Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. New Policy: Pakar Usulkan Bentuk Komisi Hukum Pemilu, Cegah Konflik Kepentingan Parlemen dalam Revisi UU Pemilu
Politik Dan Hukum

New Policy: Pakar Usulkan Bentuk Komisi Hukum Pemilu, Cegah Konflik Kepentingan Parlemen dalam Revisi UU Pemilu

Matthew Martin Reporter Senin, 15 Juni 2026 pukul 17:48 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1781516950_bb0fec0d870c280888a7

Table of Contents

Toggle
  • Pakar Usulkan Komisi Hukum Pemilu Cegah Konflik Kepentingan dalam Revisi UU Pemilu
    • Legislative Inaction dan Peran New Policy
    • Struktur dan Fungsi Komisi Hukum Pemilu

Pakar Usulkan Komisi Hukum Pemilu Cegah Konflik Kepentingan dalam Revisi UU Pemilu

New Policy – Di tengah upaya revisi Undang-Undang Pemilu (UU Pemilu) yang masih menghadapi tantangan, para ahli hukum memberikan saran penting untuk mencegah konflik kepentingan parlemen. New Policy yang diusung oleh pakar hukum pemilu Titi Anggraini dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia menawarkan pembentukan Komisi Hukum Pemilu sebagai lembaga independen. Tujuannya adalah memastikan reformasi hukum pemilu berjalan efektif dan transparan, mengurangi dominasi kepentingan politik dalam proses penyusunan aturan.

Legislative Inaction dan Peran New Policy

Kebijakan New Policy ini muncul sebagai respons terhadap fenomena legislative inaction, yaitu ketidakaktifan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam merevisi UU Pemilu sebelum Pemilu Serentak 2024. Titi menyoroti bahwa DPR dan partai politik sering memonopoli penyusunan regulasi, sehingga memperkuat struktur kekuasaan yang berpotensi menyebabkan diskriminasi dalam penyelenggaraan pemilu. “Legislative inaction adalah pilihan politik yang disengaja, bukan kekosongan. Ini memicu fragmentasi hukum pemilu,” katanya.

Dalam disertasinya yang berjudul “Dampak Legislative Inaction dalam Tata Kelola Pemilu Serentak 2024 dan Urgensinya terhadap Pembentukan Komisi Hukum Pemilu di Indonesia,” Titi menjelaskan bahwa kebijakan New Policy bertujuan mengatasi ketidakseimbangan kekuasaan dan meningkatkan akuntabilitas dalam reformasi hukum pemilu. Dengan adanya Komisi Hukum Pemilu, proses perubahan aturan diharapkan lebih disesuaikan dengan prinsip demokrasi, bukan hanya dipengaruhi oleh kepentingan politik jangka pendek.

Struktur dan Fungsi Komisi Hukum Pemilu

Komisi Hukum Pemilu diusulkan memiliki struktur teknokratis, deliberatif, dan nonpartisan. Lembaga ini akan bertugas menyusun naskah akademik, menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi, serta mengevaluasi pelaksanaan tahapan pemilu secara berkala. Fungsi utamanya adalah sebagai “mechanism checks and balances” dalam kerangka New Policy, yang akan memastikan kebijakan hukum pemilu tidak terpengaruh oleh konflik kepentingan internal parlemen.

Pakar menilai bahwa Komisi Hukum Pemilu dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterlambatan dalam reformasi. Di Indonesia, penyelenggaraan pemilu selama ini banyak dipengaruhi oleh kepentingan politik partai, sehingga kebijakan hukum pemilu seringkali tidak sepenuhnya mencerminkan keinginan masyarakat. Dengan New Policy ini, lembaga independen diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih objektif dan berkelanjutan.

“Komisi Hukum Pemilu menjadi missing institution yang diperlukan untuk mengatasi fragmentasi hukum pemilu dan legislative inaction, sekaligus sebagai mekanisme checks and balances dalam kerangka New Policy,” ujarnya.

Meski tidak menggantikan DPR sebagai pembentuk undang-undang, Komisi Hukum Pemilu dianggap sebagai pendukung kritis yang dapat memperkuat proses reformasi. Lembaga ini juga akan memastikan bahwa kebijakan hukum pemilu tetap terjangkau oleh masyarakat, mengurangi risiko manipulasi oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan langsung. Kebijakan New Policy ini menawarkan model reformasi yang lebih sistematis dan berkeadilan.

Dalam konteks internasional, Titi menyebutkan bahwa beberapa negara demokratis seperti Kanada, Selandia Baru, dan Afrika Selatan telah memiliki lembaga serupa yang berperan aktif dalam perubahan hukum pemilu. Dengan mengadopsi konsep ini, Indonesia dapat mempercepat proses revisi UU Pemilu dan menghindari penundaan kebijakan yang bisa memicu ketidakpuasan publik. New Policy dianggap sebagai langkah strategis untuk menciptakan sistem pemilu yang lebih inklusif dan terukur.

Bagikan:

Berita Terkait

0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

27 Jun 2026
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

27 Jun 2026
8790e95f-7e53-46c0-881d-1af6c6d62be6-0

Rp13,9 Triliun dari Kasus Judol Hayam Wuruk Tengah Ditelusuri

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

1 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

1 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

2 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

2 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

2 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.