Kolaborasi Strategis Ratusan Koperasi Sawit dan Karet Kalsel dengan KDMP
Beritabaru1.com – Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan sektor perkebunan melalui kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dalam upaya ini, Ratusan Koperasi Sawit dan Karet di Kalsel siap menjadi mitra strategis untuk memperkuat ekonomi daerah. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perkebunan dan Peternakan, tercatat 86 koperasi plasma sawit berskala besar yang aktif beroperasi di wilayah ini. Selain itu, terdapat tujuh koperasi karet skala besar serta 244 koperasi unit pengolahan karet mentah atau yang lebih dikenal dengan sebutan bokar.
Koperasi-koperasi tersebut tersebar merata di berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan dengan jumlah anggota yang sangat signifikan. Potensi ekonomi yang mereka miliki cukup menjanjikan mengingat omset bulanan yang mencapai belasan hingga puluhan miliar rupiah. Kondisi ini menjadikan sektor perkebunan di Kalsel sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi dengan KDMP sebagai program pemerintah pusat.
Program Bangsibon Berkaret dan Diversifikasi Usaha
Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel telah meluncurkan program pengembangan koperasi perkebunan berbasis kawasan karet yang dinamakan Bangsibon Berkaret. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan karet semata, namun juga melakukan diversifikasi usaha secara komprehensif. Diversifikasi tersebut mencakup subsektor perkebunan lainnya serta subsektor peternakan seperti ternak kambing, unggas, hingga tanaman hortikultura.
Intinya dari karet kita membangun ekonomi yang berbasis perkebunan dengan support dari mitra strategis atau instansi terkait lainnya. Tujuan kami adalah untuk meningkatkan pendapatan dari kebun karet itu sendiri. Dan ini tentunya dapat menjadi embrio untuk mendukung KDMP karena usaha dan pemasarannya sudah terbangun.
Kesiapan dan Rencana Kolaborasi Jangka Panjang
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menyampaikan kesiapan daerah untuk mendukung program pemerintah koperasi desa merah putih secara penuh. Pernyataan ini disampaikan pada sela-sela ekspose perkembangan sektor perkebunan dan peternakan di Kalsel, Rabu (29/7). Ia menekankan bahwa Kalsel memiliki ratusan koperasi yang sudah eksis dan cukup berhasil sehingga bisa dikembangkan berkolaborasi dengan KDMP.
Kerjasama yang direncanakan mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari hulu hingga hilir. Pada tahap hulu, kerjasama meliputi penyediaan pupuk dan sarana produksi untuk mendukung budidaya perkebunan serta peternakan. Sementara itu, di tahap hilir fokusnya adalah pada produksi dan pemasaran produk agar nilai tambah dapat dirasakan oleh seluruh pelaku usaha.
Suparmi menyatakan optimisme tinggi terhadap keberhasilan kolaborasi ini. Dengan omset yang sudah besar dan sistem pemasaran yang telah terbangun, Ratusan Koperasi Sawit dan Karet di Kalsel siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan KDMP. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan masyarakat lokal dalam jangka panjang.

