Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Australia Tambah Denda untuk Perusahaan yang Beri Akses Anak-Anak Gunakan Medsos
Internasional

Australia Tambah Denda untuk Perusahaan yang Beri Akses Anak-Anak Gunakan Medsos

Mark Jones - beritabaru1.com Reporter Minggu, 28 Juni 2026 pukul 05:05 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
0e847a9b-e78d-46c0-b0aa-b858f94ea79b-0
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com

Special Plan: Australia Perketat Regulasi Media Sosial untuk Anak-Anak

Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum

Beritabaru1.com – Menjadi langkah penting pemerintah Australia dalam mengatasi masalah akses anak-anak di bawah usia 16 tahun ke platform media sosial. Melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan pada Sabtu (27/6), Perdana Menteri Anthony Albanese menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan mengendalikan dampak negatif media sosial terhadap generasi muda. “Special Plan ini mencerminkan komitmen kami untuk melindungi anak-anak dari risiko digital yang semakin kompleks,” ujarnya. Meski kebijakan telah berlaku sejak Desember lalu, Albanese mengatakan masih ada kegagalan dari perusahaan teknologi dalam mematuhi aturan.

Penegakan Denda yang Lebih Keras

Dalam Special Plan, pemerintah Australia memperketat sanksi terhadap perusahaan penyedia media sosial yang tidak memenuhi kewajiban. Denda maksimum yang dikenakan kini mencapai 99 juta dolar Australia (sekitar Rp1,1 triliun), dua kali lipat dari batas sebelumnya sebesar 49,5 juta dolar. Kebijakan ini memaksa platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube untuk lebih ketat mengawasi usia pengguna. Regulator menekankan bahwa denda akan diberikan kepada perusahaan yang tidak berupaya membatasi akses anak-anak dengan metode seperti verifikasi usia atau pengaturan batasan waktu.

Penguatan Wewenang Komisaris eSafety

Special Plan juga memberikan kekuatan lebih besar kepada Komisaris eSafety Australia. Instansi ini kini dapat meminta data dan dokumen lengkap dari perusahaan teknologi, termasuk penyedia layanan verifikasi usia dan aplikasi pihak ketiga. Tugas komisaris mencakup memantau metode penghindaran pembatasan usia, seperti akun palsu atau penggunaan akun teman. “Dengan wewenang baru ini, kita bisa memastikan kepatuhan terhadap aturan dengan lebih efektif,” tambah Albanese, menyoroti kebijakan sebagai bagian dari upaya perlindungan anak-anak secara komprehensif.

“Special Plan ini tidak hanya mengatur akses, tetapi juga menegaskan tanggung jawab perusahaan teknologi dalam melindungi kepentingan anak-anak,” kata Komisaris eSafety Australia, menyoroti bahwa pengawasan terhadap usia pengguna menjadi lebih intensif.

Kebijakan Awal dan Perkembangan Penegakan

Australia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan larangan penggunaan media sosial berdasarkan usia. Undang-undang ini mulai berlaku 10 Desember lalu dengan tujuan mencegah dampak negatif seperti paparan kekerasan, isu perundungan, dan adiksi. Namun, dalam enam bulan pertama, lebih dari 5 juta akun anak-anak di bawah 16 tahun telah dihapus atau dibatasi. Meski begitu, studi terbaru menunjukkan bahwa 85% anak masih mengakses media sosial, menunjukkan bahwa Special Plan perlu dijalankan lebih ketat.

Perbandingan dengan Negara Lain

Kebijakan Special Plan menginspirasi negara-negara lain untuk mengambil langkah serupa. Indonesia, misalnya, telah meluncurkan larangan penggunaan media sosial berdasarkan usia sejak Maret lalu. Di Prancis, regulasi sedang diuji coba untuk membatasi akses anak di bawah 15 tahun. Inggris, Denmark, dan Yunani juga menyiapkan aturan serupa. “Special Plan ini menunjukkan tren global dalam memperkuat perlindungan anak-anak dari dampak teknologi,” kata analis kawasan, menyoroti bahwa Australia menjadi pelopor dalam inisiatif ini.

Konteks dan Tujuan Kebijakan

Pengumuman Special Plan berasal dari kekhawatiran pemerintah Australia akan efek jangka panjang media sosial terhadap kesehatan mental dan fisik anak. Regulator menegaskan bahwa aturan ini tidak hanya menghapus akun, tetapi juga mendorong perusahaan teknologi untuk mengembangkan fitur pendidikan digital dan perlindungan anak. “Special Plan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan media sosial yang aman dan bermakna bagi anak-anak,” jelas Menteri Komunikasi Australia, mengingat bahwa penggunaan platform digital terus meningkat di kalangan generasi muda.

Bagikan:

Berita Terkait

1785937198_8350dce974521f15779c

Hubungan Memanas, AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Viotti

5 Agu 2026
1785937810_d8f7b6f0054b76f6c7a3

Taiwan Gelar Latihan Militer Han Kuang, Simulasikan Invasi Tiongkok

5 Agu 2026
58616eb2-dfac-464a-82d5-c12bda79d1fc-0

Andy Burnham Janji Berantas Penyeberangan Kapal Kecil Migran di Inggris

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785935754_e499df15eae3f91719d2

War Tiket Upacara HUT ke-81 RI Dibuka lagi 6-7 Agustus, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

38 thetic yang lalu
1785935962_c7df5dc1821e43452f08

AFC Setujui Jadwal Final Piala Presiden Elite 2026, Aturan Rehat 48 Jam Sah

1 menit yang lalu
1785936465_ef386dc68c219e8529a9

Hendri Satrio Hadiri Panggilan Ditjen Pajak Soal Podcast Ferry Latuhihin

1 menit yang lalu
Screenshot

Cara Update Android ke Versi Terbaru tanpa Takut Data Hilang

1 menit yang lalu
1785936323_128142fcfd53ce00af3e

Susunan Pemain Milan vs Inter : Derby della Madonnina di Perth Australia

2 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (474)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (833)
  • Internasional (436)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (21)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (260)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (492)
  • Teknologi (242)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • War Tiket Upacara HUT ke-81 RI Dibuka lagi 6-7 Agustus, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.