Pemprov Sulteng Resmi Tutup Periode Transisi Darurat Gempa Sigi
Beritabaru1.com – Per 31 Juli 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi mengakhiri masa transisi darurat pascagempa di Kabupaten Sigi. Langkah ini menandai peralihan fokus penanganan bencana dari tahap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi yang lebih terstruktur.
Kabupaten Sigi tercatat sebagai wilayah paling parah terdampak oleh gempa bumi yang melanda pada 16 Juni 2026 silam. Dampak kerusakan yang luas mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan penyediaan hunian layak, perbaikan infrastruktur rusak, serta pemulihan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Komitmen Pemerintah Terhadap Pemulihan Berkelanjutan
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menegaskan bahwa berakhirnya masa transisi darurat bukan berarti seluruh penanganan bencana selesai. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan hingga tuntas.
Kami tetap memantau dan mengevaluasi penanganan, khususnya di Kabupaten Sigi. Pemprov Sulteng siap berkoordinasi erat dengan Pemkab Sigi.
Salah satu prioritas utama saat ini adalah percepatan pembangunan hunian sementara atau huntara bagi warga yang masih membutuhkan tempat tinggal. Pemerintah terus memonitor progres pembangunan tersebut dan memastikan pekerjaan yang belum selesai segera dituntaskan.
Pemerintah terus memonitor pembangunan huntara. Kami mengawal pekerjaan yang belum selesai agar masyarakat mendapatkan penanganan yang layak.
Ungkapan tersebut disampaikan oleh Reny di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Senin (3/8). Ia menekankan pentingnya memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan lebih baik dari sebelumnya.
Selanjutnya, Pemprov Sulteng akan terus mendampingi masyarakat terdampak melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait. Fokus utama tetap pada penyediaan hunian permanen, perbaikan infrastruktur vital, serta pemulihan sektor ekonomi lokal yang terdampak.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat?
Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat matter?
Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

