Perbasi Genjot Persiapan Asian Games 2026 Lewat Kompetisi Internasional
Program Strategis Pembinaan Basket 3×3 Putri
Beritabaru1.com – Perbasi Genjot Persiapan Asian Games 2026 melalui penyelenggaraan FIBA 3×3 Women’s Series di Batam yang menjadi bagian penting dari roadmap pembinaan basket nasional. Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menempatkan kompetisi ini sebagai momentum krusial untuk meningkatkan performa timnas putri di kancah Asia dan dunia. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang organisasi untuk membawa basket Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Nirmala Dewi, Sekretaris Jenderal PP Perbasi, menegaskan bahwa partisipasi dalam seri internasional ini merupakan wujud nyata dari komitmen organisasi terhadap pengembangan atlet-atlet muda. Kompetisi di Batam tidak sekadar ajang persahabatan, melainkan platform strategis untuk mengukur kemampuan timnas menghadapi persaingan global yang semakin ketat.
Kami punya grand design besar, kami ingin menuju Olimpiade. Karena itu kami menggelar Women’s Series dan Challenger di beberapa kota. Hari ini juga menjadi bagian dari training camp (TC) tim nasional menuju Asian Games. Selain itu, ini juga menjadi uji coba sekaligus kesempatan mengumpulkan poin menuju Olimpiade.
Mengasah Kemampuan di Level Dunia
Pertemuan dengan tim-tim papan atas dunia memberikan nilai tambah signifikan bagi perkembangan basket 3×3 Indonesia. Para pebasket tanah air mendapat kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan atlet-atlet kelas dunia dalam suasana kompetisi yang sesungguhnya. Pengalaman ini diyakini dapat meningkatkan kualitas teknis maupun mental para pemain.
Fokus utama pembinaan saat ini bukan pada pencapaian hasil instan, melainkan pada akumulasi pengalaman bertanding di berbagai level kompetisi. Nirmala menilai bahwa setiap pertandingan yang diikuti merupakan investasi berharga untuk masa depan basket Indonesia, terlepas dari apakah tim menang atau kalah dalam setiap laga.
Saya tidak ingin mengatakan anak-anak kurang maksimal. Mereka sudah memberikan yang terbaik. Ini merupakan kejuaraan yang diikuti pemain-pemain kelas dunia. Menang atau kalah, pengalaman seperti ini sangat penting untuk perkembangan mereka.
Memaksimalkan Posisi Tuan Rumah
Sebagai negara tuan rumah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengumpulkan poin peringkat dunia FIBA secara optimal. PP Perbasi menargetkan agar performa timnas dalam kompetisi ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap posisi Indonesia dalam ranking global. Jika target poin belum tercapai maksimal, timnas akan melanjutkan upaya melalui seri-seri berikutnya di berbagai negara peserta.
Mudah-mudahan kita bisa menambah poin banyak di Women’s Series ini. Kalau belum, kami akan terus mengikuti kegiatan serupa di negara-negara peserta lainnya.
Penyelenggaraan Berstandar Internasional
Kompetisi yang berlangsung di Batam pada Kamis (23/7) ini dinilai telah memenuhi standar internasional meskipun persiapan dilakukan dalam waktu kurang dari tiga bulan. Pemilihan Batam sebagai kota tuan rumah didasarkan pada pertimbangan geografis yang strategis dan dukungan pemerintah daerah yang kuat.
Posisi Batam yang dekat dengan Singapura memudahkan aksesibilitas internasional bagi para peserta. Perjalanan dari Singapura hanya membutuhkan waktu sekitar 50 menit menggunakan kapal feri menuju Batam. Kondisi ini menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan kota-kota lain yang berpotensi menjadi tuan rumah.
Batam sedang menggeliat mempromosikan wisatanya. Letaknya juga dekat dengan Singapura sehingga memudahkan para peserta datang. Dari Singapura cukup sekitar 50 menit menggunakan kapal feri sudah tiba di Batam.
Kompetisi ini menjadi titik tolak penting bagi perkembangan basket 3×3 putri Indonesia. Melalui serangkaian kegiatan yang terencana dengan baik, Perbasi optimalkan setiap kesempatan untuk membawa basket Indonesia ke panggung dunia yang lebih luas.

