Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Key Discussion: Praktik Mafia Tanah makin Kompleks, Negara tidak Boleh Kalah
Politik Dan Hukum

Key Discussion: Praktik Mafia Tanah makin Kompleks, Negara tidak Boleh Kalah

Matthew Martin Reporter Kamis, 21 Mei 2026 pukul 06:28 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1779296818_5886972af360f80dc2eb

Table of Contents

Toggle
  • Key Discussion: Praktik Mafia Tanah Makin Kompleks, Negara Tidak Boleh Kalah
    • Forum Diskusi Konsensus Penguatan Regulasi Pertanahan
    • Langkah Pemerintah untuk Modernisasi Sistem Pertanahan

Key Discussion: Praktik Mafia Tanah Makin Kompleks, Negara Tidak Boleh Kalah

Forum Diskusi Konsensus Penguatan Regulasi Pertanahan

Key Discussion – Praktik mafia tanah semakin kompleks, negara tidak boleh kalah. Forum diskusi terkini yang diadakan di Jakarta Selatan menghadirkan pakar dan pejabat untuk mengeksplorasi tantangan struktural di sektor pertanahan serta strategi efektif dalam mencegah penyalahgunaan kekuasaan. Acara ini menjadi platform penting untuk membahas isu yang mengemuka selama beberapa tahun terakhir, di mana transaksi tanah tidak lagi terbatas pada permainan administratif, tetapi melibatkan kejahatan pidana yang lebih canggih.

Menurut Kristiawanto, pakar hukum pidana dari Universitas Jayabaya, perubahan struktur mafia tanah menciptakan celah baru dalam sistem pemerintahan. Ia menekankan bahwa keterlibatan kekuasaan lokal, perusahaan besar, dan kelompok kepentingan membuat praktik penyalahgunaan tanah semakin sulit diawasi. “Karena pertanahan kini semakin kompleks, hukum tidak bisa hanya dipandang secara administratif. Terdapat indikasi pidana yang perlu ditangani secara serius dan terpadu,” tutur Kristiawanto dalam Key Discussion.

Pembicara lain, Rifyan Ridwan Saleh dari PB HMI, menyoroti bahwa masalah tanah bukan sekadar sengketa kepemilikan. Ia menjelaskan bahwa konflik agraria sering kali terkait dengan hak masyarakat adat, keterbatasan akses informasi, serta kesenjangan antara regulasi dan praktik di lapangan. “Key Discussion kali ini membuktikan bahwa perbaikan struktur pertanahan membutuhkan sinergi antara lembaga negara, masyarakat, dan pengusaha,” tambahnya.

Di sisi kepolisian, Ricky Paripurna Atmaja dari Bareskrim Polri menjelaskan bahwa mafia tanah kini terorganisir secara lebih efektif. Para pelaku menggunakan modus seperti pembuat dokumen palsu, manipulasi data, dan pemalsuan riwayat kepemilikan. “Modus ini memperlihatkan betapa tajamnya permainan kekuasaan dalam sector pertanahan. Sinergi antar instansi dan pengawasan ketat terhadap proses verifikasi menjadi kunci utama,” jelas Ricky dalam Key Discussion.

Langkah Pemerintah untuk Modernisasi Sistem Pertanahan

Kepala Subdirektorat Penanganan Konflik Tanah Ulayat BPN RI, Rocky Soenoko, menyebutkan bahwa pemerintah terus mendorong digitalisasi sertifikat tanah sebagai solusi jangka panjang. “Digitalisasi data tanah sangat penting untuk mengurangi tumpang tindih hak dan memastikan transparansi. Ini adalah bagian dari Key Discussion yang menekankan perluasan kepastian hukum,” ujarnya. Tindakan ini diharapkan dapat mengurangi kelemahan sistem administrasi yang masih analog.

Dalam Key Discussion, peserta sepakat bahwa transparansi dan kepastian hukum adalah fondasi utama dalam menegakkan hukum pertanahan. Tanpa mekanisme pengawasan yang ketat, masyarakat akan terus merasa bahwa sistem negara tidak mampu melindungi hak mereka. Sementara itu, Rifyan menambahkan bahwa pendidikan masyarakat tentang hak agraria juga perlu ditingkatkan agar mereka mampu mengidentifikasi praktik penipuan.

Para ahli sepakat bahwa perluasan regulasi menjadi kunci dalam menangani kompleksitas mafia tanah. Kebijakan yang lebih ketat terhadap pemberian sertifikat tanah serta pengakuan hak masyarakat adat dapat mengurangi peluang manipulasi. “Key Discussion ini menunjukkan bahwa kita harus bergerak cepat sebelum kekacauan pertanahan semakin parah,” kata Kristiawanto. Kebijakan yang diterapkan harus mampu mengimbangi kecepatan perubahan praktik kejahatan.

Bagikan:

Berita Terkait

0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

27 Jun 2026
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

27 Jun 2026
8790e95f-7e53-46c0-881d-1af6c6d62be6-0

Rp13,9 Triliun dari Kasus Judol Hayam Wuruk Tengah Ditelusuri

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

4 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

4 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

4 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

4 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

4 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.