Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Kebutuhan Gas Pembangkit Listrik Diproyeksi Tumbuh 4,5 Persen per Tahun
Ekonomi

Kebutuhan Gas Pembangkit Listrik Diproyeksi Tumbuh 4,5 Persen per Tahun

Thomas Thomas - beritabaru1.com Reporter Rabu, 13 Mei 2026 pukul 11:11 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
85308c2f-5439-4e40-b59a-95c839363a78-0
Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com
Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com

Key Strategy: Kebutuhan Gas Pembangkit Listrik Diproyeksi Tumbuh 4,5 Persen Tahunan

Beritabaru1.com – Dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional, Key Strategy menempatkan peningkatan kebutuhan gas pembangkit listrik sebagai prioritas utama. PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memproyeksikan bahwa konsumsi gas untuk keperluan energi listrik akan naik sekitar 4,5% per tahun hingga 2034. Pertumbuhan ini didorong oleh percepatan electrifikasi di berbagai sektor seperti industri, transportasi, dan kehidupan sehari-hari, sekaligus peningkatan permintaan listrik nasional yang signifikan.

Peran LNG dalam Memastikan Ketersediaan Energi

Key Strategy juga menekankan peran penting Liquefied Natural Gas (LNG) dalam menjaga stabilitas pasokan energi. Dalam forum ke-11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026 di Bali, Senin (11/5), Rakhmad Dewanto, Direktur Utama PLN EPI, menyampaikan bahwa LNG menjadi solusi kritis untuk memenuhi kebutuhan listrik dan mendukung transisi energi yang lebih hijau. “LNG menjadi tulang punggung dalam menjaga ketersediaan pasokan listrik, terutama dalam menghadapi pertumbuhan permintaan energi yang tidak terduga,” tambah Rakhmad.

Proyeksi dari McKinsey dan Rencana Umum Ketenagalistrikan (RUKN) 2025 menunjukkan bahwa kontribusi energi listrik terhadap total kebutuhan energi primer Indonesia akan meningkat dari 28% pada 2025 menjadi 38% pada 2035. Pertumbuhan ini dominan berasal dari sektor industri, transportasi, rumah tangga, serta data center yang berkembang pesat. Key Strategy menegaskan bahwa pengembangan sumber daya LNG harus diintegrasikan dengan kebijakan nasional untuk memastikan keberlanjutan energi.

Strategi Kebutuhan Gas dan Pengurangan Ketergantungan

Key Strategy menyoroti bahwa kebutuhan gas PLN akan melonjak dari 1.748 BBTUD pada 2026 menjadi 2.490 BBTUD pada 2034. Sebaliknya, penggunaan gas melalui pipa domestik diperkirakan menurun dari 757 BBTUD menjadi 667 BBTUD dalam periode yang sama. Perubahan ini mencerminkan pergeseran strategi energi dari sumber pipa ke sumber LNG, yang lebih fleksibel dan bisa diakses dari berbagai lokasi.

Kebutuhan kargo LNG juga diestimasi meningkat dari 103 kargo pada 2026 menjadi 214 kargo pada 2034. Rakhmad Dewanto menyoroti bahwa tren ini bertujuan menutupi penurunan produksi gas pipa, sehingga memastikan pasokan energi tetap terjaga. “Dengan Key Strategy, kami memastikan bahwa kebutuhan gas pembangkit listrik dapat dipenuhi secara stabil, bahkan dalam situasi krisis pasokan,” jelas Rakhmad. Proyeksi ini juga menggambarkan upaya Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) sebagai bagian dari transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Key Strategy mengindikasikan bahwa kapasitas regasifikasi nasional harus mencapai 3.850 MMSCFD, dengan penyimpanan LNG hingga 1,2 juta meter kubik. Langkah ini tidak hanya memastikan kebutuhan energi listrik tetap terpenuhi, tetapi juga menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kombinasi infrastruktur LNG dan pengembangan sumber daya terbarukan menjadi pilar utama dalam Key Strategy, terutama mengingat tantangan kenaikan permintaan listrik yang terus meningkat.

Ketersediaan Energi dan Diversifikasi Sumber Daya

Key Strategy menekankan pentingnya diversifikasi sumber daya energi sebagai langkah untuk mengurangi risiko ketidakstabilan pasokan. PT PLN EPI telah memperkuat kerja sama jangka panjang dengan perusahaan seperti Conrad dan Mubadala, yang ditandatangani tahun lalu. Perjanjian ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan pasokan LNG tetap terjaga, sekaligus mengakselerasi pembangunan infrastruktur midstream seperti Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dan Onshore Receiving Unit (ORU).

Dalam konteks Key Strategy, pembangunan infrastruktur LNG tidak hanya tentang memenuhi kebutuhan listrik, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem energi yang lebih efisien. Langkah ini diperlukan karena produksi listrik nasional diperkirakan melonjak dua kali lipat, dari 283,7 TWh pada 2024 menjadi antara 581 hingga 584 TWh pada 2034. Meski EBT (Energi Baru Terbarukan) terus dikembangkan, gas bumi tetap menjadi bagian tak tergantikan dari Key Strategy dalam menjaga keseimbangan sistem tenaga listrik.

Key Strategy memperlihatkan bahwa keberlanjutan energi bukan hanya tentang pengurangan emisi, tetapi juga tentang efisiensi distribusi dan keandalan pasokan. Dengan proyeksi kebutuhan gas pembangkit listrik tumbuh 4,5% per tahun, Indonesia perlu mengelola sumber daya secara strategis. Tantangan utama adalah mengatasi fluktuasi harga global dan memastikan ketersediaan bahan bakar dalam skala besar, sesuai dengan visi nasional untuk energi bersih dan berkelanjutan.

Bagikan:

Berita Terkait

70b45dc9-6d7e-4712-97fe-a39a78bcc5c4-0

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

2 Agu 2026
dd7cfdcc-03a3-4563-865c-4ab1ceba3ecf-0

Gaya Hidup Hemat dan Ramah Lingkungan Dorong Tren Produk Isi Ulang

2 Agu 2026
c80c8814-0d90-4730-9d00-9d2454df5536-0

Masjid Berpotensi Jadi Penggerak Transisi Energi Bersih melalui Wakaf Hijau

2 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

4eaad3d3-8080-4c33-814a-8200e85daf54-0

90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026

48 menit yang lalu
a9ae47c6-414b-408c-8ff6-993e8c7b8099-0

Protein Penting bagi Tubuh, tetapi Konsumsi Berlebihan Perlu Diwaspadai

50 menit yang lalu
b9670388-4891-4010-a1ce-59dc6d55c748-0

Program Test Drive Bikin Pengunjung Datang ke GIIAS 2026

52 menit yang lalu
70b45dc9-6d7e-4712-97fe-a39a78bcc5c4-0

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

54 menit yang lalu
fa9b8b2f-1cfb-4503-971e-1171d6f177ed-0

Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026

56 menit yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (468)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (268)
  • Humaniora (826)
  • Internasional (429)
  • Jabar (82)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (20)
  • Megapolitan (169)
  • Nusantara (573)
  • Olahraga (193)
  • Opini (73)
  • Otomotif (31)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (252)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (486)
  • Teknologi (240)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • 90.321 Ekor Hewan Peliharaan Dikirimkan melalui Moda KA di Semester I 2026
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Misi Psyche NASA Abadikan Foto Langka Mars Berbentuk Bulan Sabit
  • Preview Ligue 1 PSG vs Brest, Misi Wajib Menang untuk Les Parisiens

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.