Kucing di Rusia Viral Usai Ketahuan Selundupkan Narkoba ke Penjara
Beritabaru1.com – Sebuah momen unik berhasil merebut perhatian publik internasional ketika seekor kucing tertangkap tangan sedang menyelundupkan narkoba ke dalam penjara. Video yang mengabadikan kejadian tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial, memicu diskusi hangat di kalangan netizen. Dalam rekaman yang viral tersebut, terlihat jelas seorang petugas sipir berusaha menahan sang kucing yang terus berontak untuk meloloskan diri dari cengkeraman tangannya.
Sementara itu, rekan kerjanya sibuk melepaskan kalung berisi barang terlarang dari leher hewan tersebut. Aksi tidak biasa ini terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Nomor 17 yang terletak di wilayah Nizhny Novgorod, Rusia. Dilansir dari NewsGram, petugas yang curiga dengan gerak-gerik kucing langsung menghentikannya untuk diperiksa lebih lanjut. Kecurigaan mereka terbukti ketika ditemukan kalung rakitan yang menyimpan paket zat terlarang di dalamnya.
Perencanaan Pengiriman yang Gagal
Berdasarkan keterangan resmi dari Layanan Pemasyarakatan Federal Rusia (FSIN), narkoba yang diselipkan pada kalung kucing tersebut rencananya akan dikirimkan kepada dua orang narapidana di dalam fasilitas pemasyarakatan tersebut. Beruntung, aksi “penyelundup berbulu” ini berhasil digagalkan sebelum barang itu sampai ke tangan penerimanya. Petugas berhasil mengamankan kalung tersebut tepat pada waktunya.
Setelah kalung berisi narkoba dilepas, pihak berwenang memastikan kondisi kucing dalam keadaan aman dan langsung melepaskannya. Saat ini, kepolisian telah membuka penyelidikan untuk melacak pelaku utama yang memanfaatkan hewan tersebut, sekaligus membongkar metode pelatihan yang digunakan hingga sang kucing bisa menemukan jalan menuju penjara. Proses investigasi masih berlangsung untuk mengungkap jaringan lengkap di balik operasi penyelundupan ini.
Respons Netizen yang Beragam
Unggahan tersebut langsung memicu beragam respons dari netizen di internet. Salah satu pengguna media sosial melontarkan komentar kocak terkait keputusan petugas yang membebaskan sang kucing.
“Tidak benar bagi mereka untuk membebaskan sang pelaku; melihat dari tipenya, mereka mungkin akan melakukan aksi yang sama lagi,” tulisnya.
Sementara itu, pengguna lain ikut menanggapi dengan canda, “Katanya kucing ini punya koneksi politik.” Ada pula netizen yang heran melihat gaya kucing tersebut setelah dilepas dengan berkomentar, “Jadi pria ini bakal jalan-jalan di jalanan begitu saja sambil mengayunkan tangannya? Aku tidak percaya.” Komentar-komentar ini menunjukkan betapa viralnya kejadian ini di media sosial.
Fenomena Hewan sebagai Kurir Narkoba
Fenomena pemanfaatan hewan sebagai kurir barang terlarang sebenarnya bukan pertama kali ini terjadi. Metode ini kerap digunakan jaringan kejahatan untuk menembus keamanan penjara, termasuk di Rusia yang sudah beberapa kali mencatat kasus serupa. Kucing, dengan ukurannya yang kecil dan kemampuan navigasi yang baik, menjadi pilihan ideal untuk misi penyelundupan.
Hal yang sama juga pernah terjadi di Penjara Welikada, Sri Lanka, pada 2020 ketika seekor kucing diamankan usai ketahuan membawa heroin, kartu SIM, dan cip memori. Selain itu, otoritas penjara di Kosta Rika tahun 2025 juga menangkap seekor kucing yang membawa paket ganja serta kokain untuk para tahanan. Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa tren menggunakan hewan sebagai kurir narkoba semakin meningkat secara global.
(NewsGram/Z-2)

