Special Plan: Rano Karno Ajak Jurnalis Ikuti Anugerah Jurnalistik MHT 2026
Beritabaru1.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak insan pers untuk berpartisipasi dalam ajang Special Plan Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) 2026, yang menjadi salah satu program unggulan dalam menghadapi perayaan lima abad Jakarta pada 2027. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan, terutama Bank Jakarta, menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi publik melalui karya jurnalistik berkualitas. Special Plan ini diharapkan mendorong media dalam menyajikan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus merefleksikan transformasi Jakarta yang terus berjalan.
Tema dan Tujuan Special Plan
Special Plan Anugerah Jurnalistik MHT 2026 dirancang dengan tema “Menyongsong 5 Abad Jakarta,” yang menjadi poin utama dalam rangkaian perayaan kota tercinta tersebut. Rano Karno menjelaskan bahwa ajang ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga sebagai wadah untuk menggali potensi jurnalis dalam memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan kota Jakarta. Dengan melibatkan sektor keuangan melalui Bank Jakarta, Special Plan ini juga bertujuan mempromosikan inisiatif-inisiatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Special Plan MHT 2026 menjadi kesempatan bagi jurnalis untuk mengungkap kisah-kisah inspiratif dari masyarakat Jakarta, terutama dalam konteks transformasi digital dan inovasi yang terjadi di sektor keuangan,” ujar Rano dalam siaran pers, Kamis (16/7).
Masa Pendaftaran dan Kategori Karya
Para jurnalis diminta untuk segera memanfaatkan masa pendaftaran hingga 31 Juli 2026, dengan fokus pada kategori khusus seperti “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta.” Rano Karno menegaskan bahwa karya yang dikirimkan harus memadukan aspek kearifan lokal dengan inovasi modern, serta menjawab tantangan tata kota dan ekonomi. Ia juga menyoroti pentingnya karya jurnalistik yang mampu memberikan edukasi dan keterlibatan masyarakat dalam perjalanan Jakarta menuju lima abad ke depan.
“Special Plan ini memberikan kesempatan bagi insan pers untuk menunjukkan kompetensi mereka dalam menghasilkan karya yang relevan dengan isu-isu penting Jakarta. Jangan lewatkan kesempatan ini!” tambah Rano, yang turut meminta para jurnalis untuk mengeksplorasi berbagai sudut pandang dalam peliputan.
Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam penyelenggaraan MHT 2026. Ia menjelaskan bahwa Special Plan ini menjadi ajang yang memperkuat peran media sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kualitas informasi. “Anugerah Jurnalistik MHT bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana untuk merekam perjalanan Jakarta sejak awal abad ke-20 hingga masa kini,” kata Kesit, yang menambahkan bahwa kategori baru tentang literasi bank menunjukkan upaya pemerintah untuk mendekatkan masyarakat dengan dunia keuangan.
“Dengan Special Plan ini, kami berharap muncul karya-karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun kesadaran publik terhadap peran media dalam pengembangan ekonomi dan tata kota Jakarta,” imbuh Kesit, yang mengingatkan para peserta untuk memperhatikan standar profesional dalam penyusunan karya.
Rano Karno juga mengungkapkan bahwa MHT 2026 menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan kebijakan jurnalistik yang lebih inklusif. Ia menekankan bahwa jurnalis harus aktif dalam mencatat setiap perubahan Jakarta, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun budaya. Special Plan ini, menurutnya, memberikan ruang bagi karya-karya yang mampu menjadi bentuk dokumentasi sejarah serta pedoman bagi pembangunan masa depan. Dengan dukungan Bank Jakarta, Rano yakin ajang ini akan menciptakan dampak luas dalam dunia pers dan masyarakat luas.

