Tim SAR Berhasil Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit usai Kecelakaan di Buleleng
Beritabaru1.com – Tim SAR Berhasil Evakuasi Sopir Truk yang terjepit di dalam kabin kendaraan akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Buleleng, Bali. Operasi penyelamatan ini berlangsung pada Kamis (6/8) setelah dua unit truk bertabrakan di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, tepatnya di Dusun Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak. Kejadian ini menarik perhatian berbagai pihak karena kondisi korban yang terjepit memerlukan teknik evakuasi khusus untuk memastikan keselamatan saat dikeluarkan dari kendaraan.
Informasi mengenai kecelakaan tersebut pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPKP) Denpasar pada pukul 13.10 Wita. Laporan disampaikan oleh Daud, seorang petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng yang berada di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan yang diterima, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 Wita dan mengakibatkan satu orang pengemudi truk terjepit di dalam kabin. Kondisi ini memerlukan penanganan segera karena korban tidak dapat bergerak bebas dan berisiko mengalami cedera lebih parah jika dievakuasi tanpa teknik yang tepat.
Detail Operasi SAR dan Tim Penolong
Setelah menerima laporan, petugas siaga Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng segera melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, menjelaskan bahwa aksi evakuasi dimulai pada pukul 13.25. “Aksi kami laksanakan pada pukul 13.25 personel pos SAR Buleleng dengan 6 personel berangkat menuju lokasi,” ujarnya. Kedatangan tim SAR di lokasi kejadian berlangsung pada pukul 13.45 WITA, dan mereka segera melakukan asesmen untuk menentukan metode evakuasi yang paling aman bagi korban.
Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menerapkan teknik Vehicle Accident Rescue (VAR) dalam operasi penyelamatan ini. Teknik ini menggunakan peralatan ekstrikasi khusus yang dirancang untuk membuka kabin kendaraan tanpa membahayakan korban.
Tim SAR gabungan menerapkan teknik Vehicle Accident Rescue (VAR) menggunakan peralatan ekstrikasi dengan memperhatikan keselamatan korban.
Setelah proses ekstrikasi berlangsung, korban berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan dalam keadaan selamat. Tim SAR melaporkan bahwa korban dicurigai mengalami cedera pada kaki sebelah kiri bawah akibat terjepitnya kabin kendaraan.
Identitas Korban dan Penanganan Medis
Korban kecelakaan ini diidentifikasi sebagai Kadek Budi Artawan, berusia 42 tahun, yang merupakan warga Banjar Dinas Marga Garuda, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Setelah dievakuasi dari lokasi kecelakaan, korban segera dibawa menuju Puskesmas Gerokgak menggunakan ambulans PMI Kabupaten Buleleng. Proses transportasi ini dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan kondisi korban tidak memburuk selama perjalanan.
Operasi SAR penanganan khusus ini melibatkan berbagai unsur yang bekerja secara terkoordinasi. Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng mengirimkan sebanyak enam personel untuk melakukan evakuasi. Polsek Gerokgak juga turut serta dengan mengirimkan empat personel untuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas. PMI Kabupaten Buleleng mengirimkan dua personel yang bertugas dalam penanganan medis awal dan transportasi korban. Selain itu, operasi ini juga didukung oleh keluarga korban dan masyarakat setempat yang membantu dalam berbagai aspek penyelamatan.
Kejadian ini menjadi contoh nyata pentingnya koordinasi antarinstansi dalam menghadapi kecelakaan lalu lintas. Tim SAR Berhasil Evakuasi Sopir dengan cepat dan efisien berkat persiapan yang matang serta peralatan yang memadai. Operasi ini juga menunjukkan peran penting PMI dan kepolisian lokal dalam memastikan keselamatan masyarakat di jalan raya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kecelakaan di Bali, pembaca dapat mengunjungi artikel terkait di Media Indonesia Nusantara.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa itu teknik Vehicle Accident Rescue (VAR)?
Vehicle Accident Rescue (VAR) adalah teknik evakuasi korban yang terjepit dalam kendaraan menggunakan peralatan khusus. Teknik ini memungkinkan tim SAR membuka kabin kendaraan tanpa membahayakan korban dan meminimalkan risiko cedera tambahan.
Berapa lama waktu evakuasi korban?
Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 13.45 WITA dan berhasil mengeluarkan korban pada pukul 14.10 WITA. Total waktu evakuasi sekitar 25 menit dari kedatangan tim hingga korban berhasil dikeluarkan dari kendaraan.
Instansi apa saja yang terlibat dalam operasi SAR?
Operasi SAR melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng (6 personel), Polsek Gerokgak (4 personel), PMI Kabupaten Buleleng (2 personel), serta dukungan dari keluarga korban dan masyarakat setempat.
Ke mana korban dibawa setelah dievakuasi?
Korban dievakuasi menuju Puskesmas Gerokgak menggunakan ambulans PMI Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut terkait cedera kaki sebelah kiri bawah.
