Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. New Policy: Lestari Moerdijat: Pendidikan Integritas Sejak Dini jadi Kunci Pencegahan Korupsi
Politik Dan Hukum

New Policy: Lestari Moerdijat: Pendidikan Integritas Sejak Dini jadi Kunci Pencegahan Korupsi

Richard Moore Reporter Senin, 08 Juni 2026 pukul 18:12 WIB 4 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
4ca4e0bd-92e6-40e4-95d4-8c345c58a1c6-0

Table of Contents

Toggle
  • New Policy: Pendidikan Integritas Sejak Dini sebagai Kunci Pencegahan Korupsi
    • Langkah Strategis dalam Membangun Budaya Anti-Korupsi di Sekolah
    • Implementasi New Policy dalam Surat Edaran KPK
    • Kesadaran Masyarakat terhadap Integritas Pendidikan
    • Kendala dan Harapan dalam Penerapan New Policy

New Policy: Pendidikan Integritas Sejak Dini sebagai Kunci Pencegahan Korupsi

Langkah Strategis dalam Membangun Budaya Anti-Korupsi di Sekolah

New Policy yang dicanangkan oleh Lestari Moerdijat, anggota Komisi X DPR RI, menyoroti pentingnya pendidikan integritas sejak usia dini sebagai fondasi pencegahan korupsi. Menurut Rerie, pendekatan holistik dalam sistem pendidikan diperlukan untuk mengubah pola pikir masyarakat terhadap praktik korupsi. Dalam konteks ini, New Policy tidak hanya berupa aturan administratif, tetapi juga melibatkan penanaman nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi secara sistematis di lingkungan keluarga serta lembaga pendidikan formal.

Peran keluarga dalam New Policy sangat kritis karena menjadi tempat pertama pembentukan karakter anak. Rerie menekankan bahwa nilai integritas harus diintegrasikan dalam rutinitas sehari-hari, baik melalui interaksi orang tua maupun guru. “New Policy ini memerlukan kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga etika moral,” jelasnya. Pendekatan ini diharapkan mampu memutus siklus korupsi yang sering kali dimulai dari tingkat pendidikan dasar.

“New Policy tidak bisa hanya dijalankan melalui regulasi, tetapi juga harus ditempa dengan kebiasaan sehari-hari yang menekankan integritas.”

Implementasi New Policy dalam Surat Edaran KPK

Salah satu contoh nyata penerapan New Policy adalah Surat Edaran KPK Nomor 7 Tahun 2026, yang memperkuat mekanisme pencegahan korupsi dalam proses penerimaan murid baru (SPMB). Dokumen ini menyebutkan larangan terhadap pungutan liar, titipan siswa, dan manipulasi data dalam seleksi masuk sekolah. Rerie menilai kebijakan ini sebagai langkah penting dalam mengubah sistem pendidikan yang kini masih dihiasi praktik-praktik korupsi. “New Policy seperti ini harus berjalan berkelanjutan, karena korupsi dalam pendidikan tidak bisa diatasi hanya dengan perubahan sementara,” ujarnya.

Menurut Rerie, kebijakan KPK ini tidak hanya memberikan pengawasan terhadap proses SPMB, tetapi juga menjadi pedoman bagi sekolah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. “New Policy ini juga harus melibatkan pelibatan masyarakat, seperti orang tua, murid, dan pengawas sekolah, agar adopsi nilai integritas menjadi lebih efektif,” imbuhnya. Penerapan regulasi tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan yang sering kali memicu praktik pungutan tambahan.

“New Policy seperti ini harus berjalan berkelanjutan, karena korupsi dalam pendidikan tidak bisa diatasi hanya dengan perubahan sementara.”

Kesadaran Masyarakat terhadap Integritas Pendidikan

Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 menunjukkan bahwa indeks integritas sektor pendidikan mencapai 69,50 dari skor maksimal 100 poin. Angka ini menandakan peningkatan, tetapi masih jauh dari target budaya anti-korupsi yang konsisten. Rerie mengkritik adanya toleransi terhadap gratifikasi dan kecurangan dalam sertifikasi atau akreditasi lembaga pendidikan. “Masyarakat dan tenaga pendidik masih menganggap pemberian hadiah sebagai hal yang wajar, padahal itu menjadi bagian dari New Policy yang ingin dibangun,” katanya.

Di sisi lain, Rerie menyoroti bahwa New Policy tidak hanya memerlukan perubahan dari pihak institusi, tetapi juga peran aktif masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendidikan antikorupsi yang dijalankan secara substantif, bukan sekadar ritualistik. “New Policy ini harus menjadi alat untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki ketangguhan moral,” tegasnya. Dengan pendidikan yang tepat, Rerie berharap sistem pendidikan bisa menjadi motor perubahan sosial yang mengurangi korupsi di tingkat kecil dan menengah.

“Masyarakat dan tenaga pendidik masih menganggap pemberian hadiah sebagai hal yang wajar, padahal itu menjadi bagian dari New Policy yang ingin dibangun.”

Kendala dan Harapan dalam Penerapan New Policy

Walaupun New Policy telah dijalankan, Rerie mengungkapkan bahwa ada tantangan dalam pengawasan dan penerapan di lapangan. Misalnya, kebijakan di satu tingkat pendidikan sering kali tidak selaras dengan praktik di tingkat yang lebih tinggi. “New Policy perlu diimplementasikan secara konsisten, mulai dari tingkat SD hingga universitas, agar tidak ada ruang untuk kesenjangan,” jelasnya. Ia juga menyarankan adanya pelatihan untuk guru dan orang tua mengenai cara menerapkan nilai integritas secara efektif.

Rerie menambahkan bahwa pemerintah perlu memperkuat regulasi dengan pendidikan karakter yang terukur. “New Policy ini bisa menjadi bahan evaluasi, tetapi juga alat untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang korupsi,” katanya. Dengan pendekatan holistik, ia yakin pendidikan menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang transparan dan berintegritas. Selain itu, dia menyarankan penguatan pengawasan oleh lembaga eksternal untuk memastikan kebijakan New Policy tidak hanya berjalan di kertas, tetapi juga di lapangan.

“New Policy ini bisa menjadi bahan evaluasi, tetapi juga alat untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang korupsi.”

Kebijakan New Policy juga diharapkan menjadi sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pendidikan. Dengan meningkatkan kesadaran akan integritas, Rerie yakin korupsi dalam sistem pendidikan bisa dikurangi secara signifikan. “New Policy adalah kebijakan yang membawa perubahan, selama masyarakat dan institusi pendidikan bersinergi dalam mengawalnya,” pungkasnya. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak tidak hanya belajar tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang nilai-nilai kehidupan yang mendukung masyarakat yang bersih dan berintegritas.

Bagikan:

Berita Terkait

0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

27 Jun 2026
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

27 Jun 2026
8790e95f-7e53-46c0-881d-1af6c6d62be6-0

Rp13,9 Triliun dari Kasus Judol Hayam Wuruk Tengah Ditelusuri

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

2 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

3 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

3 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

3 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

3 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.