Pramono Anung Respon Cepat Atas Kerusakan SDN Kebayoran Lama Selatan 09
Beritabaru1.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru saja menyadari bahwa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 mengalami kerusakan parah selama hampir dua tahun tanpa proses perbaikan. Temuan ini memicu respons langsung dari sang gubernur yang menyebut situasi tersebut sebagai pukulan berat bagi dirinya. Pemprov DKI pun segera mengambil langkah konkret untuk membangun kembali gedung sekolah tersebut.
Di Jakarta Utara pada Kamis (23/7), Pramono menyampaikan perasaannya secara terbuka. Ia menekankan bahwa kondisi pendidikan yang seperti ini benar-benar membuat dirinya merasa tersinggung.
“Yang jelas bagi Jakarta, terutama bagi saya pribadi, pendidikan yang kemudian seperti itu benar-benar menampar muka saya,” kata Pramono.
Jadwal Kunjungan dan Keputusan Final
Persoalan pembangunan ulang sekolah ini telah dibahas dalam rapat bersama seluruh jajaran Pemprov DKI. Pramono memastikan akan meninjau langsung lokasi sekolah pada Jumat (24/7) sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Ia menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan sudah dimulai sejak rapat kemarin dan hari ini.
“Tetapi segera akan kita lakukan perbaikan. Kemarin sudah kita rapatkan, hari ini kita rapatkan untuk diputuskan, besok saya melakukan kunjungan lapangan,” ujarnya.
Skema Pembiayaan dan Prioritas Pembangunan
Meskipun sebelumnya tidak mengetahui kondisi sekolah tersebut, Pramono langsung memberikan instruksi kepada jajarannya untuk menyiapkan percepatan pembangunan. Tujuannya adalah agar para siswa segera mendapatkan fasilitas belajar yang layak dan memadai.
Menurutnya, pendidikan merupakan hal yang paling fundamental. Ia juga menyebutkan bahwa kesehatan dan sektor sosial menjadi prioritas utama yang harus segera diperbaiki di Jakarta.
“Intinya adalah pendidikan bagi saya. Pendidikan, kesehatan, dan sosial adalah hal yang paling mendasar yang harus diperbaiki di Jakarta,” tegasnya.
Terkait masalah anggaran, Pramono memastikan bahwa pembangunan sekolah tidak akan terhambat oleh keterbatasan APBD maupun APBD Perubahan. Pemprov DKI telah menyiapkan berbagai skema pembiayaan alternatif, salah satunya adalah pemanfaatan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
“Kita bisa menggunakan dana-dana yang ada, salah satunya KLB dan sebagainya. Intinya, hari ini nanti siang saya akan segera memutuskan kapan ini akan dibangun,” pungkasnya.
(E-4)

