Hendri Satrio Hadir dalam Panggilan Ditjen Pajak Terkait Podcast Ferry Latuhihin
Klarifikasi Perpajakan yang Berlangsung Efisien
Beritabaru1.com – Pengamat politik dan pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio atau yang lebih dikenal dengan nama Hensa, telah memenuhi undangan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan. Pemanggilan ini berkaitan dengan pemeriksaan perpajakan yang dilakukan terhadap ekonom Ferry Latuhihin.
Setelah menyelesaikan proses klarifikasi, Hensa menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja petugas pajak. Ia menilai bahwa para petugas bekerja secara objektif dan profesional, tanpa terpengaruh oleh opini publik maupun polemik yang sedang berkembang di masyarakat.
Komitmen terhadap Prosedur Otoritas Perpajakan
Hendra menegaskan bahwa kehadirannya dalam panggilan tersebut mencerminkan bentuk komitmen dan kepercayaan terhadap prosedur yang dijalankan oleh otoritas perpajakan negara. Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan berlangsung dengan cepat dan efisien.
Saya kagum sama petugas Ditjen Pajak itu kemarin. Dia tidak melebar ke mana-mana, sangat profesional dan fokus pada apa yang memang dicari. Terlepas dari berbagai kontroversi, petugas pajaknya tidak bicara seperti itu, dia murni melakukan tugasnya saja.
Penjelasan Mengenai Hadiah untuk Narasumber
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penyidik berpusat pada substansi serta bentuk apresiasi yang diberikan kepada Ferry Latuhihin saat diundang sebagai narasumber dalam podcast. Hensa membeberkan secara transparan kepada petugas pajak bahwa dirinya tidak pernah memberikan imbalan dalam bentuk uang tunai kepada narasumber, melainkan hanya sebatas buah tangan sederhana.
Yang ditanya sebenarnya pertanyaannya satu saja, ‘Mas Hensa mengundang Prof. Ferry Latuhihin dikasih honor ya?’ Saya jawab tidak pernah kasih uang. Semua narasumber saya pilihannya cuma dua, buah atau cookies. Waktu itu Prof. Ferry saya kasih cookies seharga Rp125 ribu sampai Rp150 ribu.
Imbauan untuk Publik
Lebih lanjut, Hensa menilai bahwa proses klarifikasi perpajakan merupakan rutinitas kelembagaan yang patut dihormati oleh seluruh warga negara. Ia mengimbau publik untuk tidak bersikap reaktif atau menghindari panggilan instansi pemerintah selama tidak ada hal yang disembunyikan.
Nah itu yang saya hindari, makanya saya datang. Petugas pajak hanya menjalankan kewajiban, kita datang saja agar semuanya jelas.
Pernyataan ini disampaikan oleh Hensa di Jakarta pada hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Hendri Satrio Hadiri Panggilan Ditjen Pajak?
Hendri Satrio Hadiri Panggilan Ditjen Pajak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Hendri Satrio Hadiri Panggilan Ditjen Pajak matter?
Hendri Satrio Hadiri Panggilan Ditjen Pajak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
