Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Politik Dan Hukum
  3. Special Plan: Gibran Diminta Berkantor di Istana Garuda agar IKN tak Jadi Kota Hantu
Politik Dan Hukum

Special Plan: Gibran Diminta Berkantor di Istana Garuda agar IKN tak Jadi Kota Hantu

Nancy Brown Reporter Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 14:57 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1778914415_e952a60618eeb77c09fa

Table of Contents

Toggle
  • Gibran Diminta Berkantor di Istana Garuda agar IKN Tidak Jadi Kota Hantu
    • Upaya Percepatan Pengembangan IKN Melalui Strategi Khusus
    • Peran Wakil Presiden dalam Mendorong Realisasi Special Plan
    • Langkah Praktis untuk Meminimalkan Risiko Pemborosan

Gibran Diminta Berkantor di Istana Garuda agar IKN Tidak Jadi Kota Hantu

Upaya Percepatan Pengembangan IKN Melalui Strategi Khusus

Special Plan yang diusulkan oleh anggota Komisi II DPR RI, Giri Ramanda Kiemas, semakin menjadi perhatian publik sebagai langkah untuk memastikan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya menjadi proyek yang tertunda, tetapi juga berkembang secara optimal. Dalam wawancara terbaru, Giri menekankan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji materiil terhadap UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN seharusnya menjadi peluang untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam penerapan Special Plan. Menurutnya, penegakan hukum oleh MK tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi momentum pengembangan IKN, yang telah dianggap sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan ruang dan ketergantungan Jakarta sebagai pusat pemerintahan.

Special Plan ini dianggap sebagai strategi khusus untuk menggerakkan penggunaan lahan, infrastruktur, dan sumber daya di Kalimantan Timur. Giri Ramanda Kiemas mengingatkan bahwa perpindahan ibu kota negara membutuhkan langkah konkret, termasuk keterlibatan pejabat tinggi dalam menjalankan tugas di IKN. “Special Plan mengharuskan pemerintah lebih aktif, karena jika hanya menunggu hukum yang sempurna, kota baru ini bisa menjadi kota hantu,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Sabtu (16/5/2026).

Peran Wakil Presiden dalam Mendorong Realisasi Special Plan

Dalam usulan Special Plan, Giri menyarankan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran wakil menteri menjadi pionir dalam berkantor di IKN. Langkah ini, menurutnya, akan memberikan kesan bahwa pemerintah benar-benar berkomitmen untuk melibatkan kota baru dalam kehidupan politik dan administratif. “Kehadiran pejabat tinggi di IKN segera akan memicu aktivitas ekonomi dan sosial, serta memastikan kota tersebut tidak hanya sekadar bangunan kosong,” tambahnya.

Keputusan MK Nomor 71/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa Jakarta tetap menjadi ibu kota negara secara konstitusional, namun tidak menghalangi pemerintah untuk melanjutkan penerapan Special Plan. Dengan adanya keputusan tersebut, Giri menilai bahwa pemerintah perlu mempercepat langkah-langkah praktis, seperti penyusunan skema penggunaan aset negara yang telah selesai dibangun di IKN. “Ini adalah waktu yang tepat untuk memastikan bahwa Special Plan tidak hanya diperkenalkan, tetapi juga diimplementasikan secara efektif,” jelasnya.

Menurut Giri, dana besar yang telah dialokasikan untuk IKN harus digunakan secara optimal agar tidak sia-sia. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan proyek ini bergantung pada komitmen pemerintah, khususnya dalam menyelesaikan pembangunan dan memastikan keberlangsungan aktivitas di kota baru tersebut. “Jika Special Plan dijalankan dengan baik, IKN bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pemerintahan yang sehat,” imbuhnya.

Langkah Praktis untuk Meminimalkan Risiko Pemborosan

Dalam konteks Special Plan, Giri menyarankan pemerintah segera memulai kegiatan pemerintahan di IKN, seperti menyelenggarakan acara resmi atau mengalokasikan jadwal kunjungan resmi. Langkah ini, menurutnya, akan memberikan sinyal kuat bahwa IKN bukan hanya untuk tujuan simbolis, tetapi juga sebagai pusat aktivitas nyata. “Dengan kehadiran pejabat tinggi, keberhasilan Special Plan bisa diukur melalui keberlangsungan kota tersebut sebagai tempat kerja dan kehidupan sosial yang dinamis,” kata Giri.

Di sisi lain, Giri menyoroti pentingnya pengoptimalan fasilitas yang telah selesai dibangun di IKN, meskipun wilayah tersebut belum secara resmi ditetapkan sebagai ibu kota. Ia mengusulkan agar dewan pengawas dan lembaga terkait melakukan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa proyek ini tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. “Special Plan tidak hanya tentang pembangunan, tetapi juga tentang penggunaan yang tepat, agar IKN tidak hanya menjadi bangunan kosong,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari Special Plan, Giri menekankan bahwa pemerintah perlu merancang strategi transisi yang lebih terencana, termasuk membangun kerja sama dengan masyarakat Kalimantan Timur dan memastikan keberlanjutan proyek ini. Ia berharap keputusan MK bisa menjadi pengingat bagi pemerintah untuk mempercepat proses pengembangan IKN, yang dianggap sebagai langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan negara di masa depan.

Bagikan:

Berita Terkait

0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

27 Jun 2026
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

27 Jun 2026
8790e95f-7e53-46c0-881d-1af6c6d62be6-0

Rp13,9 Triliun dari Kasus Judol Hayam Wuruk Tengah Ditelusuri

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

2 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

2 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

2 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

3 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

3 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.