Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Wali Kota New York Ngaku Tak Punya Wewenang Tangkap Benjamin Netanyahu
Internasional

Wali Kota New York Ngaku Tak Punya Wewenang Tangkap Benjamin Netanyahu

Mark Jones - beritabaru1.com Reporter Kamis, 23 Juli 2026 pukul 06:03 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1784758812_ab0beb5440116a011efb
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com
Foto : Mark Jones - beritabaru1.com

Mamdani Akui Keterbatasan Wewenang Menangkap Netanyahu

Beritabaru1.com – Wali kota New York City, Zohran Mamdani, akhirnya mengakui secara terbuka bahwa ia tidak memiliki kekuatan hukum untuk menangkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, apabila sang pemimpin negara tersebut berkunjung ke wilayahnya. Pengakuan ini bertolak belakang dengan janji-janji yang pernah ia sampaikan selama masa kampanye pemilihan umum. Sebelumnya, Mamdani sempat bersikap tegas dan menyatakan akan memerintahkan kepolisian kota untuk menahan Netanyahu sesuai dengan surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Berdasarkan unggahan video di platform media sosial, Mamdani menjelaskan bahwa setelah tim hukumnya menelaah berbagai celah hukum yang tersedia, pemerintah kota tidak memiliki legitimasi mandiri untuk melaksanakan surat perintah penangkapan tersebut. “Namun, pemerintah federal memilikinya. Dan saya menyerukan kepada mereka untuk bergabung dengan ICC dan mengeksekusi surat perintah ini,” jelas Mamdani dengan tegas. Penjelasan ini menunjukkan bahwa meskipun kota memiliki otoritas lokal, penangkapan terhadap kepala negara asing memerlukan koordinasi dengan otoritas federal Amerika Serikat.

Status Hukum dan Kunjungan yang Akan Datang

Mamdani menegaskan bahwa Netanyahu tetap “tidak disambut” di New York City. Kota tersebut rencananya akan dikunjungi oleh Perdana Menteri Israel pada bulan September mendatang untuk menghadiri Majelis Umum PBB di New York. Secara teknis, Netanyahu dapat ditangkap jika menginjakkan kaki di negara anggota ICC. Namun, Amerika Serikat bukanlah negara anggota lembaga peradilan internasional tersebut, sehingga menciptakan kerumitan hukum tersendiri. Situasi ini menjadikan posisi Wali Kota New York Ngaku sebagai pihak yang berada di tengah-tengah konflik hukum internasional.

Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Netanyahu tidak akan ditangkap dalam bentuk apa pun saat berada di AS. Pernyataan Trump tersebut disampaikan melalui Truth Social sebagai respons atas wawancara Mamdani dengan New York Times, di mana sang walikota sempat mengaku sedang berdiskusi aktif dengan penegak hukum terkait eksekusi surat perintah ICC. Pernyataan Trump ini memberikan kepastian hukum bagi Netanyahu selama berada di wilayah Amerika Serikat, meskipun ada tekanan dari berbagai pihak internasional.

“Dia sedang berjuang melawan Republik Islam Iran, yang baru-baru ini membunuh 52.000 demonstran tak berdosa, dan telah menghabiskan 47 tahun terakhir membunuh Tentara Amerika, dan lainnya.”

Kritik dan Dukungan Politik

Selama masa kampanyenya, Mamdani berulang kali menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang dan menyebut konflik di Gaza sebagai genosida. Ia bahkan berjanji akan memerintahkan kepolisian untuk menangkap Netanyahu jika tiba di New York demi menghormati keputusan ICC yang dikeluarkan pada 2024 lalu. Langkah dan retorika Mamdani menuai kritik keras dari pihak Israel, termasuk dari Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, yang memberikan tanggapan menohok atas pernyataan Walikota New York tersebut. “Anda dipilih untuk melayani warga New York, bukan propaganda Hamas,” ujar Danon dengan tegas.

Sikap politik Mamdani mengemuka di tengah pergeseran dukungan pemilih Partai Demokrat terhadap Israel. Jajak pendapat terbaru menunjukkan 58% pemilih Demokrat menilai AS terlalu mendukung Israel, meningkat dari 45% pada tahun 2024. Peningkatan ini mencerminkan perubahan persepsi publik Amerika Serikat terhadap kebijakan luar negeri mereka di Timur Tengah. Dalam konteks ini, pengakuan Wali Kota New York Ngaku menjadi relevan karena menunjukkan adanya pergeseran politik yang lebih luas di tingkat lokal maupun nasional.

Kasus ini juga menyoroti peran kota-kota besar dalam politik internasional. Meskipun tidak memiliki wewenang penuh untuk menangkap kepala negara asing, kota-kota seperti New York dapat menggunakan simbolisme politik untuk menunjukkan posisi mereka terhadap konflik global. Dengan mengakui keterbatasan wewenangnya, Mamdani tidak hanya menunjukkan kejujuran politik, tetapi juga membuka ruang untuk dialog lebih lanjut antara pemerintah kota, federal, dan komunitas internasional.

(BBC/Z-2)

Bagikan:

Berita Terkait

a674ea9c-f697-4b2e-b87c-92e97b35a567-0

Serangan Bom Mobil di Kantor Polisi Kolombia, 10 Orang Terluka

1 Agu 2026
842350fa-8d0c-4238-9379-eeb096a844d4-0

Peluru Perang Dunia II Meledak akibat Kebakaran Hutan di Prancis

1 Agu 2026
ae67d344-5f23-4cb8-a2e1-0598f85eb423-0

Uni Eropa Perpanjang Perlindungan Warga Ukraina, Pria Wajib Militer jadi Sorotan

31 Jul 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

0bbcbfd2-9ea7-4ce4-8b2e-22d8070be720-0

Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

1 jam yang lalu
9a7cba22-e69e-4c64-ad89-563ed42c2180-0

Perkuat Kerja Sama Program Strategis dalam Pengelolaan Zakat, Pendidikan, hingga Layanan Sosial Kemanusiaan

1 jam yang lalu
69bf6d6b-c264-43da-98c0-e6d75348cfa8-0

Kapal Evakuasi Dikerahkan untuk Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar

2 jam yang lalu
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

2 jam yang lalu
92952c96-d344-4970-961c-4ac81d8d5d78-0

Dinkes Mimika Perluas Skrining HIV-AIDS dan Akses Obat ARV

2 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (466)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (824)
  • Internasional (429)
  • Jabar (81)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (168)
  • Nusantara (568)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (29)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (484)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.