Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Key Issue: Dapat Ancaman, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Perlindungan ke LPSK
Politik Dan Hukum

Key Issue: Dapat Ancaman, Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Perlindungan ke LPSK

Richard Moore Reporter Jumat, 05 Juni 2026 pukul 18:53 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
82a7d4a2-7a8c-43f0-baed-322e7e2cc266-0

Table of Contents

Toggle
  • Key Issue: Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Perlindungan ke LPSK
    • Latar Belakang Konflik
    • Langkah Hukum dan Dukungan Tim
    • Konteks Hukum dalam Kasus
    • Penegakan Hukum oleh LPSK

Key Issue: Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Minta Perlindungan ke LPSK

Key Issue – Dalam upaya menegakkan hak atas privasi dan kebebasan menyampaikan pendapat, Yasinta Moiwend, tokoh adat Papua yang juga dikenal sebagai Mama Sinta, mengambil langkah penting dengan meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ini menjadi Key Issue yang menarik perhatian publik, terutama setelah ia mengklaim menerima ancaman dan tekanan dari pihak tertentu setelah mengajukan laporan terkait dugaan eksploitasi dirinya dalam film dokumenter Pesta Babi. Dengan kunjungan ke kantor LPSK di Ciracas, Jakarta Timur, Yasinta berharap mendapatkan perlindungan lebih kuat guna menjaga keamanan dan kredibilitasnya sebagai perwakilan masyarakat adat.

Latar Belakang Konflik

Laporan Yasinta terkait eksploitasi data pribadinya mencuatkan masalah yang berkaitan dengan penggunaan wajah dan identitas tanpa izin dalam konteks media. Ia menuding bahwa dalam film tersebut, dirinya digambarkan secara tidak tepat, termasuk dalam adegan yang menunjukkan pihaknya diberi nama secara sembarangan. Yasinta menjelaskan bahwa peristiwa ini bukan hanya tentang dirinya, melainkan juga menggambarkan pelanggaran hak-hak masyarakat adat yang sering kali tidak dihormati dalam narasi media. “Saya menangani kasus eksploitasi ini dengan serius, karena hal itu membawa dampak terhadap citra komunitas adat Papua,” ujarnya.

Menurut Yasinta, ancaman yang diterimanya datang setelah ia menjadi sorotan media dan masyarakat. Ia mengaku merasa cemas karena tidak hanya menghadapi tekanan dari pihak-pihak tertentu, tetapi juga terus-menerus diberi label negatif. “Dalam beberapa minggu terakhir, saya merasakan tekanan terhadap kebebasan saya dalam menyampaikan informasi. Ini menjadi Key Issue yang perlu diperhatikan oleh lembaga perlindungan saksi dan korban,” tambahnya.

Langkah Hukum dan Dukungan Tim

Sebelum memohon perlindungan ke LPSK, Yasinta telah melaporkan kasus ke Direktorat Reserse Kriminal Metro Jaya (Ditreskrimum Polda Metro Jaya) untuk mengusut dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Dalam pemeriksaan di LPSK, ia memberikan keterangan secara terperinci, termasuk mengungkapkan bahwa penggunaan wajahnya dalam film tersebut memicu kontroversi terhadap narasi kemanusiaan yang ia sampaikan. “Saya berharap LPSK bisa menjadi penyelamat bagi saya dan warga adat Papua lainnya,” katanya.

Tim kuasa hukum Yasinta menjelaskan bahwa laporan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses hukum dilakukan secara transparan dan adil. Mereka menekankan bahwa pelanggaran yang dituduhkan tidak hanya berdampak pada Yasinta, tetapi juga berpotensi mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang seharusnya menjadi penjaga hak-hak saksi dan korban. “Dengan perlindungan dari LPSK, kami berharap dapat mengungkap fakta-fakta yang belum terungkap dan melindungi klien kami dari tindakan intimidasi lebih lanjut,” imbuh salah satu pengacara.

Konteks Hukum dalam Kasus

Peristiwa ini terjadi di tengah penerapan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, yang menjamin hak individu atas privasi dan penggunaan data pribadi. Yasinta mengklaim bahwa film dokumenter yang dibuat tanpa persetujuannya melanggar prinsip ini, terutama dalam konteks sosial dan budaya. “Pesta Babi bukan hanya sekadar film, tapi narasi yang memperkuat stigma terhadap masyarakat adat Papua,” ujarnya. Karena itu, Yasinta menilai bahwa Key Issue ini penting untuk membuka ruang dialog antara masyarakat dan media.

Sejumlah anggota masyarakat adat Papua yang diwawancara menyambut positif langkah Yasinta ini. Mereka menilai bahwa kasusnya mencerminkan permasalahan yang lebih luas, yaitu perlindungan data dan identitas warga adat dalam era digital. “Banyak dari kami yang merasa bahwa hak untuk menentukan bagaimana diri kita digambarkan dalam media tidak terjamin. Ini menjadi Key Issue yang bisa menginspirasi langkah serupa di daerah lain,” tambah salah satu warga kampung.

Penegakan Hukum oleh LPSK

Sebagai respons atas permohonan Yasinta, LPSK menyatakan telah menerima draf laporan dan menjanjikan evaluasi mendalam terhadap dugaan pelanggaran data pribadi. Komisioner LPSK, Sri Suparyati, mengatakan bahwa lembaga tersebut siap mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi Yasinta dari ancaman dan tindakan diskriminasi. “Kami akan memastikan bahwa saksi dan korban seperti Yasinta mendapatkan perlindungan maksimal dalam penyelidikan ini,” jelasnya.

Langkah Yasinta ini juga memicu respons dari berbagai pihak. Di satu sisi, ada yang mendukung keberaniannya mengambil langkah hukum, sementara di sisi lain, pihak tertentu menilai bahwa kasus ini lebih tentang persaingan politik dan media. Meski demikian, Yasinta tetap optimis bahwa Key Issue ini akan menjadi titik awal perubahan dalam cara masyarakat adat Papua diperlakukan dalam konteks narasi publik. “Saya percaya bahwa perlindungan dari LPSK bisa menjadi pengingat bahwa kebebasan berbicara dan hak atas privasi harus selalu dihargai,” pungkasnya.

Bagikan:

Berita Terkait

0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

27 Jun 2026
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

27 Jun 2026
8790e95f-7e53-46c0-881d-1af6c6d62be6-0

Rp13,9 Triliun dari Kasus Judol Hayam Wuruk Tengah Ditelusuri

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

2 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

3 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

3 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

3 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

3 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.