Timnas Basket 3×3 Putri Indonesia Perkuat Fisik Menuju Asian Games 2026
Beritabaru1.com – Menjelang penyelenggaraan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 19 September hingga 4 Oktober, tim nasional bola basket 3×3 putri Indonesia sedang melakukan persiapan intensif. Pelatih Deny Sartika menyatakan bahwa penguatan kondisi fisik menjadi prioritas utama dalam program latihan saat ini.
Evaluasi Performa dan Tantangan Fisik
Berdasarkan analisis terhadap berbagai pertandingan yang telah dilalui, Deny mengidentifikasi adanya penurunan performa yang cukup berarti ketika laga memasuki babak-babak penentu. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakmampuan para atlet untuk mempertahankan konsistensi permainan hingga babak akhir.
Selama ini, para pemain belum bisa konsisten bermain sampai menit akhir pertandingan karena fisik mereka mengalami penurunan begitu memasuki pertengahan pertandingan, ujar Deny di Jakarta, Rabu (5/8).
Keputusan untuk memfokuskan latihan pada aspek fisik ini didasarkan pada evaluasi komprehensif terhadap dua kali penampilan internasional terakhir. Kedua ajang tersebut adalah FIBA 3×3 Women’s Series yang diselenggarakan di Batam serta Tokyo.
Masalah Konsentrasi dan Kesalahan Awal Laga
Selain isu stamina, pelatih juga mencatat adanya masalah pada konsentrasi para pemain. Deny menyoroti sejumlah kesalahan yang sering terjadi pada babak awal pertandingan, khususnya saat menghadapi tim Lion City dalam Series Tokyo. Kesalahan-kesalahan tersebut berdampak negatif terhadap ritme permainan secara keseluruhan.
Menurut Deny, kecolongan yang terjadi di menit-menit pertama pertandingan memberikan pengaruh signifikan terhadap jalannya laga selanjutnya. Hal ini menjadi catatan penting yang perlu segera diatasi melalui program latihan yang terarah.
Program Latihan Intensif dan Uji Coba
Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang teridentifikasi, tim pelatih telah menyusun menu latihan dengan intensitas tinggi. Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kekuatan fisik, tetapi juga melatih ketajaman fokus pemain dalam situasi penuh tekanan.
Sebagai bagian dari monitoring progres, timnas putri akan menjalani laga uji coba melawan tim putra dari level perguruan tinggi. Pemilihan lawan putra bertujuan memberikan tantangan fisik yang lebih berat dibandingkan lawan sepadan. Dalam simulasi tersebut, durasi pertandingan akan disesuaikan menjadi dua babak masing-masing 10 menit, atau total 20 menit. Dengan durasi yang dua kali lipat dari standar pertandingan 3×3 yang hanya berlangsung 10 menit, diharapkan para atlet dapat mengembangkan stamina optimal serta menjaga konsistensi performa saat menghadapi kompetisi resmi.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Persiapan Asian Games 2026?
Persiapan Asian Games 2026 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Persiapan Asian Games 2026 matter?
Persiapan Asian Games 2026 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
