayah Meningkat Setahun setelah Anak Lahir

1 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

0bbcbfd2-9ea7-4ce4-8b2e-22d8070be720-0

Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

1 jam yang lalu
9a7cba22-e69e-4c64-ad89-563ed42c2180-0

Perkuat Kerja Sama Program Strategis dalam Pengelolaan Zakat, Pendidikan, hingga Layanan Sosial Kemanusiaan

1 jam yang lalu
69bf6d6b-c264-43da-98c0-e6d75348cfa8-0

Kapal Evakuasi Dikerahkan untuk Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar

1 jam yang lalu
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

1 jam yang lalu
92952c96-d344-4970-961c-4ac81d8d5d78-0

Dinkes Mimika Perluas Skrining HIV-AIDS dan Akses Obat ARV

2 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (466)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (824)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (168)
  • Nusantara (568)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (484)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.