Pewira Resmi Berdiri: Organisasi Profesi untuk Dorong Wirausaha Indonesia
Beritabaru1.com – Kementerian UMKM Apresiasi Pembentukan Pewira sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional. Perhimpunan Pengembang Kewirausahaan (Pewira) telah resmi terbentuk sebagai wadah bagi para profesional dalam bidang pengembangan kewirausahaan di Indonesia. Pembentukan organisasi profesi ini merupakan implementasi dari dua regulasi penting, yaitu Peraturan Menteri PANRB Nomor 43 Tahun 2022 serta Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 3 Tahun 2023. Kedua peraturan tersebut menegaskan bahwa organisasi profesi perlu memiliki hubungan kerja yang bersifat koordinatif dan fasilitatif dengan instansi pembina.
Apresiasi dari Kementerian UMKM
M Riza Damanik, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, menyampaikan apresiasi tinggi atas berdirinya Pewira. Menurutnya, organisasi ini berpotensi menjadi penggerak utama bagi generasi muda Indonesia agar mampu menjadi wirausaha yang unggul di masa depan. Pernyataan tersebut disampaikan Riza di Bogor, Jawa Barat, pada hari Senin tanggal 27 Juli 2025.
Kementerian UMKM menyambut baik kehadiran Pewira dalam kerangka untuk mendorong semakin banyak lagi generasi muda kita menjadi wirausaha-wirausaha unggul ke depannya.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat. Kolaborasi antar sektor menjadi kunci, termasuk melibatkan perguruan tinggi, sektor swasta, dan berbagai lembaga inkubator. Riza menambahkan bahwa kehadiran Pewira diharapkan dapat berperan sebagai mitra strategis baik di tingkat pusat maupun daerah. Dengan dukungan ini, pemerintah optimis dapat mencapai target peningkatan rasio kewirausahaan sebesar 4 persen pada tahun 2029.
Komitmen Pewira untuk Capai Target Nasional
Wientor Rah Mada, Ketua Umum Pewira, menegaskan bahwa organisasi ini berkomitmen penuh mendukung program pemerintah. Pencapaian target rasio kewirausahaan nasional sebesar 4 persen pada 2029 menjadi prioritas utama saat ini. Organisasi ini juga berencana melakukan konsolidasi untuk memperluas jangkauan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Itu menjadi prioritas utama bagi kami. Namun, untuk mencapai hal tersebut, kami secara organisasi harus memantaskan diri dengan meningkatkan kapasitas para anggota yang merupakan ASN pengembang kewirausahaan.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 505 pejabat fungsional pengembang kewirausahaan tersebar di seluruh Indonesia. Wientor menjelaskan bahwa kepengurusan Pewira saat ini terdiri dari 37 orang yang terdiri dari berbagai kategori anggota. Organisasi ini juga berencana melakukan konsolidasi untuk memperluas jangkauan ke berbagai daerah.
Sesuai arahan dari Deputi Riza, Pewira akan membentuk Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di setiap provinsi. Langkah ini bertujuan agar perwakilan organisasi dapat hadir di setiap wilayah Indonesia. Dengan struktur organisasi yang kuat, Pewira diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku kewirausahaan.
Program Strategis Tahun Ini
Pewira hadir sebagai organisasi profesi yang mandiri dan profesional. Fokus utama organisasi pada tahun ini adalah pengembangan kapasitas internal anggota serta penguatan kerja sama dengan Kementerian UMKM. Melalui upaya tersebut, Pewira berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia kewirausahaan di tanah air. Organisasi ini juga akan mengadakan berbagai pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi para anggotanya.
Dengan terbentuknya Pewira, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara berbagai pemangku kepentingan dalam sektor kewirausahaan. Organisasi ini akan menjadi platform bagi para pengembang kewirausahaan untuk berbagi pengalaman dan best practices. Melalui kolaborasi yang kuat, Pewira berkomitmen untuk mendukung terciptanya generasi wirausaha Indonesia yang kompetitif dan berdaya saing tinggi di kancah global.

