Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Main Agenda: Kejagung Diminta Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Tanpa Kompromi
Politik Dan Hukum

Main Agenda: Kejagung Diminta Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Tanpa Kompromi

Michael Gonzalez - beritabaru1.com Reporter Rabu, 15 Juli 2026 pukul 16:57 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
cb005ce0-20b7-4f54-adc1-9e2140315c36-0
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com

Kejagung Diminta Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Tanpa Kompromi

Beritabaru1.com – Di tengah sorotan publik, Main Agenda kembali menjadi fokus utama dalam upaya menegakkan keadilan. Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menimpa mantan Jaksa Agung Febrie Adriansyah memicu tuntutan keras agar Kejagung memastikan investigasi dilakukan secara tuntas tanpa mengorbankan integritas. Dengan main agenda ini, masyarakat menilai bahwa institusi hukum harus menunjukkan komitmen kuat dalam memproses kasus internal, termasuk menyelidiki para penyidik yang terlibat.

Kritik terhadap Transparansi dan Kompetensi Kejagung

Kritik terus mengalir terhadap proses pelimpahan kasus dari Polri ke Kejagung, yang dianggap tidak transparan. Tokoh publik dan penulis HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy menyoroti pentingnya kejelasan dalam langkah-langkah yang diambil. “Kejaksaan Agung kini memikul beban pembuktian yang lebih berat karena mekanismenya tidak biasa,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Rabu (15/7/2026). Ia menekankan bahwa masyarakat akan puas jika Kejagung menunjukkan proses yang tuntas, seperti penahanan, persidangan terbuka, perampasan aset untuk negara, serta hukuman yang adil.

“Main Agenda ini menjadi kesempatan bagi Kejagung untuk membuktikan bahwa kompromi politik tidak lagi diperbolehkan. Rakyat telah menyaksikan salam komando antara Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kebayoran Baru, Senin (13/7) lalu. Kini, mereka menantikan tindakan tegas yang mewakili genggaman keadilan,” tegas Khalilur.

Kasus Febrie: Pemenuhan Standar Penegakan Hukum

Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung yang dikenal sebagai penegak hukum berpengalaman, kini menjadi subjek pengusutan dalam kasus korupsi dan TPPU. Banyak pihak menganggap bahwa sebagai pejabat yang pernah menuntut pelaku korupsi, Febrie harus memahami betul bagaimana mekanisme hukum berjalan. Khalilur menyebut bahwa jika dugaan korupsi benar, ini bisa dianggap sebagai pengkhianatan mendalam. “Febrie adalah contoh orang yang luar biasa menuntut, sehingga penanganan kasusnya juga harus luar biasa,” imbuhnya.

Kasus ini menimbulkan kecemasan karena Kejagung dituding sedang mengambil langkah yang lebih ringan terhadap penyidik internalnya. Dengan main agenda yang diusung, masyarakat menuntut kejelasan tentang alasan pelimpahan kasus ke Kejagung dan bagaimana proses penyelidikan akan dijalankan. “Kita tidak bisa membiarkan keadilan diabaikan hanya karena kompromi,” tegas Khalilur dalam wawancara terpisah.

Bobot Kejahatan dan Kepentingan Publik

Kejagung dihadapkan pada tugas berat untuk memproses kasus yang dituduhkan kepada Febrie. Bobot kejahatan yang disangkakan dianggap cukup besar, karena melibatkan penuntutan kasus korupsi besar dan penyelidikan TPPU. Khalilur menambahkan bahwa Febrie, yang pernah menangani kasus-kasus besar, harus menjadi contoh bagi penyidik lainnya. “Kita menunggu bagaimana Kejagung menyelidiki kejahatan yang bisa mengguncang sistem hukum kita,” jelasnya.

Pelaksanaan main agenda ini juga diharapkan bisa memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penyelidik. Dengan penanganan yang transparan, Kejagung dapat memperlihatkan kemampuan dalam mengusut kasus, bahkan terhadap pejabat yang pernah menjadi bagian dari sistemnya sendiri. “Ini bukan hanya kasus Febrie, tetapi juga ujian bagi Kejagung dalam menjaga integritas,” tambah Khalilur.

Respons dari Berbagai Pihak

Selain kritik dari Khalilur, banyak pihak lain juga menyuarakan harapan bahwa kasus Febrie ditangani secara adil. Asosiasi Penyidik Pidana Indonesia (APPI) menyoroti pentingnya kecepatan proses penyelidikan agar tidak terjadi penundaan yang bisa memicu kesan keadilan terabaikan. “Main agenda ini juga menjadi momentum untuk menegaskan bahwa Kejagung tidak hanya menuntut orang lain, tetapi juga dirinya sendiri,” ujar perwakilan APPI dalam pernyataan resmi.

Di sisi lain, kelompok masyarakat anti-korupsi mengingatkan bahwa penegakan hukum harus berjalan secara objektif. Mereka menilai bahwa penyelesaian kasus oleh Kejagung setelah menerima dari Polri menunjukkan komitmen untuk memperkuat institusi hukum. “Kita mendukung main agenda ini, selama prosesnya tidak dimanipulasi oleh kepentingan politik,” kata salah satu anggota kelompok.

Konsistensi dan Pengaruh pada Sistem Hukum

Kasus Febrie dianggap sebagai ujian bagi konsistensi Kejagung dalam menjalankan tugasnya. Banyak pihak menilai bahwa dengan main agenda ini, Kejagung bisa menunjukkan kemampuan untuk mengusut kejahatan yang melibatkan pejabat tinggi. “Jika Kejagung berhasil menyelesaikan kasus ini secara tuntas, itu akan menjadi langkah penting dalam menegakkan hukum,” kata pengamat hukum. Di sisi lain, jika proses penyelidikan dianggap lambat atau tidak adil, masyarakat bisa kecewa dan menilai bahwa institusi hukum sedang mengalami konflik kepentingan.

Para pemangku kepentingan menilai bahwa kejelasan tentang alasan pelimpahan kasus ke Kejagung dan pembuktian terhadap dugaan korupsi menjadi kunci dalam memperkuat kepercayaan publik. Main agenda ini juga diharapkan bisa menjadi pemicu untuk reformasi di dalam sistem penyelidikan, sehingga terhindar dari kesan keadilan yang dipengaruhi oleh faktor eksternal. “Ini bukan hanya soal Febrie, tetapi juga tentang keadilan yang seharusnya diberikan kepada semua pihak,” pungkas Khalilur.

Bagikan:

Berita Terkait

2731abd6-1a59-45f3-8a69-bdfac4c521a0-0

Polisi Usut Sindikat Narkoba yang Libatkan Pilot Maskapai Malaysia

1 Agu 2026
bf217b4c-80c9-446e-85cb-2c0daeb1c1e3-0

Tunjangan Kinerja TNI dan Kemenhan Naik, DPR : Sektor Prioritas Negara

31 Jul 2026
709e39d4-73fa-4c91-88c6-e37bc913776d-0

Oegroseno Pakai Baju Purnawirawan Datangi Bareskrim

30 Jul 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

4eaad3d3-8080-4c33-814a-8200e85daf54-0

90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026

59 menit yang lalu
a9ae47c6-414b-408c-8ff6-993e8c7b8099-0

Protein Penting bagi Tubuh, tetapi Konsumsi Berlebihan Perlu Diwaspadai

1 jam yang lalu
b9670388-4891-4010-a1ce-59dc6d55c748-0

Program Test Drive Bikin Pengunjung Datang ke GIIAS 2026

1 jam yang lalu
70b45dc9-6d7e-4712-97fe-a39a78bcc5c4-0

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

1 jam yang lalu
fa9b8b2f-1cfb-4503-971e-1171d6f177ed-0

Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026

1 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (468)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (826)
  • Internasional (429)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (573)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (486)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • 90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.