Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Kerugian Ekonomi Iran akibat Operasi Epic Fury Tembus Rp4.400 Triliun
Internasional

Kerugian Ekonomi Iran akibat Operasi Epic Fury Tembus Rp4.400 Triliun

Matthew Martin - beritabaru1.com Reporter Kamis, 06 Agustus 2026 pukul 03:40 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1785947932_4f9b496bb5f6455dcbd6
Foto : Matthew Martin - beritabaru1.com

Estimasi Kerugian Ekonomi Iran Capai Rp4.400 Triliun Pasca Operasi Epic Fury

Beritabaru1.com – Kerugian Ekonomi Iran akibat Operasi Epic Fury diperkirakan mencapai angka yang sangat signifikan, yakni US$280 miliar atau setara dengan Rp4.400 triliun. Pernyataan ini disampaikan oleh Hossein Nouhi, seorang pakar konstruksi bersertifikat yang bekerja di kotamadya Teheran. Ia mengemukakan data tersebut dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Perencanaan Kota Universitas Teheran. Angka ini mencerminkan dampak besar yang dialami negara tersebut dalam konflik terkini.

Nouhi menegaskan bahwa perhitungan ini hanya mencakup kerugian langsung selama fase pembukaan operasi tempur yang berlangsung selama 40 hari. Jumlah tersebut belum memasukkan biaya pemulihan produksi industri maupun faktor tidak berwujud seperti kerusakan psikologis masyarakat. Selain itu, kerusakan akibat operasi lanjutan serta dampak blokade angkatan laut yang masih berjalan juga belum diperhitungkan dalam estimasi ini. Hal ini menunjukkan bahwa angka sebenarnya bisa saja lebih tinggi.

Konsentrasi Serangan di Teheran

Menurut data Departemen Perencanaan Kota dan Arsitektur Kotamadya Teheran, ibu kota Iran menjadi wilayah yang paling parah terkena dampak perang. Total 650 serangan telah terkonfirmasi mengenai Teheran. Namun, distribusi serangan tidak merata di seluruh wilayah kota. Beberapa area strategis mengalami tekanan lebih besar dibandingkan wilayah residensial biasa.

Dari 22 distrik yang ada di Teheran, Distrik 4 mencatatkan jumlah serangan tertinggi dengan 90 kali. Wilayah ini mencakup Lavizan, sebuah lingkungan di timur laut yang menjadi markas besar Organisasi Industri Dirgantara. Organisasi ini merupakan anak perusahaan militer-industri utama di bawah Kementerian Pertahanan Iran. Selain itu, Distrik 4 juga dicurigai menampung fasilitas penelitian nuklir rahasia serta garnisun militer yang diperkuat.

Beberapa distrik lain juga mengalami kerusakan signifikan selama konflik berlangsung. Secara keseluruhan, serangan terhadap Teheran menghancurkan atau merusak sebanyak 50.849 rumah. Dari jumlah tersebut, 2.042 unit hancur total dan 9.315 unit mengalami kerusakan berat. Kondisi ini menambah beban pemulihan infrastruktur yang akan dilakukan pemerintah.

Perbandingan dengan Estimasi Barat

Angka kerugian US$280 miliar ini jauh lebih tinggi dibandingkan estimasi yang dikeluarkan oleh pihak Barat. Pada bulan Mei lalu, Foundation for the Defense of Democracies (FDD) memperkirakan kerugian ekonomi Iran berada di kisaran US$50 miliar hingga US$300 miliar, dengan angka paling mungkin di titik US$144 miliar. Perbedaan ini menunjukkan variasi metodologi perhitungan yang digunakan.

Daniel Swift, analis senior FDD, menyatakan bahwa estimasi total biaya sering kali belum memperhitungkan biaya pembangunan kembali jaringan proksi regional, hilangnya modal manusia, inflasi masa perang yang astronomis, serta pembiayaan rekonstruksi yang bisa bernilai ratusan miliar dolar tambahan.

Dampak Ekonomi Jangka Panjang

Sebelum perang pecah, Iran sudah mengalami keruntuhan ekonomi efektif yang memicu protes besar-besaran. Perang memperburuk situasi ini, terutama melalui inflasi yang meledak karena pemerintah terus mencetak uang untuk membiayai Garda Revolusi sementara ekonomi terhenti. Kondisi ini menciptakan tekanan tambahan pada masyarakat kelas menengah.

Econom Mohammad-Mehdi Behkish menyatakan bahwa Iran membutuhkan investasi sekitar US$500 miliar untuk membangun kembali kerusakan perang, memulihkan pertumbuhan, dan memodernisasi industri. Mengingat keterbatasan sumber daya domestik, dana ini sangat bergantung pada sumber internasional. Tanpa bantuan luar, proses pemulihan akan memakan waktu lebih lama.

Gubernur Bank Sentral, Abdolnaser Hemmati, melaporkan bahwa pendapatan per kapita Iran telah turun sebesar 47%, mencapai level terendah yang tidak terlihat sejak tahun 1990-an. Selain itu, Iran mencatat angka tertinggi dalam Misery Index (indikator gabungan tingkat inflasi dan pengangguran) yang mencapai 91,1 poin, melonjak tajam dari 51,7 poin pada tahun 2022. Data ini menunjukkan betapa beratnya beban ekonomi yang harus ditanggung rakyat Iran.

FAQ: Kerugian Ekonomi Iran akibat Operasi Epic Fury

Berapa total kerugian ekonomi Iran menurut estimasi terbaru? Kerugian ekonomi Iran akibat Operasi Epic Fury diperkirakan mencapai US$280 miliar atau setara Rp4.400 triliun.

Apakah angka tersebut sudah termasuk biaya pemulihan? Belum. Perhitungan ini hanya mencakup kerugian langsung selama fase pembukaan operasi tempur selama 40 hari, belum termasuk biaya pemulihan produksi industri.

Wilayah mana yang paling parah terkena dampak? Teheran menjadi wilayah yang paling parah dengan total 650 serangan terkonfirmasi, khususnya Distrik 4 yang mencatat 90 kali serangan.

Berapa investasi yang dibutuhkan untuk rekonstruksi? Menurut ekonom Mohammad-Mehdi Behkish, Iran membutuhkan investasi sekitar US$500 miliar untuk membangun kembali kerusakan perang dan memodernisasi industri.

Related Reading

  • Latest articles and updates: Kerugian Ekonomi Iran akibat Operasi Epic
Bagikan:

Berita Terkait

1785945097_bff8a698a94030de3211

AS Kucurkan Tambahan Rp3,8 Triliun untuk Atasi Wabah Ebola di Kongo

6 Agu 2026
1785946077_412d654df1a418c8001e

Krisis Sungai Eropa: Kekeringan Ekstrem dan Rekor Terendah Terlihat dari Luar Angkasa

6 Agu 2026
1785946890_95b3a0c37f96a44d68c4

Maskapai AS Larang Robot Humanoid Masuk Pesawat, Ini Alasannya

6 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785943456_2f6dd24a47500a93a8fd

PB Orado Resmi Selenggarakan Turnamen Domino Piala Panglima TNI

2 jam yang lalu
1785943317_81e15920c665a3d75b74

Berbagi Jadi Fokus Utama Program

2 jam yang lalu
1785944450_d751c3b4ffa778f42886

Dosen FIP Kampus Ini Dampingi Guru PAUD Cirebon, Kembangkan Pembelajaran STEM Berbasis Bermain

2 jam yang lalu
1785943448_8d23142531a613adb59d

El Nino, Pemprov DKI Setuju Modifikasi Cuaca Dua Kali Sepekan

2 jam yang lalu
1785943545_7d1cfd83368418f16d34

Mengapa Jean Grey Berbeda di Spider-Man 4? Kevin Feige Menjelaskan

2 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (480)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (278)
  • Humaniora (852)
  • Internasional (447)
  • Jabar (87)
  • Jelita (20)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (21)
  • Megapolitan (174)
  • Nusantara (591)
  • Olahraga (196)
  • Opini (73)
  • Otomotif (34)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (262)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (493)
  • Teknologi (245)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • PB Orado Resmi Selenggarakan Turnamen Domino Piala Panglima TNI
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.