Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Bank Sentral Global Obral Surat Utang AS akibat Perang Timur Tengah
Internasional

Bank Sentral Global Obral Surat Utang AS akibat Perang Timur Tengah

Karen Smith - beritabaru1.com Reporter Selasa, 19 Mei 2026 pukul 22:22 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1779203631_338171405bd8f9acc2e3
Foto : Karen Smith - beritabaru1.com

Special Plan: Bank Sentral Global Kurangi Utang AS Akibat Perang Timur Tengah

Beritabaru1.com – Dalam rangka menangani dampak ekonomi dari perang Timur Tengah, Bank Sentral Global mulai menerapkan Special Plan yang berfokus pada pengurangan kepemilikan obligasi AS (Treasuries). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kenaikan harga minyak mentah yang signifikan, yang telah memengaruhi defisit transaksi berjalan dan kekhawatiran inflasi di berbagai negara. Dengan Special Plan, otoritas keuangan dunia berupaya menjaga stabilitas nilai mata uang lokal serta mengurangi risiko volatilitas pasar.

Analisis Penurunan Kepemilikan Obligasi AS di Maret

Menurut data dari Departemen Keuangan AS yang dirilis Senin (18/5), negara-negara seperti Tiongkok dan Jepang tercatat mengurangi kepemilikan obligasi AS secara signifikan. Untuk Tiongkok, jumlah kepemilikan obligasi AS turun menjadi US$652,3 miliar atau sekitar Rp11,5 kuadriliun, menunjukkan penurunan hingga 6% dibandingkan bulan Februari. Angka ini mencerminkan penurunan terbesar sejak periode krisis September 2008.

Jepang, yang sebelumnya menjadi pemegang utang AS terbesar dunia, juga terkena dampak dari Special Plan ini. Kepemilikan obligasi AS Jepang berkurang sebesar US$47 miliar, sehingga total kepemilikan mereka sekarang mencapai US$1,191 triliun atau sekitar Rp21 kuintiliun. Dalam konteks keseluruhan, total kepemilikan asing atas obligasi AS mengalami penurunan mencapai US$9,25 triliun di Maret, dari US$9,49 triliun di Februari.

Geopolitik dan Perubahan Pola Investasi

Kenaikan harga minyak yang parah akibat perang Timur Tengah telah mendorong investor untuk mencari imbal hasil yang lebih tinggi, termasuk di pasar obligasi AS. Namun, kekhawatiran terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik membuat beberapa bank sentral mengambil langkah pencegahan. Special Plan ini dirancang untuk mengurangi tekanan terhadap cadangan devisa negara, terutama di Asia, dengan mengalihkan investasi dari mata uang dolar AS ke aset lokal atau alternatif lain.

Dilaporkan adanya fenomena shadow holdings yang terjadi, terutama di Tiongkok. Negara tersebut diduga menggunakan pusat kustodian di Belgia dan Luksemburg sebagai saluran investasi untuk mengurangi risiko volatilitas. Menurut Tianchen Xu, ekonom senior di Economist Intelligence Unit, meskipun data penurunan kepemilikan Tiongkok terlihat signifikan, jika menghitung Special Plan dan efek pasar jangka pendek, perubahan tersebut sebenarnya cukup stabil.

“Pembuat kebijakan di AS berharap Jepang tidak terus-menerus menjual Treasury untuk menstabilkan mata uangnya. Sebagai bagian dari Special Plan, AS menawarkan kesepakatan perdagangan mineral kritis, teknologi canggih, dan pertahanan untuk membantu mengurangi tekanan pada cadangan devisa Jepang tanpa mengganggu pasar obligasi AS,”

ungkap Vikas Pershad, manajer portofolio di M&G Investments. Pandangan ini menggambarkan upaya AS untuk memperkuat kepercayaan investor dalam menghadapi perang Timur Tengah.

Konflik Timur Tengah tidak hanya memicu peningkatan yield (imbal hasil) obligasi AS, tetapi juga berdampak pada kerugian valuasi besar-besaran. Dalam bulan Maret saja, kerugian tercatat mencapai US$142,1 miliar untuk kepemilikan Treasury jangka panjang. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pola investasi global, yang terutama dipengaruhi oleh Special Plan dan kebijakan moneternya.

Data untuk bulan April, yang akan dirilis bulan depan, menjadi indikator kritis mengukur sejauh mana Special Plan berhasil menstabilkan pasar. Dengan adanya perang Timur Tengah yang berkelanjutan, kemungkinan langkah-langkah lebih lanjut dari bank sentral global akan dilakukan untuk memastikan kepercayaan investor tetap terjaga, sekaligus mengurangi risiko kehilangan nilai aset yang dimiliki.

Bagikan:

Berita Terkait

1785937198_8350dce974521f15779c

Hubungan Memanas, AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Viotti

5 Agu 2026
1785937810_d8f7b6f0054b76f6c7a3

Taiwan Gelar Latihan Militer Han Kuang, Simulasikan Invasi Tiongkok

5 Agu 2026
58616eb2-dfac-464a-82d5-c12bda79d1fc-0

Andy Burnham Janji Berantas Penyeberangan Kapal Kecil Migran di Inggris

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

Gerai Roti Premium Asal Singapura Ini Bidik Komunitas dan Pecinta Artisan Bakery

7 thetic yang lalu
1785937198_8350dce974521f15779c

Hubungan Memanas, AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Viotti

47 thetic yang lalu
1785937253_943a1af2978afef64b8e

Menhan Sebut Kebutuhan Alutsista dan Amunisi TNI Mulai Terpenuhi

59 thetic yang lalu
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan, Persoalkan Penetapan Tersangka

1 menit yang lalu
1785937117_64248b9d6c098292baee

Pengamat Nilai Rencana Pemerintah yang Wajibkan Industri Gula Rafinasi Miliki Kebun Tebu Sendiri tak Logis

1 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (473)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (436)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (21)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (258)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (490)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Gerai Roti Premium Asal Singapura Ini Bidik Komunitas dan Pecinta Artisan Bakery
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.