Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Meeting Results: Di Hadapan Anggota DPRD PKS, Sudirman Said Beberkan 3 Pilar Kepemimpinan Antitesis ‘Godfather’
Politik Dan Hukum

Meeting Results: Di Hadapan Anggota DPRD PKS, Sudirman Said Beberkan 3 Pilar Kepemimpinan Antitesis ‘Godfather’

Karen Smith Reporter Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 16:53 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
389d95b8-4f60-4966-be53-d479cd77d771-0

Table of Contents

Toggle
  • Meeting Results: Sudirman Said Perkenalkan 3 Pilar Kepemimpinan Lawan ‘Godfather’ di BIMTEK DPRD PKS
    • Memecahkan Krisis Kepemimpinan Modern
    • Empat Dimensi Kepemimpinan yang Ideal

Meeting Results: Sudirman Said Perkenalkan 3 Pilar Kepemimpinan Lawan ‘Godfather’ di BIMTEK DPRD PKS

Meeting Results – Dalam meeting results yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (13/6/2026), Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) Sudirman Said menghadirkan gagasan baru tentang transformasi kepemimpinan. Acara Bimbingan Teknis (BIMTEK) Anggota DPRD PKS Se-Kalimantan ini menjadi platform untuk menyoroti krisis tata kelola yang semakin mengemuka, serta mengusulkan konsep pilar-pilar kepemimpinan sebagai antitesis dari model ‘godfather’ yang sering dikritik. Sudirman menekankan bahwa meeting results kali ini bukan hanya diskusi teknis, tetapi juga kesempatan untuk menyemai perubahan nilai-nilai etis dalam sistem politik.

Memecahkan Krisis Kepemimpinan Modern

Meeting results ini berfokus pada perluasan pengertian kepemimpinan dari segi moral, spiritual, dan institusional. Sudirman Said menyampaikan bahwa model ‘godfather’ — yang menggambarkan kekuasaan yang berkonsentrasi pada individu — sering kali mengabaikan peran sistem dan kekuatan kolektif. Ia menyoroti bahwa fenomena ini menyebabkan kehilangan arah dalam kebijakan negara, karena penguasa cenderung terjebak pada kepentingan jangka pendek.

“Kepemimpinan yang baik tidak bergantung pada figur satu-satunya, tetapi pada sistem yang kuat dan nilai-nilai abadi. Maka, dalam meeting results kali ini, kita harus mengubah cara berpikir tentang tata kelola kekuasaan,”

Menurut Sudirman, pemimpin yang berhasil di masa depan harus mampu membangun solidaritas antar institusi dan menciptakan kepercayaan publik. Ia mencontohkan bahwa dalam filosofi Islam, spiritualitas menjadi dasar utama kepemimpinan, bukan sekadar alat untuk memperkuat otoritas pribadi. Pandangan ini diharapkan mampu menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan di tingkat daerah.

Empat Dimensi Kepemimpinan yang Ideal

Dalam meeting results, Sudirman Said mengusulkan empat dimensi kepemimpinan yang menjadi penantang kuat terhadap model ‘godfather’. Ia menyebutkan tiga pilar utama: kepemimpinan institusional (bukan populis), kepemimpinan kolektif (bukan personal), dan kepemimpinan intrinsik (bukan nominal). Kedua pilar tambahan, yaitu kepemimpinan transformatif dan kepemimpinan inklusif, dianggap penting untuk melengkapi kerangka ini.

“Pemimpin yang memimpin melalui institusi akan lebih transparan, sementara pemimpin yang berspiritualitas bekerja dalam diam, bukan memanggungkan kesalehan,”

Menurut Sudirman, konsep ini didasari oleh teori Paul Webley, yang membagi tangga etika bernegara menjadi tingkatan amoral, legalistik, responsif, hingga etis. Mayoritas pemimpin saat ini, menurutnya, hanya berada di tingkat legalistik, mematuhi hukum tetapi tidak mencapai nilai kemanusiaan. Ia menilai bahwa meeting results ini menjadi ajang untuk mendorong perpindahan ke tingkat etis.

Terlepas dari teori yang diusung, Sudirman menekankan bahwa perubahan harus diawali dari dalam. “Kepercayaan pada Tuhan dan nilai-nilai moral harus menjadi dasar, bukan sekadar alat untuk meraih dukungan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dalam meeting results, anggota DPRD PKS perlu memahami bahwa kepemimpinan yang baik adalah salah satu kunci untuk memulihkan kredibilitas politik.

Dalam konteks praktis, Sudirman Said menilai bahwa model ‘godfather’ berisiko menciptakan ekosistem politik yang kaku. “Fenomena ini berujung pada pengambilan keputusan yang tidak sehat, karena kekuasaan berada di tangan satu orang atau kelompok tertentu,” jelasnya. Ia menyarankan bahwa pemimpin daerah harus menjadikan meeting results sebagai sarana untuk menganalisis struktur kekuasaan dan mencegah ketergantungan pada figur individu.

Meeting results ini juga dihadiri oleh pengamat tata kelola pemerintahan seperti Yanuar Nugroho. Ia menegaskan bahwa implementasi konsep pilar kepemimpinan bisa menjadi jalan untuk mengurangi konflik kepentingan. “Pemimpin yang bersifat kolektif akan lebih mampu menciptakan kebijakan yang sejalan dengan kepentingan rakyat,” katanya. Kritik ini sejalan dengan pandangan Sudirman bahwa systematisasi kepemimpinan adalah solusi jangka panjang untuk krisis yang terjadi.

Bagikan:

Berita Terkait

0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

27 Jun 2026
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

27 Jun 2026
8790e95f-7e53-46c0-881d-1af6c6d62be6-0

Rp13,9 Triliun dari Kasus Judol Hayam Wuruk Tengah Ditelusuri

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

1 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

2 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

2 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

2 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

2 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.