Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. KPK Curiga Fadia Arafiq Pakai Duit Haram untuk Beli Jam Rolex
Politik Dan Hukum

KPK Curiga Fadia Arafiq Pakai Duit Haram untuk Beli Jam Rolex

Richard Moore Reporter Selasa, 26 Mei 2026 pukul 01:45 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1779728724_6a2ee437ef395694458a

Table of Contents

Toggle
  • KPK Curiga Fadia Arafiq Pakai Duit Haram untuk Beli Jam Rolex
    • Latar Belakang Kasus Korupsi yang Menyeret Nama Fadia Arafiq
    • Proses Penyelidikan yang Berlangsung
    • Operasi Tangkap Tangan yang Menggegerkan Publik
    • KPK Tunggu Perkembangan Lebih Lanjut dari Kasus Ini

KPK Curiga Fadia Arafiq Pakai Duit Haram untuk Beli Jam Rolex

Latar Belakang Kasus Korupsi yang Menyeret Nama Fadia Arafiq

KPK Curiga Fadia Arafiq Pakai Duit – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin memperkuat dugaan adanya penggunaan dana haram oleh Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan nonaktif, dalam membeli barang-barang mewah seperti jam tangan Rolex. Selama beberapa bulan terakhir, lembaga anti-roti ini terus menggali informasi terkait dugaan korupsi yang melibatkan pihak-pihak terkait dalam pengadaan jasa outsourcing di Kabupaten Pekalongan tahun 2023-2026. Fadia Arafiq menjadi salah satu tersangka utama yang diperiksa, dengan fokus pada penggunaan dana yang diduga berasal dari praktik korupsi.

Dalam proses penyelidikan, KPK menelusuri apakah Fadia Arafiq benar-benar menggunakan dana haram untuk membeli jam Rolex atau apakah ada alur lain yang mungkin menyebabkan kecurigaan tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk pihak swasta dan manajer butik INTime Senayan City, untuk memvalidasi dugaan pembelian barang berharga oleh tersangka. “KPK masih menelusuri lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya aliran dana yang tidak sah,” jelas Budi Prasetyo.

“KPK mengungkap bahwa ada indikasi kuat bahwa Fadia Arafiq mengalirkan uang hasil kejahatan ke pembelian jam Rolex,” kata Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik sedang memverifikasi sumber dana untuk memastikan apakah barang-barang mewah tersebut dibeli dengan dana yang sah atau tidak.

Proses Penyelidikan yang Berlangsung

Pemeriksaan saksi-saksi menjadi bagian penting dari penyelidikan KPK terhadap kasus yang menyeret nama Fadia Arafiq. Dalam penyelidikan ini, para saksi diperiksa untuk memberikan keterangan mengenai transaksi pembelian jam Rolex dan kemungkinan keterlibatan mereka dalam skema korupsi. Beberapa saksi, termasuk pihak swasta dan pengelola butik, diberi kesempatan untuk menjelaskan bagaimana uang diterima oleh Fadia Arafiq digunakan untuk membeli barang-barang mewah tersebut.

KPK juga memeriksa dokumen-dokumen terkait kontrak outsourcing yang diduga terlibat dalam kasus ini. Selain itu, penyidik melakukan analisis terhadap alur dana yang diterima oleh perusahaan keluarga Fadia Arafiq, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), yang diduga menerima dana total Rp19 miliar dari proyek tersebut. “Penyidik sedang mengungkap apakah dana tersebut dialirkan ke pembelian barang mewah atau digunakan untuk kepentingan lain,” kata Budi Prasetyo, menambahkan bahwa ada kemungkinan dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.

Kasus ini menjadi sorotan karena jam Rolex yang dibeli oleh Fadia Arafiq menjadi salah satu bukti fisik yang digunakan dalam penyelidikan. Selain itu, KPK juga sedang menelusuri apakah ada tersangka lain yang terlibat dalam pembelian barang mewah tersebut atau apakah ada aliran dana yang tidak terdeteksi. Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama karena penyidik harus memastikan setiap detail transaksi diperiksa secara menyeluruh.

Operasi Tangkap Tangan yang Menggegerkan Publik

Kasus korupsi Fadia Arafiq memicu Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 3 Maret 2026 di Semarang dan Pekalongan, Jawa Tengah. Operasi ini mengamankan 13 orang, termasuk ajudan dan orang dekat Fadia Arafiq, yang diduga terlibat dalam pembuatan skema penyalahgunaan dana. Penangkapan dilakukan di tengah bulan Ramadhan 1447 Hijriah, yang membuat publik kaget karena kasus korupsi ini dianggap mengganggu proses pemerintahan yang sedang berlangsung.

KPK juga memperkenalkan Fadia Arafiq sebagai penyanyi lagu “Cik Cik Bum Bum” yang kini harus berhadapan dengan lembaga anti-roti. Dalam OTT tersebut, penyidik berhasil mengantongi bukti-bukti mengenai konflik kepentingan yang dituduhkan terhadap Fadia Arafiq. Sejumlah dokumen dan pernyataan saksi menunjukkan bahwa pembelian jam Rolex menjadi salah satu indikasi kuat penggunaan dana haram untuk kepentingan pribadi.

Dalam penyelidikan lanjutan, KPK terus menelusuri kemungkinan adanya tersangka baru atau penyalahgunaan pasal pencucian uang untuk mengungkap aset-aset mewah lainnya yang dimiliki Fadia Arafiq. Juru Bicara KPK juga menyebutkan bahwa proses investigasi masih berlangsung, dan ada kemungkinan dana haram yang digunakan untuk membeli jam Rolex akan diungkap lebih lanjut.

KPK Tunggu Perkembangan Lebih Lanjut dari Kasus Ini

KPK mengungkap bahwa dugaan penggunaan dana haram oleh Fadia Arafiq masih dalam penyelidikan, dan ada kemungkinan penyidikan akan melibatkan lebih banyak pihak. “KPK akan terus memperkuat dugaan ini dengan memeriksa saksi-saksi lain dan menelusuri dokumen yang relevan,” tutur Budi Prasetyo. Kasus ini tidak hanya menjadi pembicaraan di dalam lingkaran pemerintahan, tetapi juga mendapat perhatian dari masyarakat luas yang mengharapkan transparansi dalam pengelolaan dana publik.

Selain jam Rolex, KPK juga sedang menelusuri pembelian barang-barang lain yang diduga dibiayai dari dana haram. Ini mencerminkan bahwa kasus korupsi yang menyeret nama Fadia Arafiq tidak hanya terbatas pada satu transaksi, tetapi melibatkan berbagai jenis pengeluaran yang mencurigakan. Penyidik menyatakan bahwa mereka akan mengungkap seluruh alur dana dalam waktu dekat untuk menegaskan dugaan kecurangan tersebut.

Bagikan:

Berita Terkait

0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

27 Jun 2026
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

27 Jun 2026
8790e95f-7e53-46c0-881d-1af6c6d62be6-0

Rp13,9 Triliun dari Kasus Judol Hayam Wuruk Tengah Ditelusuri

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

5 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

5 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

5 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

5 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

5 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.