Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Iran: Amerika Mudah Berjanji, Semudah Mengingkarinya
Internasional

Iran: Amerika Mudah Berjanji, Semudah Mengingkarinya

Emily Davis - beritabaru1.com Reporter Selasa, 14 Juli 2026 pukul 01:44 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1783948792_e95555647d6281646425
Foto : Emily Davis - beritabaru1.com

Topics Covered: Iran dan Amerika Serikat dalam Perjanjian Baru

Beritabaru1.com – Dalam artikel ini mengupas dinamika hubungan antara Iran dan Amerika Serikat terkait pelanggaran perjanjian yang terjadi beberapa waktu lalu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyoroti bahwa AS adalah pihak pertama yang melanggar kesepakatan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh kedua negara. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers mingguan pada Senin (13/7), di mana ia menjelaskan berbagai isu terkini di kawasan, termasuk kebijakan agresif AS terhadap Iran. Menurut Baqaei, tindakan AS tersebut bertentangan dengan prinsip internasional dan mengancam perjanjian yang baru saja tercapai.

Latar Belakang Perjanjian MoU

Perjanjian MoU antara Iran dan Amerika Serikat ditandatangani di Islamabad sebagai upaya untuk menyelesaikan konflik yang berkepanjangan. MoU ini mengatur kerja sama dalam beberapa aspek, termasuk keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, Baqaei mengkritik tindakan AS yang terkesan tidak konsisten, mengingat janji-janji yang diberikan di masa lalu sering kali tidak dipenuhi. Ia menegaskan bahwa Iran selalu menjalankan perundingan dengan serius dan mengutamakan kepentingan rakyatnya, sementara AS justru bergerak dengan sikap tidak sabar.

Pelanggaran Pasal 5 MoU

Baqaei menyebutkan bahwa AS melanggar Pasal 5 MoU sebelum tenggat waktu satu bulan berakhir. Dalam sebuah kutipan, ia mengatakan, “

Washington begitu tidak sabar dalam melanggar perjanjian hingga tidak menunggu tenggat waktu yang ditetapkan. Mereka mulai mengabaikan kesepakatan sejak hari pertama.

” Hal ini menunjukkan bahwa AS tidak hanya melanggar perjanjian secara verbal, tetapi juga secara nyata dengan tindakan konkret. Pelanggaran tersebut membuat Iran merasa tidak adil, karena mereka terus berusaha memenuhi kewajibannya dalam perjanjian, sementara AS malah mengingkari komitmen yang dijanjikan.

Kritik terhadap Klaim Trump

Menanggapi klaim Presiden AS Donald Trump bahwa delegasi Iran di Muscat telah menyetujui semua isu, termasuk mengenai Selat Hormuz, Baqaei menyangkalnya. Ia menegaskan bahwa MoU hanya fokus pada masalah Selat Hormuz, yang diatur dalam Paragraf 5. “Kebohongan menjadi bagian dari kebiasaan pemerintah Amerika Serikat, dan mereka terbiasa melakukan itu,” tambahnya. Kritik ini menyoroti kecenderungan AS untuk mengubah atau mengabaikan kesepakatan yang telah dibuat, terutama ketika hal itu bermanfaat bagi kepentingan politik mereka.

Teheran dan Upaya dengan Oman

Baqaei juga menyoroti bahwa upaya Iran untuk menegosiasikan mekanisme kerja sama dengan Oman guna memastikan keamanan pelayaran di Selat Hormuz terganggu oleh tekanan dari AS. Dalam wawancara terpisah, ia menjelaskan bahwa AS terus-menerus memberikan tekanan langsung dan tidak langsung, baik melalui sanksi ekonomi maupun langkah diplomatik. “Karena tekanan tersebut, kita belum bisa mencapai hasil yang diharapkan,” tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan AS tidak hanya berdampak pada hubungan bilateral dengan Iran, tetapi juga menghambat kerja sama multilateral dalam isu keamanan pelayaran.

Impak pada Hubungan Internasional

Topics Covered dalam artikel ini juga mencakup dampak dari pelanggaran MoU terhadap hubungan internasional. Penurunan kepercayaan Iran terhadap AS berpotensi memengaruhi kerja sama dengan negara-negara lain, terutama yang terlibat dalam isu keamanan laut. Baqaei menyatakan bahwa AS terus-menerus mengingkari janji-janji mereka, termasuk dalam perjanjian yang diharapkan dapat menjadi titik balik dalam konflik regional. Dengan memperkuat sikap kritis terhadap AS, Iran berupaya membangun aliansi baru untuk mendukung kepentingannya dalam menegakkan prinsip hukum internasional.

Langkah Terdepan dan Kesimpulan

Dalam rangka menjaga keberlanjutan perjanjian, Iran menekankan perlunya transparansi dan kepatuhan dari pihak AS. Topics Covered dalam artikel ini menggambarkan dinamika kebijakan luar negeri Iran yang fokus pada keadilan dan konsistensi, sementara AS dianggap sering kali bersikap tidak konsisten. Meski begitu, Baqaei menegaskan bahwa Iran tetap optimis dan terbuka untuk diskusi lebih lanjut, selama AS menunjukkan komitmen yang jelas terhadap kesepakatan. Kebijakan ini menjadi contoh bagaimana pelanggaran perjanjian dapat memicu perubahan strategi dalam hubungan internasional.

Bagikan:

Berita Terkait

58616eb2-dfac-464a-82d5-c12bda79d1fc-0

Andy Burnham Janji Berantas Penyeberangan Kapal Kecil Migran di Inggris

3 Agu 2026
2e60986b-ce64-47d7-a7f7-14a544346333-0

Batal Lancarkan Serangan Besar, Donald Trump Sebut Negosiasi AS-Iran Dimulai Senin

3 Agu 2026
a2098e1f-7971-4956-972b-2aba01d6b4f1-0

13 Orang Tewas Termasuk Turis Eropa usai Pesawat Jatuh dan Terbakar di Nazca Peru

3 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785938750_1f6d0ac7f79022978937

Industri Taman Rekreasi Gerakkan Pertumbuhan Pariwisata

6 thetic yang lalu
1785938661_e83bd536096d6601b7d1

Perluas Ekosistem dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

47 thetic yang lalu
1785938670_46a5b6db42413440ef6f

Korsel Dilanda Gelombang Panas, Liga Bisbol Profesional Korea Dibatalkan

1 menit yang lalu
1785938891_8ab2d80520fe9e173d5d

Pengelolaan Sampah Berbasis Warga Diperkuat, Limbah Organik Disulap Jadi Peluang Usaha

1 menit yang lalu
dbd15ca3-7fe4-415b-8eab-807cbfe8970d-0

Rey Mbayang dan Dinda Hauw Naik Gunung Merbabu: Kita Itu Ternyata Kecil Banget Yaa

2 hari yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (470)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (272)
  • Humaniora (832)
  • Internasional (434)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (582)
  • Olahraga (195)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (253)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (489)
  • Teknologi (241)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Industri Taman Rekreasi Gerakkan Pertumbuhan Pariwisata
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.