Proses Pembangunan Ulang SDN Kebayoran Lama 09 Dimulai September
Beritabaru1.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anubowo, resmi mengumumkan bahwa SDN Kebayoran Lama 09 Dibangun ulang pada bulan September mendatang. Proyek rehabilitasi ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah mengingat kondisi bangunan yang sudah sangat memprihatinkan. Sekolah yang berlokasi di Jakarta Selatan ini sempat mengalami kerusakan parah dan bahkan roboh sejak dua tahun lalu. Keputusan untuk segera memulai pembangunan ulang ini diambil setelah gubernur melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada hari Jumat, 24 Juli 2025.
Perubahan Rencana Anggaran Pembangunan
Awalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan sebanyak 22 sekolah pada tahun 2026. Namun, adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) serta berbagai upaya efisiensi anggaran menyebabkan jumlah sekolah yang akan dianggarkan menyusut drastis. Kini, hanya tujuh unit sekolah yang masuk dalam daftar prioritas pembangunan. Dari ketujuh sekolah tersebut, empat di antaranya diprioritaskan untuk segera dimulai proses pembangunan ulang.
“Kemarin dalam rapat saya memutuskan ada empat yang saya minta untuk dibangun sekarang juga. Di antaranya adalah tempat ini. Kenapa harus dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Pramono di lokasi.
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 menjadi salah satu dari empat sekolah prioritas tersebut. Total anggaran yang disiapkan untuk keempat proyek prioritas ini mencapai sekitar Rp249 miliar. Dana pembangunan bersumber dari gabungan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan APBD Perubahan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara optimal untuk kepentingan pendidikan.
Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09, terdapat tiga sekolah lain yang juga masuk dalam daftar prioritas pembangunan. Ketiga sekolah ini dipilih berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak akan rehabilitasi. Dengan alokasi anggaran yang memadai, diharapkan keempat sekolah dapat selesai dibangun sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pramono juga menegaskan bahwa ia akan segera menunjuk tim teknis untuk mengawasi jalannya proyek. Tim ini bertugas memastikan pembangunan dikerjakan secara sungguh-sungguh dan sesuai standar. Ia menargetkan proses pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan memakan waktu selama 10 bulan. Target waktu ini memungkinkan sekolah dapat beroperasi kembali pada tahun 2026.
“Rehab ini akan dimulai paling lama adalah September. Paling lama September harus segera dimulai,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp48,1 miliar khusus untuk membangun kembali sekolah tersebut. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Dengan alokasi ini, diharapkan proses rehabilitasi total dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan. Masyarakat Jakarta Selatan dapat menantikan kehadiran gedung sekolah baru yang lebih modern dan aman untuk kegiatan belajar mengajar.

